Kanker Lidah - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya
Kesehatan Tubuh

Kanker Lidah - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

13 November 2025 • 4 menit waktu baca
kanker-lidah-adalah

Table of Contents

Kanker lidah adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal di jaringan lidah, baik di ujung maupun pangkal lidah. Gejala awal kanker lidah biasanya ditandai dengan sariawan, munculnya bercak-bercak merah dan putih di lidah disertai nyeri tenggorokan yang tak kunjung sembuh.

 

Sama seperti jenis kanker pada umumnya, kanker lidah dapat disebabkan oleh mutasi gen dan juga pola hidup yang tidak sehat. Mari kenali lebih lanjut tentang kanker lidah dalam ulasan berikut ini.

 

Mengenal Kanker Lidah

 

Tongue cancer atau kanker lidah adalah salah satu jenis kanker yang tumbuh di organ mulut, tepatnya di jaringan lidah. Kanker ini biasanya menyerang pria berusia di atas 60 tahun, terutama yang memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol dan merokok.

 

Kanker lidah sendiri dapat terjadi di mulut dan tenggorokan. Kanker lidah yang terjadi di mulut biasanya akan terlihat dan dirasakan oleh penderitanya, sehingga mudah terdeteksi saat kanker masih kecil.

 

Sementara itu, kanker yang tumbuh di tenggorokan (kanker hipofaring) biasanya baru terdeteksi ketika sudah mencapai stadium lanjut atau kanker sudah membesar dan menyebar di kelenjar getah bening leher.

 

Di Indonesia, kanker lidah tidak terlalu banyak ditemukan kasusnya apabila dibandingkan dengan kasus kanker paru-paru dan kanker payudara.

 

Penyebab Kanker Lidah

 

Penyebab kanker lidah tidak diketahui secara pasti. Namun, terdapat dugaan bahwa kondisi ini terjadi akibat mutasi gen pada sel-sel di jaringan lidah. Mutasi gen tersebut menyebabkan sel-sel di dalamnya tumbuh abnormal dan tidak terkendali yang berpotensi menjadi sel kanker yang menumpuk di lidah dan membentuk tumor ganas.

 

Kanker lidah paling banyak berasal dari jenis sel skuamosa, yaitu sel berbentuk pipih yang melapisi lidah. Kondisi ini disebut juga dengan SCC atau Squamous Cell Carcinoma. Jenis sel penyebab kanker lidah dapat berpengaruh terhadap prognosis (perkembangan penyakit) dan pengobatan.

 

Faktor Risiko Kanker Lidah

 

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker lidah adalah:

 

  • Mengonsumsi minuman beralkohol berlebih.
  • Kebiasaan merokok atau mengunyah tembakau.
  • Memiliki sistem imun yang lemah, misalnya menderita penyakit autoimun.
  • Terinfeksi HPV.
  • Tidak merawat kebersihan gigi dan gusi.
  • Faktor genetik (memiliki keluarga dengan riwayat penyakit serupa).
  • Memiliki riwayat kanker tertentu, seperti kanker sel skuamosa lainnya.
  • Pola makan yang tidak sehat, misalnya kurang mengonsumsi buah dan sayur.

 

Gejala Kanker Lidah

 

Gejala awal kanker lidah adalah munculnya sariawan disertai bercak merah atau putih di lidah yang mudah berdarah dan tak kunjung sembuh setelah beberapa minggu. Penderita terkadang juga merasakan nyeri pada mulut, lidah atau tenggorokan.

 

Di samping itu, beberapa gejala lain yang dapat muncul akibat kanker lidah adalah:

 

  • Mulut terasa kebas (mati rasa) dan tak kunjung hilang.
  • Penurunan berat badan secara drastis.
  • Perubahan suara dan cara bicara.
  • Perdarahan pada lidah tanpa alasan yang jelas.
  • Kesulitan menggerakkan rahang.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di area mulut dan leher.
  • Munculnya ulkus (luka) lidah.
  • Nyeri tenggorokan, terutama saat menelan.

 

Diagnosis Kanker Lidah

 

Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan anamnesis mengenai gejala dan riwayat kesehatan pasien. Kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik, termasuk kondisi mulut dan lidah pasien. Apabila terdapat dugaan kanker lidah, dokter akan meminta pasien menjalani sejumlah pemeriksaan penunjang seperti:

 

  • Biopsi lidah: Pengambilan sampel jaringan lidah untuk diperiksa di laboratorium patologi anatomi.
  • Endoskopi: Pemeriksaan ini dilakukan bila kanker lidah diduga terjadi di bagian pangkal lidah. Dokter akan mengambil sampel jaringan lidah sekaligus kelenjar getah bening di sekitar lidah untuk melihat penyebaran sel kanker.
  • Tes pencitraan dengan CT Scan atau MRI: Untuk melihat kondisi mulut dan lidah serta mendeteksi penyebaran kanker.
  • Tes HPV: Untuk mendeteksi infeksi virus HPV yang dapat meningkatkan risiko kanker lidah.

 

Cara Mengobati Kanker Lidah

 

Kanker lidah adalah penyakit yang dapat disembuhkan. Meski begitu, tingkat kesembuhan pasien tergantung pada stadium kanker, usia, serta kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh. Beberapa pilihan pengobatan medis yang ditujukan untuk penderita kanker lidah adalah:

 

Operasi

 

Operasi atau prosedur pembedahan bertujuan mengangkat sel kanker dari tubuh pasien untuk mencegah penyebaran kanker ke jaringan atau organ yang sehat. Dokter akan menggunakan prosedur sederhana dengan laser apabila tumor masih berukuran kecil.

 

Jika kanker sudah cukup parah, dokter akan melakukan metode pengangkatan sebagian atau seluruh lidah (glossectomy), kemudian dilanjutkan dengan operasi rekonstruksi lidah pasien. Apabila kanker sudah menyebar ke bagian lain, misalnya di kelenjar getah bening, maka dokter akan melakukan diseksi leher dan mengangkat kelenjar getah bening untuk mencegah kanker kambuh kembali.

 

Radioterapi

 

Radioterapi adalah pengobatan kanker menggunakan pancaran gelombang radiasi untuk membunuh sel-sel kanker. Prosedur ini dapat dilakukan sebagai pengobatan tunggal, pengobatan setelah operasi, atau bersamaan dengan kemoterapi.

 

Kemoterapi

 

Kemoterapi adalah pemberian obat-obatan yang bertujuan membunuh sel-sel kanker atau mengecilkan ukuran tumor.

 

Komplikasi Kanker Lidah

 

Lidah adalah indra pengecap yang berperan membantu manusia untuk berbicara dan berfungsi sebagai salah satu bagian dari sistem pencernaan. Apabila organ ini terserang kanker, maka hal tersebut dapat mengganggu kesehatan tubuh secara menyeluruh.

 

Selain itu, paparan radiasi saat pengobatan kanker lidah juga dapat menimbulkan sejumlah efek samping, seperti:

 

  • Kerusakan kulit.
  • Mukositis atau radang mulut.
  • Perubahan kemampuan mengecap.
  • Xerostomia atau mulut kering.

 

Penderita kanker lidah memiliki peluang besar untuk sembuh apabila kanker terdeteksi dan ditangani lebih dini. Jika Anda atau kerabat mengalami beberapa gejala yang menyerupai kondisi ini, segera konsultasikan dengan dokter MRCCC Siloam Hospital Semanggi agar mendapatkan penanganan secara tepat. MRCCC Siloam Hospital Semanggi merupakan rumah sakit swasta pertama yang khusus menangani kanker di Indonesia.


Anda dapat menghubungi call center kami di 1-500-911 atau menggunakan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam untuk membuat janji temu dengan dokter. Unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

Dokter Kami
besar-riyantospkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Besar Riyanto, SpKG

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-rudy-spkg

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Rudy, SpKG, SH, FISQua, FICD

Kedokteran Gigi

Spesialis Konservasi Gigi Subspesialis Endodontik


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

drg-halida-

Kunjungi Rumah Sakit

drg. Halida

Kedokteran Gigi

Dokter Gigi


Siloam Hospitals Mataram

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail