Thoracic Outlet Syndrome: Penyebab, Gejala, & Penanganannya
Kesehatan Tubuh

Thoracic Outlet Syndrome: Penyebab, Gejala, & Penanganannya

13 November 2025 4 menit waktu baca
thoracic outlet syndrome adalah

Table of Contents

Sindrom outlet dada atau thoracic outlet syndrome adalah sekumpulan gangguan kesehatan yang terjadi ketika pembuluh darah atau saraf di daerah thoracic outlet, yakni antara tulang belikat dan tulang rusuk pertama mendapatkan tekanan.

 

Thoracic outlet syndrome dapat menimbulkan rasa nyeri pada bahu dan lengan. Meskipun tidak menimbulkan masalah kesehatan serius, thoracic outlet syndrome adalah kondisi yang memerlukan penanganan tepat guna mencegah terjadinya komplikasi. Mari kenali penyebab, gejala, serta penanganan thoracic outlet syndrome selengkapnya pada pembahasan berikut ini.

 

Apa itu Thoracic Outlet Syndrome?

 

Thoracic outlet syndrome adalah kondisi medis yang terjadi ketika saraf atau pembuluh darah di antara tulang belikat dan tulang rusuk pertama (ruang outlet toraks) mendapatkan tekanan. Kondisi ini dapat menyebabkan pengidapnya mengeluhkan nyeri leher dan bahu hingga kebas atau kesemutan pada jemari tangan.

 

Thoracic outlet syndrome adalah masalah kesehatan yang dapat memengaruhi tiga bagian tubuh, yaitu arterial (pembuluh darah arteri subklavia), vena (pembuluh darah vena subklavia), dan neurogenik (pleksus brakialis atau sekumpulan saraf pada bagian bahu, lengan, dan tangan).

 

Thoracic outlet syndrome dapat dialami oleh semua kalangan, namun lebih sering terjadi pada wanita dewasa muda berusia 20-50 tahun.

 

Penyebab Thoracic Outlet Syndrome

 

Penyebab utama thoracic outlet syndrome adalah penyempitan ruang outlet toraks sehingga menimbulkan tekanan pada pembuluh darah dan saraf di area tersebut. Penyempitan ruang outlet toraks ini bisa dipicu oleh beberapa hal, di antaranya:

 

1. Kelainan Struktur Tubuh

 

Salah satu pemicu thoracic outlet syndrome adalah adanya kelainan struktur tubuh sejak lahir, seperti tulang rusuk tambahan yang muncul pada bagian atas tulang rusuk pertama atau pertumbuhan jaringan abnormal yang menghubungkan tulang belakang dengan tulang rusuk.

 

2. Cedera

 

Cedera, terutama pada bagian dada, juga dapat memicu terjadinya thoracic outlet syndrome. Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan cedera serta menimbulkan thoracic outlet syndrome adalah sebagai berikut:

 

  • Kecelakaan mobil.
  • Salah postur saat sedang berolahraga.
  • Mengangkat beban berlebih di atas kepala dalam waktu yang lama.

 

3. Penyebab Lainnya

 

Selain faktor yang telah disebutkan di atas, thoracic outlet syndrome juga bisa dipicu oleh kondisi tertentu, seperti:

 

  • Obesitas yang memicu terjadinya tekanan berlebih pada sendi.
  • Kehamilan.
  • Kebiasaan postur tubuh yang tidak baik, seperti membungkuk.

 

Gejala Thoracic Outlet Syndrome

 

Gejala thoracic outlet syndrome cenderung bervariasi, tergantung pada bagian tubuh yang terdampak. Adapun penjelasan lengkap dari masing-masing gejala thoracic outlet syndrome adalah sebagai berikut:

 

1. Neurogenic Thoracic Outlet Syndrome

 

Neurogenic thoracic outlet syndrome adalah jenis sindrom outlet dada yang paling sering terjadi. Sindrom ini akan memengaruhi saraf pleksus brakialis yang berkaitan dengan anggota gerak tubuh bagian atas, yaitu lengan, bahu, serta jari tangan. Beberapa gejala yang akan timbul di antaranya:

 

  • Nyeri pada bahu, lengan, tangan, atau leher. Rasa nyeri ini akan memburuk ketika anggota tubuh tersebut digerakkan.
  • Kesemutan atau rasa kebas pada lengan atau jemari.
  • Genggaman melemah.

 

2. Arterial Thoracic Outlet Syndrome

 

Sesuai dengan namanya, arterial thoracic outlet syndrome terjadi ketika salah satu pembuluh darah arteri di bawah tulang belikat mendapatkan tekanan. Jenis sindrom outlet dada ini merupakan yang paling jarang terjadi dan umumnya akibat dari kelainan bawaan sejak lahir. Adapun gejala umum dari arterial thoracic outlet syndrome adalah sebagai berikut:

 

  • Jari, tangan, atau lengan mendingin.
  • Nyeri pada lengan dan tangan.
  • Lengan atau jemari memucat atau kebiruan.
  • Lengan terasa lemas.

 

3. Venous Thoracic Outlet Syndrome

 

Venous thoracic outlet syndrome adalah jenis sindrom outlet dada yang terjadi ketika pembuluh darah vena bawah tulang belikat mendapatkan tekanan. Kondisi ini dapat menyebabkan penggumpalan darah dalam tubuh. Gejala umum dari venous thoracic outlet syndrome di antaranya:

 

  • Nyeri pada lengan yang semakin memburuk ketika digerakkan.
  • Lengan membengkak.
  • Warna kebiruan pada lengan.
  • Satu atau lebih jari tangan memucat.
  • Muncul benjolan di sekitar tulang belikat.

 

Penanganan Thoracic Outlet Syndrome

 

Penanganan thoracic outlet syndrome bergantung dengan tingkat keparahan serta bagian tubuh yang terkena dampaknya. Adapun sejumlah tindakan medis yang dilakukan untuk menangani thoracic outlet syndrome adalah sebagai berikut:

 

  • Perawatan fisioterapi, untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot bahu, serta memperbaiki postur tubuh.
  • Pemberian obat-obatan, seperti relaksan otot, antiinflamasi, dan pereda nyeri bila thoracic outlet syndrome menyebabkan peradangan dan terasa nyeri pada otot.
  • Operasi, dilakukan dengan memperbaiki saraf atau pembuluh darah yang terjepit.

 

Walaupun cenderung tidak berbahaya, thoracic outlet syndrome perlu ditangani dengan tepat agar tidak menimbulkan komplikasi serius. Bila Anda mengalami gejala seperti penjelasan di atas, konsultasikan hal tersebut dengan dokter Siloam Hospitals untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.


Anda dapat langsung mengunjungi Siloam Hospitals terdekat atau membuat janji temu secara praktis dengan menghubungi call center kami di 1-500-181. Anda juga dapat menggunakan fitur yang tersedia pada aplikasi MySiloam yang bisa memudahkan Anda dalam melihat informasi jadwal praktik, membuat appointment dengan dokter terkait, hingga antre secara online. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 3

Dokter Kami
dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dorothea-fortuna-meita-caturwulan-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail