Mengenali Cara Cek Komposisi Tubuh beserta Manfaatnya
Pola Hidup Sehat

Mengenali Cara Cek Komposisi Tubuh beserta Manfaatnya

22 Agustus 2024 6 menit waktu baca
cek komposisi tubuh

Pada dasarnya, komposisi tubuh mengacu pada distribusi lemak, otot, tulang, serta jaringan lain yang membentuk tubuh. Hal ini kerap menjadi salah satu indikator pemeriksaan umum guna mengevaluasi kondisi kesehatan, kebugaran, serta status gizi seseorang. Lantas, bagaimana cara cek komposisi tubuh? Untuk mengetahuinya, mari simak artikel berikut ini sampai tuntas.

 

Apa itu Komposisi Tubuh?

 

Komposisi tubuh adalah istilah yang mengacu pada persentase lemak, air, tulang, otot, kulit, serta jaringan tanpa lemak lainnya yang membentuk tubuh. Secara umum, komposisi tubuh kerap digunakan untuk mengetahui kadar lemak tubuh, mengingat zat tersebut memainkan peran penting dalam produksi hormon dan proses metabolisme tubuh lainnya.

 

Pada dasarnya, komposisi tubuh dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu:

 

  • Massa lemak (fat mass): Mengacu pada jumlah lemak yang disimpan oleh tubuh.

  • Massa non-lemak (non-fat mass): Mengacu pada semua komponen yang membentuk tubuh kecuali lemak, meliputi tulang, ginjal, hati, usus, otot, serta organ tanpa lemak lainnya.

 

Sebagai informasi, kadar ideal lemak tubuh setiap individu bisa berbeda-beda. Namun, kadar lemak yang melebihi batas normal bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai gangguan kesehatan, termasuk masalah persendian hingga penyakit jantung.

 

Manfaat Mengetahui Komposisi Tubuh

 

Terdapat beberapa manfaat mengetahui komposisi tubuh yang perlu dipahami, mulai dari memantau kondisi kesehatan, membantu mengelola berat badan, hingga meningkatkan kepuasan dan kepercayaan diri. Berikut uraian selengkapnya.

 

  • Memantau kondisi kesehatan secara keseluruhan: Dengan mengetahui komposisi tubuh, seseorang bisa mengidentifikasi risiko gangguan kesehatan tertentu, seperti obesitas, masalah persendian, diabetes, penyakit jantung, hingga penyakit kanker.

  • Membantu mengelola berat badan: Mengidentifikasi kadar lemak tubuh dan massa otot dapat membantu seseorang dalam membuat strategi program diet yang lebih terarah untuk mengelola berat badan ideal.

  • Mengukur kemajuan program kebugaran yang dijalani: Penting untuk mengamati perubahan dalam komposisi tubuh, termasuk persentase lemak, massa otot, serta distribusi lemak selama menjalani program kebugaran guna mengetahui kemajuan yang sudah dicapai.

  • Meningkatkan kinerja atletik: Bagi atlet, cek komposisi tubuh, termasuk memeriksa persentase lemak tubuh dan massa otot dapat membantu meningkatkan kinerja atletik. Pasalnya, dengan begitu, seorang atlet dapat menentukan program latihan yang tepat untuk mencapai kekuatan, kecepatan, serta daya tahan yang optimal bagi tubuh.

  • Meningkatkan kepuasan dan kepercayaan diri: Cek komposisi tubuh juga bisa membantu seseorang untuk mendapatkan kepuasaan dan kepercayaan diri. Sebab, saat melihat perubahan yang positif, seperti peningkatan massa otot dan penurunan persentase lemak, seseorang cenderung merasa puas dengan pencapaiannya dan termotivasi untuk terus menjalani gaya hidup sehat.

 

Cara Cek Komposisi Tubuh

 

Pengukuran komposisi tubuh pada dasarnya akan menggunakan alat yang dapat memperkirakan persentase lemak tubuh, massa otot, kadar air, massa tulang, dan lain sebagainya. Dalam hal ini, terdapat beberapa metode yang umum digunakan untuk cek komposisi tubuh, di antaranya sebagai berikut:

 

1. Skala Bioimpedansi

 

Cara cek komposisi tubuh yang pertama adalah menggunakan skala bioimpedansi. Alat ini mengharuskan pasien untuk berdiri diam di atasnya. Pertama-tama, alat akan mengukur berat badan pasien, kemudian pasien harus memegang pegangan untuk mengevaluasi komposisi tubuh. Metode ini menggunakan skala khusus untuk mengukur massa otot, persentase lemak, serta tingkat hidrasi dengan sinyal listrik berenergi rendah yang melewati tubuh.

 

Sebab, otot mengandung lebih banyak air daripada lemak sehingga bisa menghantarkan arus energi dengan lebih baik. Sementara itu, jaringan lemak umumnya dapat menghambat pergerakan arus listrik tersebut.

 

Namun, perlu diketahui bahwa keakuratan analisis bioimpedansi dapat berubah sesuai dengan tingkat hidrasi tubuh seseorang. Jika pasien minum terlalu banyak air sebelum melakukan pemeriksaan, komposisi tubuh pasien mungkin akan terlihat lebih kurus, begitu pula sebaliknya.

 

2. Penilaian Lipatan Kulit

 

Metode untuk cek komposisi tubuh selanjutnya adalah penilaian lipatan kulit atau skinfold measurement. Metode ini dilakukan dengan mengukur ketebalan lipatan kulit pada beberapa bagian tubuh menggunakan caliper tool yang dapat mencubit kulit dan lemak di bawah kulit secara perlahan.

 

Metode ini didasarkan pada hipotesis bahwa lemak tubuh didistribusikan secara merata ke seluruh tubuh dan skinfold measurement merupakan cara pengukuran yang tepat untuk lemak subkutan. Adapun beberapa bagian tubuh yang biasanya dilakukan skinfold measurement adalah:

 

  • Perut.

  • Sisi batang tubuh (side of the torso).

  • Dada.

  • Paha bagian atas.

  • Bagian bawah tulang belikat.

  • Panggul.

  • Lengan bagian atas bagian belakang (otot trisep).

 

Pada dasarnya, skinfold measurement merupakan metode yang akurat untuk cek komposisi tubuh. Namun, ada kemungkinan terjadinya “user error” yang bisa memengaruhi tingkat akurasinya.

 

3. Pengukuran Lingkar Tubuh

 

Pengukuran lingkar tubuh merupakan metode cek komposisi tubuh yang dilakukan dengan mengukur lingkar beberapa bagian tubuh, seperti pinggang, pinggul, paha, dada, dan lengan atas. Cara pengukurannya menggunakan pita meteran. Setelah itu, dokter dapat menggunakan nilai lingkar tubuh tersebut untuk menghitung persentase lemak menggunakan rumus tertentu.

 

4. Hydrostatic Weighing

 

Hydrostatic weighing atau penimbangan bawah air atau hidrodensitometri, adalah salah satu cara paling akurat untuk menghitung komposisi tubuh, lebih tepatnya kadar lemak tubuh. Prosedur ini merupakan standar emas untuk mengukur komposisi tubuh sampai metode yang lebih maju, seperti CT scan dan MRI scan dikembangkan.

 

Metode ini dilakukan dengan mengukur perpindahan air yang terjadi ketika seseorang terendam di dalam air. Secara umum, zat lemak biasanya mengapung di dalam air, sedangkan jaringan tanpa lemak akan tenggelam. Maka dari itu, semakin banyak massa tubuh tanpa lemak yang dimiliki, semakin berat massa seseorang saat berada di dalam air.

 

5. Analisis Bioimpedansi Multifrekuensi

 

Serupa dengan skala bioimpedansi, analisis bioimpedansi multifrekuensi akan menggunakan perangkat khusus yang mengirimkan sinyal listrik, namun pada frekuensi yang berbeda. Metode ini dapat memberikan perkiraan mengenai persentase lemak tubuh, massa otot, serta tingkat hidrasi tubuh dengan lebih akurat.

 

6. Dual Energy X-ray Absorptiometry scan (DEXA Scan)

 

Dual energy X-ray absorptiometry scan (DEXA scan) adalah metode yang menggunakan sinar-X berenergi rendah untuk mengukur massa tulang, otot, dan lemak tubuh secara akurat. Melalui prosedur ini, pasien dapat mengevaluasi tingkat kepadatan tulang, persentase lemak tubuh, serta massa setiap bagian tubuh.

 

7. Cara Cek Komposisi Tubuh Lainnya

 

Selain menggunakan cara yang telah dijelaskan di atas, terdapat beberapa metode lain yang bisa dilakukan untuk cek komposisi tubuh secara keseluruhan. Beberapa metode tersebut, di antaranya BodPod, magnetic resonance imaging (MRI), serta computed tomography (CT) scan. Berikut penjelasan selengkapnya.

 

  • BodPod: Perangkat terkomputerisasi berbentuk telur yang mengukur berat dan volume untuk menentukan kepadatan tubuh dan menghitung persentase lemak tubuh. Pengukurannya dilakukan dengan duduk di dalam mesin BodPod. Metode ini menggunakan perpindahan udara untuk menentukan komposisi tubuh pasien.

  • Magnetic resonance imaging (MRI): Melalui prosedur ini, dokter akan menggunakan arus magnet yang kuat untuk mendapatkan gambaran hingga komposisi tubuh pasien.

  • Computed tomography scan (CT scan): Menggunakan teknologi komputer dan sinar-X untuk mendapatkan gambaran tubuh pasien.

 

Dapat disimpulkan, komposisi tubuh merupakan salah satu indikator yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jika Anda ingin mengetahui cara cek komposisi tubuh selengkapnya, Anda bisa berkonsultasi dengan Dokter Umum dari Siloam Hospitals.


Siloam Hospitals memiliki paket medical check up DXA / DEXA Scan Seluruh Tubuh. Paket pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mengukur komposisi tubuh, seperti lemak tubuh dan massa otot. Selain itu, tes ini juga dapat membantu mendeteksi osteoporosis, mengukur risiko patah tulang, serta memantau efektivitas terapi osteoporosis. Anda bisa memesan paket ini secara online melalui aplikasi MySiloam.

 

Aplikasi My Siloam (1)

Dokter Kami
dr-susianah-sarbana

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Susianah Sarbana

Kedokteran Umum

Dokter Umum


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-i-wayan-murtana-putra

Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Wayan Murtana Putra

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals Denpasar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-inanto-widjaja

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Inanto Widjaja

Kedokteran Umum

Dokter Umum


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail