Pemeriksaan Pap Smear - Tujuan, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Kesehatan Tubuh

Pemeriksaan Pap Smear - Tujuan, Manfaat, dan Efek Sampingnya

30 Mei 2025 4 menit waktu baca
pap smear adalah

 

Pap smear adalah metode pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi kanker pada leher rahim (serviks) pada wanita. Seperti halnya prosedur pemeriksaan kanker lainnya, Pap smear dapat mengidentifikasi keberadaan sel-sel abnormal di leher rahim yang berpotensi menjadi kanker. Lantas, bagaimana prosedur pemeriksaanya? Mari ketahui tujuan, prosedur, hingga efek samping Pap smear melalui artikel di bawah ini.

Apa itu Pap Smear?

 

Pap smear adalah prosedur pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi kanker serviks pada perempuan. Pemeriksaan pap smear dapat mendeteksi adanya sel-sel asing (sel prakanker) pada leher rahim yang berpotensi berkembang menjadi kanker. 

 

Cara pemeriksaan pap smear adalah mengambil sampel sel di leher rahim yang akan diteliti di laboratorium untuk mengetahui keberadaan sel kanker atau prakanker.

 

Selain mendeteksi kanker, pap smear juga digunakan untuk mengetahui peradangan atau infeksi pada organ serviks. 

 

Pap smear merupakan pemeriksaan yang penting untuk dilakukan oleh perempuan, terlebih apabila sudah aktif melakukan aktivitas seksual. Oleh karena itu, prosedur pemeriksaan ini dianjurkan dilakukan secara rutin oleh perempuan setelah mencapai usia 21 tahun ke atas dan sudah menikah, setidaknya 3 tahun sekali atau 5 tahun sekali bagi usia 30-65 tahun.

 

Tujuan dan Indikasi Pap Smear

 

Tujuan utama dari pemeriksaan pap smear adalah mendeteksi keberadaan kanker serviks sejak dini, itulah mengapa prosedur ini disarankan untuk dilakukan secara rutin. Manfaat pap smear sebenarnya sangat besar, mengingat peluang kesembuhan kanker serviks cukup tinggi apabila dilakukan penanganan sejak dini. 

 

Untuk pencegahan kanker serviks, seorang wanita dianjurkan melakukan pap smear apabila memiliki beberapa indikasi sebagai berikut:

 

  • Memiliki keluarga dengan riwayat kanker serviks
  • Menderita penyakit seksual menular, seperti HPV, HIV
  • Pernah berganti pasangan seksual
  • Memiliki daya tahan tubuh yang lemah
  • Perokok berat
  • Mendapatkan hasil abnormal pada pap smear sebelumnya
  • Mengalami keputihan yang warnanya tidak normal, kekuningan dan kehijauan disertai rasa gatal dan bau
  • Mengalami pendarahan setelah berhubungan seksual
  • Mengalami pendarahan di luar jadwal menstruasi

 

Persiapan Pap Smear

 

Waktu paling tepat untuk melakukan pap smear adalah diluar jadwal menstruasi, karena saat menstruasi hasilnya akan kurang akurat. Dan juga, saat ingin melakukan pap smear, setidaknya tunggu 5 hari setelah menstruasi selesai. 

 

Pap smear juga tidak disarankan pada ibu hamil yang usia kehamilannya sudah di atas 25 minggu, karena dapat menimbulkan nyeri saat pemeriksaan. Pemeriksaan rutin pap smear dapat dilakukan kembali setidaknya 12 minggu setelah menjalani persalinan. 

 

Selain itu, beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pap smear adalah:

 

  • Tidak membersihkan bagian dalam vagina dengan air atau cairan lain
  • Tidak memasukkan benda ke vagina, baik itu obat, krim, atau tampon
  • Tidak melakukan hubungan seksual setidaknya sejak 2 hari sebelumnya

 

Prosedur Pap Smear

 

Prosedur pap smear akan dilakukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Umumnya, prosedur ini memerlukan waktu sekitar 10-20 menit. Adapun tahapan dalam melakukan pemeriksaan pap smear adalah sebagai berikut:

 

  1. Pasien akan diminta untuk melepaskan pakaian bawah dan berbaring pada tempat yang disediakan dengan posisi paha terbuka dan lutut menekuk.
  2. Setelah pasien siap, dokter akan memasukkan spekulum ke dalam vagina, alat ini berfungsi membuka dinding vagina sehingga leher rahim dapat terlihat. Proses ini mungkin akan menimbulkan rasa tidak nyaman.
  3. Dokter akan mengambil sampel jaringan di leher rahim menggunakan alat seperti sikat dan spatula, kemudian menyimpannya untuk dilanjutkan pemeriksaan di laboratorium.

 

Setelah Pap Smear

 

Tidak ada aturan khusus setelah pasien menjalani pap smear, bahkan diperbolehkan untuk pulang pada hari itu juga. Adapun hasil dari pap smear akan menunjukkan negatif kanker apabila tidak ditemukan indikasi sel abnormal. Sementara, beberapa jenis sel serviks abnormal di antaranya yaitu: 

 

  • Sel skuamosa atipikal, yaitu sel yang tumbuh di jaringan yang melapisi dinding luar serviks.
  • Sel glandular atipikal, yaitu sel abnormal yang menghasilkan lendir dan tumbuh di pembukaan serviks dan di dalam rahim.
  • Kanker sel skuamosa dan adenokarsinoma, yaitu sel-sel abnormal yang menunjukkan adanya kanker.
  • Lesi skuamosa intraepitel, yaitu sel epitel abnormal (dibagi menjadi derajat rendah dan tinggi) yang cepat atau lambat mungkin berkembang menjadi sel kanker.

 

Efek Samping Pap Smear

 

Pap smear adalah prosedur pemeriksaan yang cukup aman dilakukan bagi perempuan. Akan ada rasa sedikit tidak nyaman saat proses atau setelahnya, namun hal ini merupakan sesuatu yang normal.

 

Tidak ada efek samping khusus yang perlu dikhawatirkan. Akan tetapi, pada beberapa kasus (jarang terjadi) pasien dapat mengalami pendarahan ringan. Jadi, apabila pasien mengalami gejala yang memburuk, diharapkan segera berkonsultasi dengan dokter.

 

Bagi seorang wanita, mengetahui prosedur pemeriksaan Pap smear adalah hal yang sangat penting. Apabila Anda merasakan gejala-gejala yang mengarah pada kanker serviks, jangan ragu untuk segera mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi.

 

MRCCC Siloam Hospitals Semanggi merupakan rumah sakit unggulan di Indonesia yang menyediakan pelayanan kesehatan untuk berbagai jenis penyakit kanker, mulai dari deteksi dini, bedah atau terapi, hingga perawatan paliatif.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail