Shaken Baby Syndrome - Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasinya
Ibu dan Anak

Shaken Baby Syndrome - Penyebab, Gejala, & Cara Mengatasinya

11 November 2025 4 menit waktu baca
Shaken Baby Syndrome

Table of Contents

Sindrom bayi terguncang atau shaken baby syndrome adalah sebuah sindrom atau sekumpulan gejala yang timbul akibat adanya guncangan keras di kepala bayi. Sindrom ini kerap terjadi karena orang tua yang tidak sengaja mengayunkan bayi terlalu kencang.

 

Shaken baby syndrome adalah gangguan kesehatan pada bayi yang bisa berakibat fatal. Bahkan, shaken baby syndrome dapat menyebabkan kerusakan saraf, cedera otak, buta permanen, hingga berujung kematian. Karena itu, penting bagi setiap orang tua untuk mewaspadai sindrom bayi terguncang dengan mengenali penyebab, gejala, hingga cara mencegahnya melalui artikel di bawah ini.

 

Apa itu Shaken Baby Syndrome?

 

Sindrom bayi terguncang atau shaken baby syndrome adalah trauma yang terjadi pada bayi karena mendapatkan guncangan keras pada kepala. Sindrom bayi terguncang ini dapat menimbulkan beberapa gejala, seperti perdarahan retina mata, perdarahan otak, serta pembengkakan otak.

 

Sindrom bayi terguncang dapat terjadi karena bayi masih memiliki otak yang lunak, pembuluh darah tipis, dan otot leher yang lemah. Ketika mendapatkan guncangan keras, leher bayi tidak bisa menyangga kepalanya dengan baik sehingga berisiko menyebabkan trauma pada kepala, seperti robeknya pembuluh darah hingga pergeseran otak. Kondisi ini bisa berakibat fatal karena dapat menutup aliran oksigen menuju otak serta merusak sel-sel otak.

 

Penyebab Shaken Baby Syndrome

 

Penyebab utama shaken baby syndrome adalah adanya guncangan keras pada kepala bayi. Hal tersebut dapat dilakukan oleh orang tua secara sengaja maupun tidak sengaja. Adapun sejumlah faktor yang turut memicu orang tua untuk mengguncangkan bayi terlalu keras dan meningkatkan risiko sindrom bayi terguncang adalah sebagai berikut:

  • Minimnya edukasi perawatan bayi.
  • Stres dan depresi.
  • Mengidap baby blues syndrome.
  • Adanya kekerasan dalam rumah tangga.
  • Kondisi keluarga yang tidak stabil.

 

Gejala Shaken Baby Syndrome

 

Gejala sindrom bayi terguncang cenderung beragam menyesuaikan dengan tingkat keparahannya. Bila cedera otak yang dialami oleh bayi cenderung ringan, gejala umum dari sindrom bayi terguncang adalah sebagai berikut:

  • Kesulitan bernapas.
  • Mual dan muntah.
  • Tidak nafsu makan.
  • Rewel atau menangis terus-menerus tanpa alasan yang jelas (kolik).
  • Penurunan kesadaran.
  • Lemas.
  • Sering mengantuk.

 

Sementara itu, sindrom bayi terguncang yang terjadi karena cedera otak parah akan menimbulkan beberapa gejala berikut:

  • Kejang.
  • Lumpuh atau tidak bisa bergerak.
  • Koma atau tidak sadarkan diri.

 

Bahaya Shaken Baby Syndrome

 

Sindrom bayi terguncang merupakan kondisi yang berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi serius, seperti:

  • Kejang.
  • Terhambatnya proses tumbuh kembang anak.
  • Kebutaan.
  • Cacat intelektual.
  • Cerebral palsy, yaitu lumpuh otak yang menyebabkan gangguan koordinasi, gangguan bicara dan makan, hingga gangguan perkembangan tubuh.

 

Diagnosis Shaken Baby Syndrome

 

Terdapat sejumlah tindakan medis yang dilakukan oleh dokter untuk mendiagnosis sindrom bayi terguncang, mulai dari tes mata, rontgen, CT Scan, serta MRI. Berikut penjelasannya.

 

1. Tes Mata

 

Tes mata dilakukan untuk memeriksa adanya perdarahan pada mata serta cedera mata lainnya yang umum dialami oleh pengidap sindrom bayi terguncang.

 

2. Tes Darah

 

Salah satu tindakan medis yang dilakukan untuk mendiagnosis sindrom bayi terguncang adalah tes darah. Tes darah bertujuan untuk memastikan penyebab dari perdarahan yang terjadi pada bayi. Pasalnya, gangguan metabolisme juga dapat memicu perdarahan serta penggumpalan darah pada bayi yang menyerupai gejala shaken baby syndrome.

 

3. Rontgen

 

Rontgen merupakan prosedur pemeriksaan dengan sinar-X untuk mendapatkan gambar bagian dalam tubuh pasien. Prosedur ini dilakukan untuk mendeteksi cedera atau patah tulang yang juga bisa muncul sebagai tanda sindrom bayi terguncang.

 

4. CT Scan

 

CT Scan adalah metode pencitraan menggunakan teknologi komputer serta sinar-X untuk melihat bagian organ dalam tubuh. CT Scan dapat digunakan untuk mendeteksi cedera pada otak yang membutuhkan tindakan medis darurat. Selain itu, dokter juga akan melakukan CT Scan pada bagian perut bayi guna memeriksa kemungkinan cedera lainnya.

 

5. MRI (Magnetic Resonance Imaging)

 

Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan pemeriksaan yang memanfaatkan gelombang radio dan teknologi magnet untuk mendapatkan gambar dari bagian dalam tubuh. MRI ini bertujuan untuk memeriksa penurunan kadar oksigen serta perdarahan di dalam otak.

 

Cara Mengatasi Shaken Baby Syndrome

 

Penanganan shaken baby syndrome biasanya dilakukan dengan memberikan bantuan pernapasan serta operasi guna mengatasi perdarahan pada otak. Selain itu, pengidap sindrom bayi terguncang juga memerlukan terapi khusus untuk meningkatkan kualitas hidupnya, seperti:

  • Rehabilitasi medik.
  • Fisioterapi.
  • Terapi okupasi.
  • Terapi wicara.

 

Cara Mencegah Shaken Baby Syndrome

 

Cara utama yang dapat dilakukan untuk mencegah shaken baby syndrome adalah dengan memberikan edukasi perawatan bayi kepada orang tua dan keluarga. Alih-alih mengayunkan tubuhnya, Anda dapat menenangkan bayi yang sedang rewel menggunakan sejumlah cara aman berikut ini:

  • Gendong dan usap punggung bayi secara lembut.
  • Putar lagu atau suara-suara yang dapat menenangkan bayi.
  • Berikan mainan anak.
  • Lakukan metode skin to skin dengan memeluk bayi tanpa dihalangi oleh pakaian.

 

Sementara itu, bagi orang tua yang mengalami trauma atau depresi pasca melahirkan (postpartum syndrome), ada baiknya untuk berkonsultasi dengan profesional atau psikolog.

 

Bila si kecil menunjukkan gejala-gejala seperti ulasan di atas, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis dan tindakan medis yang tepat dari dokter terkait.


Manfaatkan pula fitur Telekonsultasi untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung secara virtual dengan dokter terkait. Atau, download aplikasi MySiloam untuk mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-liem-eremius-arifin-spa

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Liem Eremius Arifin, SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ifo-faujiah-sihite-mked-ped-spa

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Jambi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anggun-kusumasari-spa-msc

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail