Kesehatan Tubuh
Gejala Mata Lelah yang Umum Terjadi & Cara Mengatasinya

Table of Contents
Mata lelah adalah kondisi yang terjadi ketika mata terasa perih, kering, hingga sensitif terhadap cahaya setelah seseorang melakukan aktivitas tertentu, seperti terlalu lama menatap layar gawai. Perlu diketahui, kondisi mata lelah dapat menyebabkan gangguan pada bagian tubuh lainnya, seperti nyeri bahu, leher, dan sakit kepala. Untuk mencegah kondisi yang lebih parah, simak cara mengatasi mata lelah melalui ulasan berikut.
Penyebab Mata Lelah
Menatap layar gawai terlalu lama menjadi pemicu umum lelah pada mata. Namun, ada juga beberapa kondisi lain yang dapat menjadi penyebab mata lelah, antara lain:
-
Membaca terlalu lama.
-
Membaca dalam ruangan dengan minim cahaya.
-
Mengemudi jarak jauh.
-
Paparan cahaya yang terlalu terang.
-
Mengerjakan kegiatan atau aktivitas dengan fokus tinggi.
-
Kelelahan dan stres.
-
Paparan angin langsung pada mata, seperti kipas, AC, atau pemanas ruangan.
Gejala Mata Lelah
Kelelahan pada mata bisa dikenali jika seseorang mengalami beberapa gejala mata lelah seperti berikut:
-
Mata terasa sakit, perih, berkedut, dan kering.
-
Mata merah (konjungtivitis).
-
Sensitif terhadap cahaya.
-
Sakit kepala dan pusing.
-
Mengantuk yang menyebabkan konsentrasi memburuk dan sulit membaca.
Cara Mengatasi Mata Lelah
Jika merasakan sejumlah gejala mata lelah, baik salah satu gejala maupun beberapa gejala secara sekaligus, segera istirahatkan mata sejenak. Berikut beberapa cara mengatasi mata lelah secara alami yang bisa dicoba:
-
Istirahatkan mata: Istirahatkan mata selama 20 detik setiap 20 menit sekali. Coba untuk menerapkan metode 20-20-20 dalam mengistirahatkan mata. Caranya adalah setiap 20 menit, lihat sesuatu dengan jarak pandang 20 kaki jauhnya selama 20 detik. Hal ini akan membantu menyegarkan mata.
-
Kompres mata lelah dengan air hangat: Kompres mata lelah dengan air hangat atau obat tetes mata. Cara ini akan memberikan efek lebih tenang pada mata dan membantu mata untuk mengurangi gejala iritasi akibat kelelahan.
-
Atur pencahayaan ruangan: Perhatikan pencahayaan ruangan dengan baik untuk mengurangi ketegangan mata.
-
Hindari menggunakan gawai saat gelap: Hindari gunakan gawai di ruang gelap dalam waktu lama, seperti menonton film.
-
Atur ukuran tulisan pada gawai: Mata lelah karena HP atau gawai bisa dipicu oleh ukuran tulisan pada gawai yang terlalu kecil. Oleh karenanya, aturlah ukuran tulisan di gawai yang nyaman bagi mata mengingat ukuran tulisan yang terlalu kecil membuat mata bekerja lebih keras untuk membacanya.
-
Atur posisi mata dengan gawai: Atur posisi ideal antara mata dan gawai. Jarak aman mata dan komputer atau laptop adalah sekitar 50–60 cm.
Selain menerapkan beberapa cara mengatasi mata lelah di atas, rutin mengonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan mata juga bisa dilakukan. Setiap orang juga disarankan untuk memeriksakan kesehatan mata secara rutin setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali.
Penting untuk diketahui bahwa informasi yang tertulis pada artikel ini bertujuan untuk edukasi semata dan tidak bisa menggantikan saran dari tenaga medis profesional. Pasalnya, sejumlah penyebab serta ciri-ciri yang disebutkan di atas bisa serupa dengan penyakit lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter Spesialis Oftalmologi (Mata) di Siloam Hospitals terdekat apabila memiliki keluhan serupa untuk memperoleh diagnosis yang tepat.
Lebih lanjut, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Sabtu, 30 Mei 2026
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini






