9 Cara Mengatasi Batuk pada Bayi yang Aman dan Efektif
Ibu dan Anak

9 Cara Mengatasi Batuk pada Bayi yang Aman dan Efektif

19 Agustus 2025 5 menit waktu baca
cara mengatasi batuk pada bayi

Table of Contents

Batuk pada bayi merupakan kondisi yang wajar. Hal ini merupakan reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan virus atau kuman dari saluran pernapasan. Namun, tidak semua obat batuk yang dijual di pasaran aman diberikan pada bayi. . Lantas, bagaimana cara mengatasi batuk pada bayi yang aman?

 

Alih-alih langsung memberikan obat batuk, Anda dapat menerapkan cara alami yang aman untuk meredakan batuk pada bayi. Apa saja itu? Mari simak penjelasan selengkapnya dalam ulasan di bawah ini.

 

Penyebab Batuk pada Bayi

 

Batuk pada bayi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, namun sebagian besar terjadi karena adanya infeksi saluran pernapasan akibat virus, seperti flu, pneumonia, asma, atau bronkiolitis. Anak balita kerap mengalami batuk terutama dalam tahun pertama hidupnya. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh bayi masih dalam tahap perkembangan.

 

Terdapat dua jenis batuk yang biasa terjadi pada bayi, yaitu batuk berdahak dan batuk kering. Batuk berdahak sering kali disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri di saluran pernapasan. Sementara itu, batuk kering biasanya dipicu oleh alergi.

 

Batuk sendiri merupakan respon alami tubuh untuk melindungi saluran udara dari kotoran agar tidak tersumbat. Batuk adalah masalah yang wajar apabila terjadi sesekali, namun perlu diwaspadai jika terjadi secara terus-menerus.

 

Cara Mengatasi Batuk pada Bayi

 

Batuk yang tidak berbahaya pada bayi umumnya bisa hilang dengan sendirinya, bisa kurang atau lebih dari dua minggu. Selama mengalami batuk, Anda dapat melakukan beberapa upaya di bawah ini untuk meredakan gejala sehingga membuat si kecil lebih nyaman dan tidak rewel.

 

1. Memberikan Minuman Hangat atau Madu

 

Air hangat diketahui dapat meredakan frekuensi batuk dan mengurangi rasa sakit di tenggorokan. Namun, cara mengatasi batuk pada bayi dengan air hangat hanya bisa diterapkan jika si kecil sudah menginjak usia di atas 6 bulan.

 

Anda juga dapat memberikan madu yang diencerkan dengan air hangat. Madu merupakan pemanis alami yang dapat membantu meredakan sakit tenggorokan dan batuk. Hal ini dikarenakan madu memiliki sifat antibakteri yang mampu melawan infeksi. 

 

Meski begitu, Anda tidak disarankan untuk memberikan madu kepada bayi berusia di bawah satu tahun karena berisiko menyebabkan botulisme (keracunan).

 

2. Memberikan Uap Hangat

 

Cara meredakan batuk pada bayi berikutnya bisa dilakukan dengan memberikan uap hangat. Tujuannya adalah membantu mengencerkan dahak dan membuat bayi kembali bernapas lega. Uap hangat tersebut bisa didapat dengan menghirup uap dari air hangat atau mengajak si kecil berendam menggunakan air hangat.

 

3. Memberikan ASI Ekstra

 

Memberikan ASI eksklusif secara ekstra akan membantu bayi dalam melawan infeksi kuman penyebab batuk. Ini karena ASI mengandung zat pembentuk kekebalan tubuh yang dapat meningkatkan imun bayi.

 

Pemberian ASI juga dipercaya efektif sebagai cara mengatasi bayi batuk berdahak karena ASI dapat membantu mengencerkan dahak dan melegakan tenggorokan.

 

Apabila bayi sudah berusia 6 bulan, Anda dapat memberikan air putih sebagai cairan tambahan. Meningkatkan cairan tubuh akan membantu meringankan gejala batuk si kecil dan membuatnya lebih nyaman.

 

4. Memasang Humidifier di Ruangan

 

Menggunakan humidifier atau alat pelembap udara adalah cara mengatasi batuk pada bayi yang dapat Anda terapkan di rumah. Udara yang lembap dapat membantu menjaga saluran pernapasan si kecil agar tidak kering sekaligus mengencerkan lendir sehingga gejala batuk dan hidung tersumbat akan mereda.

 

5. Mengoleskan Minyak Esensial

 

Cara mengatasi batuk pada bayi berikutnya adalah dengan mengoleskan minyak esensial, seperti minyak eucalyptus. Minyak eucalyptus diyakini mampu membantu mengatasi batuk dan nyeri otot ketika dioleskan pada kulit atau dihirup melalui udara.

 

Oleskan minyak pada kaki, dada, punggung, dan telapak tangan si kecil, kemudian beri pijatan untuk bayi secara perlahan. Sebelum menggunakan minyak esensial, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terkait jenis minyak esensial yang aman untuk kulit bayi. Anda dapat menggunakan layanan telekonsultasi dari Siloam Hospitals untuk berdiskusi dengan dokter terkait hal ini. 

 

6. Mengoleskan Pasta Kunyit

 

Kunyit adalah salah satu rempah yang dipercaya sebagai salah satu cara mengatasi batuk pada bayi hingga orang dewasa. Kunyit mengandung kurkumin, yaitu senyawa yang memiliki sifat antiinflamasi, antivirus, dan antibakteri.

 

Anda dapat mencampurkan kunyit dengan air hangat untuk membuat pasta halus. Kemudian oleskan kunyit pada dada, dahi, dan telapak kaki bayi. Sensasi hangat dari kunyit akan membantu mengencerkan lendir dan membuatnya lebih mudah keluar.

 

7. Menaikkan Kepala Bayi

 

Cara mengatasi bayi batuk pilek berikutnya adalah dengan memosisikan kepala bayi sedikit lebih tinggi saat ia tertidur, misalnya menggunakan tumpukan bantal yang tidak terlalu tebal atau lipatan handuk.

 

Cara mengatasi batuk pada bayi yang satu ini dinilai cukup efektif untuk meredakan batuk dan hidung tersumbat akibat pilek. Namun, langkah ini sebaiknya dilakukan apabila si kecil sudah menginjak usia lebih dari satu tahun.

 

8. Istirahat yang Cukup

 

Cara mengatasi batuk pada bayi yang paling efektif adalah membiarkannya beristirahat dengan cukup. Tidurkan bayi dalam posisi paling nyaman. Apabila bayi lebih mudah tertidur saat digendong, sebaiknya jangan membaringkannya hingga ia tertidur sepenuhnya.

 

Bagi bayi yang sudah berusia 6 bulan atau mulai mengonsumsi MPASI, Anda dapat memberikan makanan yang dapat membantu meringankan gejala batuk seperti buah yang mengandung vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

 

9. Berkonsultasi dengan Dokter Anak

 

Konsultasikan pada dokter anak apabila gejala batuk tak kunjung membaik bahkan setelah Anda melakukan beberapa perawatan di atas. Terlebih jika batuk tersebut disertai dengan gejala lain, seperti sesak napas, demam tinggi, muntah, nafsu makan menurun atau tidak mampu menyusu, dan kulit menjadi pucat.

 

Jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter spesialis pediatri Siloam Hospitals agar si kecil segera mendapatkan penanganan secara tepat.


Anda dapat menghubungi call center kami di 1-500-181 atau menggunakan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam untuk membuat janji temu dengan dokter. Mari jaga kesehatan buah hati Anda dan keluarga #BersamaSiloam.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 5

Dokter Kami
dr-liem-eremius-arifin-spa

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Liem Eremius Arifin, SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ifo-faujiah-sihite-mked-ped-spa

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Jambi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anggun-kusumasari-spa-msc

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail