Apa Itu Kanker? Kenali Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Apa Itu Kanker? Kenali Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

29 Mei 2026 5 menit waktu baca
kanker adalah

Kanker adalah penyakit yang terjadi ketika sel tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali di dalam tubuh. Jika dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, pertumbuhan sel kanker pada satu organ tubuh dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya, sehingga berisiko menyebabkan komplikasi serius.

 

Karena itu, penting untuk mewaspadai gejala kanker sejak dini untuk mencegah perburukan kondisi. Walaupun gejala kanker bisa berbeda-beda tergantung jenisnya, salah satunya adalah timbulnya benjolan. Simak informasi berikut untuk mengetahui penyebab, gejala, pengobatan kanker, dan cara mencegahnya.

 

Apa Itu Kanker?

 

Penyakit kanker adalah kondisi tumbuhnya sel abnormal dan ganas di dalam tubuh. Pertumbuhan sel kanker ini bisa terjadi di seluruh bagian tubuh, mulai dari kulit, mata, paru-paru, hingga organ intim. Beberapa jenis kanker yang paling umum terjadi, yaitu kanker payudara, kanker paru-paru, kanker usus besar, dan kanker prostat.

 

Kanker sering kali digunakan untuk menyebut sel tumor. Nyatanya, tumor dan kanker merupakan dua kondisi yang berbeda. Perbedaan tumor dan kanker terletak pada keganasannya. Tumor merupakan pertumbuhan massa sel yang tidak dapat menyebar ke bagian tubuh lain sehingga tidak bersifat ganas. Sementara itu, kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dan dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

 

Kanker adalah penyakit yang perlu diwaspadai mengingat kondisi ini dapat berujung pada berbagai macam komplikasi hingga kematian. Menurut World Health Organization, kanker adalah penyebab kematian kedua terbanyak di dunia. Pada tahun 2022, diperkirakan terdapat sekitar 20 juta kasus baru dengan kematian mencapai 9,7 juta jiwa. 

 

Kendati demikian, kanker masih bisa disembuhkan apabila terdeteksi sejak dini serta mendapatkan penanganan medis yang tepat. Keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada stadium saat kanker ditemukan serta kepatuhan pasien dalam menjalani protokol terapi yang ditetapkan oleh tim medis.

 

Penyebab Kanker

 

Utamanya, penyebab kanker adalah mutasi genetik pada sel di dalam tubuh. Namun, masih belum diketahui secara pasti apa pemicu mutasi genetik tersebut. Meskipun begitu, terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang kanker, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

 

A. Faktor Risiko Internal Kanker

 

Faktor risiko internal kanker terjadi ketika seseorang memiliki keluarga dengan riwayat penyakit kanker. Faktor ini disebutkan berhubungan dengan genetik yang diturunkan dari kedua orang tua ke anaknya. Beberapa macam kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus besar, merupakan jenis kanker yang sering dikaitkan dengan faktor keturunan. 

 

Seseorang dengan anggota keluarga yang memiliki riwayat kanker tersebut diketahui memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kanker dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit kanker.

 

B. Faktor Risiko Eksternal Kanker

 

Sementara itu, faktor risiko eksternal kanker disebabkan oleh pengaruh lingkungan sekitar dan juga pola hidup. Terdapat tiga unsur eksternal yang dapat menjadi pemicu kanker, yaitu:

 

  • Unsur fisik: Seperti paparan sinar ultraviolet dan radiasi pengion (gelombang elektromagnetik).

  • Unsur kimia: seperti paparan senyawa arsenik, kandungan tembakau dalam rokok, alkohol, nikotin, dan benzidin.

  • Unsur biologi: Infeksi bakteri atau virus tertentu, seperti virus HPV, hepatitis B, atau hepatitis C.

 

C. Faktor Risiko Kanker Lainnya

 

Selain faktor internal dan eksternal, kanker juga bisa dipicu oleh penyakit tertentu seperti:

 

  • Mengidap penyakit yang menyebabkan sistem imun tubuh melemah, seperti HIV/AIDS, sehingga mudah terkena infeksi virus yang dapat berujung kanker.

  • Mengidap sindrom Lynch.

 

Gejala Kanker

 

Gejala kanker cukup bervariasi, tergantung pada jenis kanker serta bagian tubuh yang terdampak. Namun, beberapa gejala umum dari kanker adalah sebagai berikut:

 

  • Terdapat benjolan pada sekitar bagian tubuh yang terdampak.

  • Berat badan naik atau turun secara drastis tanpa alasan jelas.

  • Perubahan warna atau tekstur kulit.

  • Mudah lelah.

  • Kesulitan bernapas.

  • Nyeri otot dan sendi.

  • Luka yang tidak kunjung sembuh.

  • Keluarnya cairan tidak normal dari tubuh.

 

Pengobatan Kanker

 

Metode pengobatan kanker akan disesuaikan dengan jenis kanker, tingkat keparahan, efek samping, serta kondisi pasien. Beberapa tindakan medis yang umum dilakukan untuk mengobati kanker di antaranya:

 

  • Operasi. Operasi dilakukan dengan membedah tubuh pasien guna mengangkat jaringan kanker. Tindakan ini biasanya dipilih untuk mengatasi kanker stadium awal.

  • Kemoterapi. Kemoterapi dilakukan dengan memasukkan obat-obatan ke dalam tubuh pasien melalui intravena atau oral. Perawatan kemoterapi ini bertujuan untuk mengecilkan ukuran serta membunuh sel kanker di dalam tubuh.

  • Radioterapi. Radioterapi merupakan tindakan medis yang menggunakan sinar X dan proton untuk menghancurkan sel kanker di dalam tubuh. Perawatan radioterapi biasanya dilakukan bersamaan dengan kemoterapi untuk meningkatkan efektivitasnya. Perawatan radioterapi ini juga sering dilakukan setelah tindakan operasi untuk membersihkan sisa-sisa sel kanker.

  • Terapi bertarget. Terapi bertarget (targeted therapy) merupakan metode pengobatan dengan memberikan obat kanker yang berfokus pada kelemahan dari sel kanker secara spesifik tanpa merusak sel-sel sehat di sekitarnya.

  • Perawatan paliatif. Perawatan ini umumnya ditujukan kepada pasien dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk mengikuti pengobatan kanker yang ada. Pada pasien dengan kondisi kanker stadium akhir atau kanker yang sudah menyebar ke jaringan atau organ tubuh lain, perawatan paliatif akan disarankan untuk meringankan penderitaan pasien atau meningkatkan kualitas hidup pasien.

 

Cara Mencegah Kanker

 

Pencegahan kanker utamanya dilakukan dengan menghindari serta mengontrol faktor pemicunya. Sejumlah hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kanker adalah sebagai berikut:

 

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.

  • Berhenti merokok.

  • Membatasi konsumsi minuman beralkohol.

  • Rutin berolahraga.

  • Menggunakan tabir surya untuk menghindari paparan radiasi dari sinar matahari.

  • Melakukan vaksinasi lengkap secara berkala.

 

Penting untuk diketahui bahwa informasi dalam artikel ini bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Dokter akan melakukan pertimbangan dan pemeriksaan secara menyeluruh dan menentukan rencana terapi yang sesuai dengan kondisi pasien. 

 

Karena itu, jika Anda mengalami gejala seperti munculnya benjolan pada bagian tubuh tertentu disertai penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas, kunjungi Dokter Spesialis Onkologi (Kanker) di Siloam Hospitals terdekat.

 

Apabila gejala menetap, sering kambuh, dan pemeriksaan belum memberikan kepastian, mencari second opinion juga dapat menjadi keputusan yang bijak untuk memperoleh lebih banyak informasi terkait kondisi Anda. 


Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, Siloam Medical Concierge hadir untuk membantu Anda memperoleh informasi jadwal dokter, layanan pemeriksaan, dan fasilitas medis berstandar layanan kesehatan internasional dengan lebih nyaman dan mudah. Mari, mulai perjalanan kesembuhan Anda bersama kami di Indonesia.

 

 

second opinion dokter spesialis

message

ArticleDetail