Remisi Kanker, Kondisi Ketika Sel Kanker Dinyatakan Hilang
Kesehatan Tubuh

Remisi Kanker, Kondisi Ketika Sel Kanker Dinyatakan Hilang

28 Mei 2025 4 menit waktu baca
remisi kanker

Remisi kanker adalah kabar baik bagi setiap cancer fighter. Hal ini biasanya ditandai dengan sedikit atau tidak ditemukannya tanda-tanda sel kanker melalui pemeriksaan. Namun, apakah remisi kanker sama dengan sembuh dari kanker sepenuhnya? Mari simak penjelasan tentang remisi kanker lebih lanjut melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Remisi Kanker?

 

Remisi kanker adalah kondisi ketika hanya ada sedikit atau bahkan tidak adanya tanda-tanda sel kanker di dalam tubuh. Hal ini bisa diketahui melalui pemeriksaan sinar-X, MRI, atau tes darah. Selain itu, beberapa gejala kanker, seperti kelelahan dan rasa nyeri biasanya telah berkurang secara signifikan.

 

Apakah remisi kanker berarti kanker sudah sembuh sepenuhnya? Tidak, remisi tidak berarti pulih total. Penderita kanker dapat dinyatakan pulih total ketika tidak ditemukan sel kanker atau munculnya gejala kanker setidaknya selama 5 tahun setelah perawatan berakhir.

 

Definisi remisi mungkin berbeda, tergantung pada jenis kanker yang dimaksud. Dalam kasus tumor padat (seperti kanker paru-paru atau kanker payudara), remisi berarti tumor telah menyusut secara signifikan, hilang sama sekali, atau tumor tetap berukuran sama setidaknya selama satu bulan setelah perawatan berakhir. Untuk kanker darah seperti leukemia, remisi berarti pengurangan signifikan atau tidak ada bukti adanya sel kanker dalam tubuh.

 

Tipe-Tipe Remisi Kanker

 

Remisi kanker terbagi menjadi dua jenis, yaitu remisi parsial (partial remission) dan remisi lengkap (complete remissions). Remisi parsial maupun lengkap, keduanya diartikan sebagai kondisi di mana sel kanker telah berkurang atau hilang yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Berikut uraian selengkapnya.

 

A. Remisi parsial (partial remissions)

 

Remisi parsial adalah kondisi ketika sel kanker masih ada, namun ukuran kanker sudah mengecil atau jika pada leukemia berarti jumlah sel kanker di seluruh tubuh sudah berkurang. Pada kondisi ini, dokter biasanya sering mengatakan kankernya telah “terkendali”. Penderita tentunya tetap memerlukan pemeriksaan rutin, namun bisa beristirahat dari mengonsumsi obat selama kanker tidak kambuh kembali.

 

B. Remisi lengkap (complete remissions)

 

Kondisi ini ditandai dengan tidak ditemukannya tanda-tanda sel kanker. Remisi lengkap dikenal juga dengan NED (no evidence of disease), yang artinya tidak ada bukti penyakit. Namun, hal ini juga bukan berarti menandakan kesembuhan. Setelah remisi lengkap selama 5 tahun, beberapa ahli onkologi akan mengatakan bahwa kanker telah “sembuh”, namun sebagian lainnya mungkin ragu menggunakan istilah itu karena kanker sebenarnya merupakan penyakit yang tidak pernah bisa disembuhkan sepenuhnya.

 

Remisi Kanker Dapat Berlangsung Berapa Lama?

 

Kanker dapat bertahan dalam kondisi remisi selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Lamanya fase remisi pada setiap individu bisa berbeda-beda, tergantung dari beberapa faktor, seperti jenis kanker, stadium, serta respons kanker terhadap pengobatan awal.

 

Namun, dokter biasanya tetap melakukan terapi pemeliharaan untuk menjaga agar kanker tetap dalam kondisi remisi selama mungkin. Karenanya, penderita pun tetap perlu rutin memeriksakan diri untuk memantau kondisi kesehatannya secara keseluruhan, termasuk melakukan tes darah dan tes pencitraan.

 

Pemeriksaan rutin sangat penting untuk dilakukan. Mengapa? Hal ini dikarenakan bila dokter menemukan bahwa sel kanker mulai berkembang kembali (kekambuhan atau rekurensi kanker), bisa dilakukan pengobatan lebih cepat.

 

Apakah Penderita Kanker Stadium IV dapat Mencapai Remisi?

 

Beberapa jenis kanker mungkin tidak bisa mencapai kondisi remisi. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, di mana dua faktor utamanya adalah jenis serta stadium kanker. Pasalnya, setiap jenis kanker memberikan respons terhadap pengobatan yang berbeda-beda. Selain itu, remisi juga lebih mudah dicapai ketika kanker masih berada di stadium awal dan bersifat lokal (belum menyebar).

 

Namun, berkat ilmu pengobatan kanker yang terus berkembang, terdapat kemungkinan bahwa kanker stadium IV pun bisa mencapai remisi, baik sebagian maupun seluruhnya.

 

Cara Mencapai dan Mempertahankan Remisi Kanker

 

Bila kanker masih berada di stadium awal, penderita dapat melakukan metode pengobatan yang agresif untuk mencapai remisi, seperti kemoterapi, radioterapi, operasi, imunoterapi, dan terapi hormon. Dokter mungkin merekomendasikan lebih dari satu pengobatan pada pasien.

 

Sementara itu, bagi penderita kanker yang sudah mencapai kondisi remisi, sebaiknya tetap melakukan pemeriksaan secara rutin dan menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah kanker berulang, seperti:

 

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, seperti sayuran dan buah.

  • Menghentikan kebiasaan merokok.

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Membatasi atau menghindari minuman beralkohol.

  • Olahraga secara rutin, sesuai anjuran dokter.

  • Mengelola stres dengan baik, salah satunya dengan bergabung bersama komunitas survivor kanker.

 

Untuk mendapatkan perawatan kanker secara komprehensif, Anda dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. MRCCC Siloam Hospitals menyediakan berbagai layanan kesehatan untuk penanganan kanker, mulai dari deteksi dini, onkologi, kemoterapi, radioterapi, dan berbagai prosedur lain beserta tim dokter yang berpengalaman.

 

Apabila memerlukan perawatan dari rumah bagi pasien kanker, Anda juga dapat memesan layanan Homecare - Coordinated Care dari Siloam Hospitals melalui aplikasi MySiloam. Layanan ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan pendampingan perawat secara langsung di rumah (menginap atau pulang pergi), serta pemantauan berkala oleh dokter umum dan dokter spesialis jika diperlukan. Mari jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Siloam at Home (1)

message

ArticleDetail