Kesehatan Mental
Pyromania - Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Table of Contents
Pyromania adalah salah satu jenis gangguan kontrol impuls, di mana penderitanya tidak mampu menahan dorongan destruktif untuk menyalakan api. Kondisi ini ditandai dengan rasa senang ketika melihat api beserta perlengkapannya.
Kasus pyromania cukup jarang ditemui, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai kondisi ini. Kendati demikian, para ahli sering mengaitkan pyromania dengan faktor genetik. Mari simak pembahasan selengkapnya mengenai pyromania di bawah ini.
Apa itu Pyromania?
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, pyromania adalah gangguan kontrol impuls yang membuat penderitanya memiliki dorongan destruktif untuk terus menyalakan api. Seseorang dikatakan mengidap pyromania bila salah satu gejalanya meliputi sengaja menyalakan api lebih dari satu kali karena merasa senang saat melihat api tersebut. Penderita biasanya juga memanfaatkan api sebagai cara untuk menghilangkan stres.
Penyebab Pyromania
Hingga kini, belum diketahui secara pasti apa penyebab pyromania. Namun, para ahli menduga bahwa kondisi ini ada hubungannya dengan faktor genetik, perubahan senyawa kimia di otak, hingga faktor lingkungann. Selain itu, orang dengan penyakit mental tertentu, seperti gangguan bipolar dan ADHD (attention deficit hyperactivity disorder), mungkin juga memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan perilaku pyromania.
Beberapa faktor lain yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengembangkan perilaku pyromania adalah sebagai berikut:
-
Pernah mengalami pelecehan seksual.
-
Pernah mengalami kekerasan fisik.
-
Pola asuh orang tua yang keras.
-
Stres.
-
Penyalahgunaan obat-obatan.
-
Penyalahgunaan alkohol.
-
Penurunan kemampuan dalam keterampilan sosial atau kecerdasan.
Gejala Pyromania
Pada sebagian besar kasus, orang yang didiagnosis menderita pyromania berjenis kelamin laki-laki dengan usia rata-rata 18 tahun. Mereka biasanya dapat melakukan pembakaran setiap 6 minggu sekali. Di samping, itu, beberapa gejala lain dari pyromania menurut DSM-V adalah sebagai berikut:
-
Memicu terjadinya kebakaran yang disengaja lebih dari satu kali.
-
Memiliki dorongan yang tidak terkendali untuk menyalakan api.
-
Memiliki ketertarikan pada api dan perlengkapannya.
-
Merasa senang, terburu-buru, dan lega saat menyalakan api atau melihat api.
-
Timbul ketegangan atau kegembiraan ketika sedang menyalakan api, atau melihat api sedang dinyalakan.
-
Pembakaran tidak dilakukan dengan tujuan sebagai berikut:
-
Memperoleh keuntungan moneter.
-
Sebagai ekspresi ideologi sosiopolitik.
-
Menyembunyikan aktivitas kriminal.
-
Mengungkapkan kemarahan atau balas dendam.
-
Memperbaiki keadaan hidup seseorang.
-
Sebagai respons terhadap khayalan/halusinasi, atau sebagai akibat dari gangguan kesehatan lainnya (misalnya, gangguan neurokognitif mayor, disabilitas intelektual, keracunan zat).
-
Perilaku membakar tidak dapat dijelaskan dengan lebih baik melalui gangguan perilaku, episode manik atau gangguan kepribadian antisosial.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua orang yang dengan sengaja menyalakan api tergolong sebagai penderita pyromania. Perlu diketahui terlebih dahulu motif yang melatarbelakangi seseorang menyalakan api. Pasalnya, tindakan ini dapat dikaitkan dengan masalah gangguan mental lainnya, seperti:
-
Gangguan suasana hati, seperti depresi atau bipolar.
-
Gangguan perilaku.
-
Penyalahgunaan zat.
-
Gangguan kontrol impuls lainnya, seperti pathological gambling.
Diagnosis Pyromania
Pyromania sering kali terdiagnosis ketika seseorang sedang menjalani pemeriksaan untuk kondisi medis yang berbeda, misalnya depresi. Selama pemeriksaan berlangsung, dokter spesialis kesehatan jiwa akan mencari informasi tentang riwayat kesehatan atau gejala yang dialami oleh pasien.
Bila salah satu gejalanya mengarah pada impuls untuk melakukan tindakan pembakaran atau menyalakan api, dokter akan melakukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan apakah pasien benar mengidap pyromania, tergantung dari alasan mereka menyalakan api.
Sementara itu, anak-anak yang bereksperimen dengan korek api tidak bisa langsung dikatakan sebagai penderita pyromania karena hal tersebut mungkin saja merupakan bentuk perilaku yang dilakukan karena rasa ingin tahu dan hal ini masih merupakan bagian dari proses perkembangan remaja normal.
Cara Mengatasi Pyromania
Pyromania adalah suatu kondisi yang memerlukan penanganan dengan segera karena dapat membahayakan penderita maupun orang-orang di sekitarnya. Kondisi ini dapat disembuhkan melalui kombinasi terapi. Pasalnya, belum ada pengobatan tunggal yang diperuntukkan bagi penderita pyromania. Adapun beberapa pilihan kombinasi pengobatan untuk pyromania adalah sebagai berikut:
-
Terapi perilaku kognitif (cognitive behavior therapy). Terapi ini mencakup:
-
Mengidentifikasi penyebab munculnya dorongan untuk melakukan hal negatif tersebut.
-
Memperbaiki atau menghilangkan perilaku negatif.
-
Mengubah perilaku atau dorongan untuk berperilaku negatif.
-
Mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan yang lebih baik.
-
Menemukan metode penanganan yang tepat.
-
Terapi individu.
-
Terapi keluarga.
-
Pemantauan.
-
Pelatihan relaksasi.
-
Pelatihan keterampilan pemecahan masalah.
-
Pelatihan keamanan dan pencegahan kebakaran.
-
Terapi keengganan (aversion therapy).
-
Obat-obatan antidepresan, seperti selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs).
-
Obat anticemas.
-
Obat antiepilepsi.
-
Antipsikotik atipikal.
-
Lithium.
-
Antiandrogen.
Pyromania adalah suatu kondisi yang perlu segera diatasi, mengingat bahwa hal ini dapat meningkatkan risiko cedera, kerusakan properti, bahkan kematian diri sendiri maupun orang lain. Maka dari itu, bila Anda atau kerabat menunjukkan gejala yang mengarah pada pyromania, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikiatri Psikiatri di Siloam Hospitals.
Bahkan, bila tidak sempat ke rumah sakit, Anda bisa melakukan konsultasi secara virtual melalui layanan Telekonsultasi yang tersedia di aplikasi MySiloam. Tidak perlu ragu, lebih cepat mendapatkan penanganan, maka akan lebih baik pula bagi Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
MENTAL - Skrining Mental health (MMPI)
Lainnya
2 Service/Item
Rp880.000
TERPOPULER
Paket Siloam Ruby
Skrining Umum
21 Service/Item
Rp1.000.000
TERPOPULER
Paket Siloam Silver
Skrining Umum
22 Service/Item
Rp1.900.000
TERPOPULER
Paket Siloam Pearl
Skrining Umum
31 Service/Item
Rp4.300.000
TERPOPULER
Paket Siloam Platinum
Skrining Umum
43 Service/Item
Rp14.000.000







