Kesehatan Tubuh
Thoracic Outlet Syndrome: Penyebab, Gejala, & Penanganannya

Table of Contents
Sindrom outlet dada atau thoracic outlet syndrome adalah sekumpulan gangguan kesehatan yang terjadi ketika pembuluh darah atau saraf di daerah thoracic outlet, yakni antara tulang belikat dan tulang rusuk pertama mendapatkan tekanan.
Thoracic outlet syndrome dapat menimbulkan rasa nyeri pada bahu dan lengan. Meskipun tidak menimbulkan masalah kesehatan serius, thoracic outlet syndrome adalah kondisi yang memerlukan penanganan tepat guna mencegah terjadinya komplikasi. Mari kenali penyebab, gejala, serta penanganan thoracic outlet syndrome selengkapnya pada pembahasan berikut ini.
Apa itu Thoracic Outlet Syndrome?
Thoracic outlet syndrome adalah kondisi medis yang terjadi ketika saraf atau pembuluh darah di antara tulang belikat dan tulang rusuk pertama (ruang outlet toraks) mendapatkan tekanan. Kondisi ini dapat menyebabkan pengidapnya mengeluhkan nyeri leher dan bahu hingga kebas atau kesemutan pada jemari tangan.
Thoracic outlet syndrome adalah masalah kesehatan yang dapat memengaruhi tiga bagian tubuh, yaitu arterial (pembuluh darah arteri subklavia), vena (pembuluh darah vena subklavia), dan neurogenik (pleksus brakialis atau sekumpulan saraf pada bagian bahu, lengan, dan tangan).
Thoracic outlet syndrome dapat dialami oleh semua kalangan, namun lebih sering terjadi pada wanita dewasa muda berusia 20-50 tahun.
Penyebab Thoracic Outlet Syndrome
Penyebab utama thoracic outlet syndrome adalah penyempitan ruang outlet toraks sehingga menimbulkan tekanan pada pembuluh darah dan saraf di area tersebut. Penyempitan ruang outlet toraks ini bisa dipicu oleh beberapa hal, di antaranya:
1. Kelainan Struktur Tubuh
Salah satu pemicu thoracic outlet syndrome adalah adanya kelainan struktur tubuh sejak lahir, seperti tulang rusuk tambahan yang muncul pada bagian atas tulang rusuk pertama atau pertumbuhan jaringan abnormal yang menghubungkan tulang belakang dengan tulang rusuk.
2. Cedera
Cedera, terutama pada bagian dada, juga dapat memicu terjadinya thoracic outlet syndrome. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan cedera serta menimbulkan thoracic outlet syndrome adalah sebagai berikut:
- Kecelakaan mobil.
- Salah postur saat sedang berolahraga.
- Mengangkat beban berlebih di atas kepala dalam waktu yang lama.
3. Penyebab Lainnya
Selain faktor yang telah disebutkan di atas, thoracic outlet syndrome juga bisa dipicu oleh kondisi tertentu, seperti:
- Obesitas yang memicu terjadinya tekanan berlebih pada sendi.
- Kehamilan.
- Kebiasaan postur tubuh yang tidak baik, seperti membungkuk.
Gejala Thoracic Outlet Syndrome
Gejala thoracic outlet syndrome cenderung bervariasi, tergantung pada bagian tubuh yang terdampak. Adapun penjelasan lengkap dari masing-masing gejala thoracic outlet syndrome adalah sebagai berikut:
1. Neurogenic Thoracic Outlet Syndrome
Neurogenic thoracic outlet syndrome adalah jenis sindrom outlet dada yang paling sering terjadi. Sindrom ini akan memengaruhi saraf pleksus brakialis yang berkaitan dengan anggota gerak tubuh bagian atas, yaitu lengan, bahu, serta jari tangan. Beberapa gejala yang akan timbul di antaranya:
- Nyeri pada bahu, lengan, tangan, atau leher. Rasa nyeri ini akan memburuk ketika anggota tubuh tersebut digerakkan.
- Kesemutan atau rasa kebas pada lengan atau jemari.
- Genggaman melemah.
2. Arterial Thoracic Outlet Syndrome
Sesuai dengan namanya, arterial thoracic outlet syndrome terjadi ketika salah satu pembuluh darah arteri di bawah tulang belikat mendapatkan tekanan. Jenis sindrom outlet dada ini merupakan yang paling jarang terjadi dan umumnya akibat dari kelainan bawaan sejak lahir. Adapun gejala umum dari arterial thoracic outlet syndrome adalah sebagai berikut:
- Jari, tangan, atau lengan mendingin.
- Nyeri pada lengan dan tangan.
- Lengan atau jemari memucat atau kebiruan.
- Lengan terasa lemas.
3. Venous Thoracic Outlet Syndrome
Venous thoracic outlet syndrome adalah jenis sindrom outlet dada yang terjadi ketika pembuluh darah vena bawah tulang belikat mendapatkan tekanan. Kondisi ini dapat menyebabkan penggumpalan darah dalam tubuh. Gejala umum dari venous thoracic outlet syndrome di antaranya:
- Nyeri pada lengan yang semakin memburuk ketika digerakkan.
- Lengan membengkak.
- Warna kebiruan pada lengan.
- Satu atau lebih jari tangan memucat.
- Muncul benjolan di sekitar tulang belikat.
Penanganan Thoracic Outlet Syndrome
Penanganan thoracic outlet syndrome bergantung dengan tingkat keparahan serta bagian tubuh yang terkena dampaknya. Adapun sejumlah tindakan medis yang dilakukan untuk menangani thoracic outlet syndrome adalah sebagai berikut:
- Perawatan fisioterapi, untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot bahu, serta memperbaiki postur tubuh.
- Pemberian obat-obatan, seperti relaksan otot, antiinflamasi, dan pereda nyeri bila thoracic outlet syndrome menyebabkan peradangan dan terasa nyeri pada otot.
- Operasi, dilakukan dengan memperbaiki saraf atau pembuluh darah yang terjepit.
Walaupun cenderung tidak berbahaya, thoracic outlet syndrome perlu ditangani dengan tepat agar tidak menimbulkan komplikasi serius. Bila Anda mengalami gejala seperti penjelasan di atas, konsultasikan hal tersebut dengan dokter Siloam Hospitals untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.
Anda dapat langsung mengunjungi Siloam Hospitals terdekat atau membuat janji temu secara praktis dengan menghubungi call center kami di 1-500-181. Anda juga dapat menggunakan fitur yang tersedia pada aplikasi MySiloam yang bisa memudahkan Anda dalam melihat informasi jadwal praktik, membuat appointment dengan dokter terkait, hingga antre secara online. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Skrining Hidup Sehat Basic
Penawaran Spesial, Skrining Lite
11 Service/Item
Rp649.000
TERPOPULER
Skrining Hidup Sehat Mini
Skrining Lite
7 Service/Item
Rp449.000
Paket Hidup Sehat 3 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp2.199.000
TERPOPULER
Paket Hidup Sehat 1 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
8 Service/Item
Rp1.025.000
Paket Hidup Sehat 2 - Homecare
Tes Laboratorium & Medical Check Up Homecare
6 Service/Item
Rp875.000
TERPOPULER
Homecare Bugar
4 Service/Item
Rp800.000
TERPOPULER
Homecare Prima
6 Service/Item
Rp1.500.000







