Apakah Boleh Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud?
Kesehatan Tubuh

Apakah Boleh Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud?

22 Agustus 2024 3 menit waktu baca
apakah boleh membersihkan telinga dengan cotton bud (penggunaan cotton bud untuk membersihkan telinga dari sisi medis bagaimana)

Banyak orang yang menggunakan cotton bud untuk membersihkan kotoran telinga karena dianggap lebih praktis. Padahal, dari sisi medis, membersihkan telinga dengan cotton bud tidak disarankan karena bisa menyebabkan gangguan pendengaran hingga mencederai saluran telinga. 

 

Lebih jelasnya, mari simak ulasan lengkap mengenai bahaya membersihkan telinga dengan cotton bud di bawah ini.

 

Apakah Boleh Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud?

 

Serumen merupakan gumpalan lunak yang diproduksi secara alami oleh kelenjar minyak di telinga. Pada dasarnya, serumen berfungsi untuk melindungi telinga dari paparan zat asing yang dapat menginfeksi saluran telinga. Selain itu, serumen juga dapat melubrikasi telinga sehingga dapat mencegah liang telinga menjadi kering dan gatal, serta berfungsi sebagai antibakteri dan antijamur alami.

 

Sebetulnya, telinga memiliki mekanismenya sendiri untuk membersihkan dan mengeluarkan kotoran tersebut. Ketika terjadi pergerakan otot-otot wajah, seperti saat sedang berbicara dan mengunyah, serumen akan terdorong keluar secara perlahan.

 

Namun, pada beberapa kondisi, kotoran telinga bisa menumpuk dan menyumbat saluran telinga yang kerap menyebabkan gangguan pendengaran. Untuk mengatasi hal tersebut, sebagian orang berusaha membersihkan telinganya menggunakan cotton bud.

 

Cotton bud adalah gagang yang dilengkapi dengan gumpalan kapas pada setiap ujungnya.  Karena bentuknya yang kecil dan tumpul, sebagian individu menganggap penggunaan cotton bud terbilang aman untuk membersihkan telinga. Sebetulnya, bolehkah membersihkan telinga dengan cotton bud?

 

Pada dasarnya, membersihkan telinga dengan cotton bud tidak direkomendasikan dari sisi medis. Sebab, hal tersebut justru menyebabkan kotoran semakin terdorong ke dalam saluran telinga.

 

Bahaya Membersihkan Telinga dengan Cotton Bud

 

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa membersihkan telinga dengan cotton bud justru dapat menyebabkan kotoran semakin terdorong ke dalam saluran telinga. Kondisi tersebut juga bisa menimbulkan sejumlah gangguan pada telinga, di antaranya sebagai berikut.

 

A. Penurunan Fungsi Pendengaran

 

Alih-alih membersihkan saluran telinga, menggunakan cotton bud berisiko menyebabkan penumpukan serumen (serumen prop) pada bagian telinga yang lebih dalam. Hal ini dapat menimbulkan rasa nyeri, tekanan berlebih, hingga gangguan pendengaran sementara.

 

B. Gendang Telinga Pecah

 

Membersihkan telinga dengan cara yang terlalu keras menggunakan cotton bud juga berisiko menyebabkan gendang telinga pecah. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri yang cukup parah hingga membuat telinga mengeluarkan cairan bening.

 

Dalam beberapa kasus, gendang telinga pecah dapat sembuh dan membaik dengan sendirinya. Namun, proses pemulihan gendang telinga pecah bisa saja memerlukan waktu yang lama. Bahkan pada kasus yang lebih parah, kondisi ini bisa memicu terjadinya tuli konduktif.

 

Cara Membersihkan Telinga yang Aman

 

Apabila kotoran telinga telah menumpuk dan mengganggu fungsi pendengaran, terdapat dua cara membersihkan telinga yang aman dan direkomendasikan, yaitu menggunakan obat tetes telinga dan mengunjungi dokter spesialis THT. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Menggunakan Obat Tetes Telinga

 

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk membersihkan telinga dengan aman adalah menggunakan obat tetes telinga yang mengandung hidrogen peroksida. Larutan ini dapat membantu melunakkan gumpalan serumen, sehingga serumen akan lebih mudah untuk dikeluarkan dari saluran telinga.

 

Selain obat tetes telinga, Anda dapat meneteskan minyak zaitun atau baby oil ke dalam saluran telinga untuk melunakkan kotoran telinga. Namun, cara ini cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk melunakkan serumen jika dibandingkan dengan obat tetes telinga. 

 

Bila serumen sudah terlihat sedikit atau sudah keluar dan berada di pinggir liang telinga, Anda dapat membersihkan serumen tersebut dengan menggunakan tisu atau lap bersih.

 

2. Mengunjungi Dokter Spesialis THT

 

Apabila cara di atas belum ampuh dalam membersihkan telinga Anda atau muncul rasa tidak nyaman di telinga, telinga berdenging, hingga penurunan pendengaran,  Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk mendapatkan perawatan telinga yang tepat. Dokter dapat menggunakan suction, yaitu alat sedot khusus untuk mengeluarkan serumen dari kotoran telinga.

 

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai cara membersihkan kotoran telinga yang aman, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospitals terdekat. Sebelum mengunjungi Siloam Hospitals, Anda dapat membuat janji temu terlebih dahulu dengan dokter terkait menggunakan fitur Cari Dokter atau melalui aplikasi MySiloam.

 

Selain itu, manfaatkan juga aplikasi MySiloam yang dapat memudahkan Anda untuk mengakses berbagai layanan kesehatan, seperti check in mandiri, antre secara online, memesan paket kesehatan, serta untuk memeriksa hasil pemeriksan. Mari nikmati kemudahan akses layanan kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-agustinus-sony-yudianto-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Agustinus Sony Yudianto, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ropi-affandi-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ropi Affandi, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-emanuel-q-sptht-kl

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Emanuel Quadarusman, SpTHT-KL

Otorinolaringologi (THTBKL)

Spesialis Telinga-Hidung-Tenggorok-Kepala-Leher


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail