Kesehatan Tubuh
Kenali Ventricular Septal Defect (VSD), Penyebab, & Gejalanya

Table of Contents
Ventricular septal defect adalah suatu kelainan jantung bawaan yang terjadi akibat ketidaksempurnaan pembentukan septum (sekat) yang memisahkan bilik jantung kanan dan kiri. Kondisi ini sering kali tidak menunjukkan gejala signifikan di fase awal, namun bisa terus berkembang dan menjadi fatal jika tidak segera mendapatkan penanganan. Mari pahami lebih lanjut tentang ventricular septal defect selengkapnya melalui artikel berikut ini.
Apa Itu Ventricular Septal Defect (VSD)?
Seperti yang sudah dijelaskan, ventricular septal defect adalah penyakit jantung bawaan akibat abnormalitas pada pembentukan septum (sekat) antara dua bilik jantung. Kondisi ini ditandai dengan munculnya lubang di antara bilik jantung yang dapat menyebabkan perubahan pada aliran darah melalui jantung dan paru-paru.
Lubang tersebut memungkinkan darah berisi oksigen yang seharusnya dialirkan ke seluruh tubuh justru kembali ke paru-paru dan mengakibatkan darah yang kaya oksigen bercampur dengan darah yang tidak banyak mengandung oksigen. Perubahan pada aliran darah tersebut menyebabkan peningkatan tekanan pada pembuluh darah arteri paru-paru sehingga jantung harus bekerja lebih keras dalam memompa darah.
VSD dengan lubang yang kecil (3 mm atau di bawahnya) biasanya tidak menimbulkan masalah serius dan sering kali dapat menutup dengan sendirinya seiring dengan pertambahan usia. Namun, VSD dengan lubang berukuran sedang (3–5 mm) atau besar (6–10 mm) mungkin memerlukan pembedahan untuk mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Sebagai informasi, pada kasus VSD dengan ukuran lubang sedang, operasi masih bisa ditunda apabila tidak muncul gejala yang serius.
Penyebab Ventricular Septal Defect
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa pada kondisi normal jantung memiliki empat ruangan yang masing-masing dipisahkan oleh septum, yakni atrium kanan dan kiri serta ventrikel kanan dan kiri. Namun pada kondisi VSD, septum yang memisahkan ventrikel kanan dan kiri tidak terbentuk dengan sempurna sehingga darah pada ventrikel kanan dan kiri bercampur.
Meski begitu, darah akan cenderung mengalir ke ventrikel kanan karena adanya tekanan yang lebih besar di ventrikel kiri. Di tahap ini, penderita mungkin tidak merasakan gejala apa pun. Namun sebaliknya, ketika tekanan pada ventrikel kanan lebih besar, darah akan mengalir kembali ke ventrikel kiri sehingga darah kaya oksigen yang seharusnya dialirkan ke seluruh tubuh menjadi tercemar dan kadar oksigennya menjadi lebih rendah dari seharusnya.
Terkadang, tidak diketahui secara pasti apa penyebab ventricular septal defect, namun faktor genetika dan lingkungan diduga berperan dalam munculnya kondisi ini. VSD dapat terjadi saat jantung bayi mulai berkembang di dalam kandungan. Kondisi ini dapat terjadi sendiri atau secara bersamaan dengan masalah jantung lainnya saat bayi lahir.
Adapun beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya ventricular septal defect adalah sebagai berikut:
-
Menderita penyakit infeksi saat hamil.
-
Faktor keturunan atau genetika.
-
Paparan zat toksin dari ibu ke bayi, seperti alkohol dan asap rokok.
-
Mutasi pada DNA saat perkembangan janin.
Gejala Ventricular Septal Defect
Penderita mungkin tidak menunjukkan gejala pada fase awal. Namun, seiring perkembangan penyakit, ada beberapa gejala yang dapat muncul, seperti mudah lelah hingga penurunan kesadaran. Berikut adalah sejumlah gejala yang berkaitan dengan ventricular septal defect:
-
Mudah merasa lelah.
-
Kesulitan bernapas, terutama saat makan atau menangis.
-
Bibir atau kuku menjadi kebiruan.
-
Jantung berdebar.
-
Terdengar suara abnormal pada jantung.
-
Berat badan bayi tidak meningkat.
-
Penurunan kesadaran.
Diagnosis Ventricular Septal Defect
Beberapa kasus ventricular septal defect dapat segera terdeteksi setelah bayi lahir. Bahkan, terkadang kondisi ini juga bisa terdeteksi melalui pemeriksaan USG kehamilan sebelum bayi lahir. Namun pada sejumlah kasus lainnya, VSD mungkin tidak terdeteksi hingga dewasa.
Untuk menegakkan diagnosis ventricular septal defect, dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan penunjang, seperti ekokardiografi (USG jantung) untuk melihat lubang yang terbentuk serta aliran darah antara ventrikel kanan dan kiri. Selain ekokardiografi, sejumlah pemeriksaan penunjang lainnya yang dapat dilakukan untuk mengonfirmasi diagnosis VSD adalah:
-
Rontgen dada.
-
Pulse oximetry.
-
MRI.
Pengobatan Ventricular Septal Defect
Beberapa pilihan pengobatan ventricular septal defect adalah pemeriksaan kesehatan rutin, obat-obatan, dan pembedahan. Pada kasus VSD dengan lubang kecil, dokter biasanya menganjurkan penderita melakukan pemeriksaan kesehatan rutin dan memberikan obat-obatan untuk menangani gejala yang muncul.
Sementara itu, pembedahan biasanya diperlukan bagi pasien VSD dengan lubang ukuran sedang hingga besar. Pada bayi dengan VSD, mereka cenderung mudah merasa lelah saat menyusu sehingga mungkin memerlukan nutrisi tambahan agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
A. Obat-obatan
Tujuan pemberian obat-obatan pada ventricular septal defect adalah untuk meredakan gejala dan komplikasi, namun tidak untuk menyembuhkan VSD sepenuhnya. Dalam penanganan ventricular septal defect, dokter akan memberikan resep obat sesuai dengan gejala dan kondisi pasien.
Biasanya, dokter akan memberikan obat diuretik untuk mengurangi penumpukan cairan dalam tubuh dan mengurangi ketegangan jantung. Selain itu, beberapa penderita mungkin juga memerlukan obat-obatan untuk membantu menangani gejala gagal jantung.
B. Pembedahan
Tindakan pembedahan adalah langkah pengobatan definitif bagi penderita VSD. Seperti yang sudah dijelaskan, tidak semua pasien VSD harus menjalani pembedahan, tindakan ini tergantung pada gejala dan seberapa besar lubang/celah yang terbentuk.
Tindakan pembedahan yang dilakukan untuk menangani ventricular septal defect dapat berupa prosedur open-heart surgery ataupun menggunakan teknik minimal invasif, yaitu trans-catheter ballooning. Berikut masing-masing penjelasannya:
-
Open-heart (operasi jantung terbuka): Prosedur ini paling umum digunakan untuk menangani ventricular septal defect. Pada prosedur jantung terbuka, dokter menggunakan tambalan atau jahitan untuk menutup lubang di antara bilik jantung.
-
Trans-catheter ballooning (kateter): Prosedur ini menggunakan tabung tipis dan fleksibel (kateter) tanpa memerlukan pembedahan jantung terbuka. Kemudian, dokter akan memasukkan kateter ke dalam pembuluh darah.
Sementara itu, beberapa hal yang dapat dilakukan oleh penderita ventricular septal defect di rumah adalah menghindari aktivitas fisik berlebihan, istirahat dan tidur yang cukup setidaknya 7–8 jam setiap malam, menghindari faktor risiko atau pemicu yang dapat memperburuk penyakit, dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.
Pencegahan Ventricular Septal Defect
Beberapa cara mencegah ventricular septal defect adalah dengan menghindari paparan toksin (asap rokok dan alkohol) saat sedang mengandung dan menghindari infeksi. Selain itu, ibu yang sedang mengandung juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.
Penderita yang sudah terdiagnosis ventricular septal defect wajib melakukan kontrol rutin ke dokter spesialis jantung untuk melakukan pemeriksaan ekokardiografi. Hal ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan penyakit serta mencegah terjadinya komplikasi serius. Dalam hal ini, Anda dapat mengunjungi Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat agar bisa memperoleh saran pengobatan yang tepat.
Namun, perlu dipahami bahwa proses, metode, dan opsi pengobatan di setiap rumah sakit dapat berbeda, tergantung kondisi medis pasien serta fasilitas yang tersedia. Oleh karena itu, saat memilih rumah sakit jantung terbaik, pastikan Anda mempertimbangkan rekomendasi yang tepercaya dan layanan kesehatan unggulan sebagai bagian penting dalam menentukan pilihan.
Anda dapat memanfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan nikmati berbagai fitur yang mempermudah perjalanan kesehatan Anda.





