Ibu dan Anak
7 Ciri-Ciri Pubertas Anak Laki-Laki, Penting untuk Disadari!

Table of Contents
Setiap anak, baik laki-laki maupun perempuan, pasti akan mengalami masa pubertas dalam kehidupan mereka. Namun, gejala pubertas yang dialami oleh keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Lantas, apa ciri-ciri pubertas anak laki-laki?
Ciri-ciri pubertas pada anak cukup penting untuk disadari oleh orang tua. Pasalnya, anak bisa saja kebingungan menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuhnya. Dengan menyadari gejala pubertas pada anak, orang tua akan lebih siap memberikan edukasi yang tepat.
Mari kenali ciri-ciri pubertas anak laki-laki selengkapnya dalam ulasan di bawah ini.
Apa itu Pubertas?
Pubertas adalah tahap perkembangan seorang anak menjadi lebih matang secara seksual. Pubertas pada anak laki-laki dipengaruhi oleh hormon testosteron, sementara pada perempuan dipengaruhi oleh hormon estrogen. Pada awal masa pubertas, hormon tersebut akan merangsang pertambahan tinggi badan, salah satunya dengan cara meningkatkan nafsu makan.
Pubertas pada anak laki-laki umumnya terjadi antara usia 12–16 tahun. Dalam masa ini, anak laki-laki akan merasakan beberapa perubahan di tubuh mereka. Meski begitu, tak menutup kemungkinan bahwa pubertas bisa datang lebih awal. Pada beberapa kasus, pubertas laki-laki bahkan bisa terjadi di bawah usia 9 tahun.
Memahami Tahap Pubertas pada Anak Laki-Laki
Pubertas pada anak laki-laki terjadi secara bertahap. Pasalnya, anak laki-laki mengalami perkembangan secara fisik pada tahapan-tahapan tertentu yang dikenal sebagai tahap Tanner. Beberapa tahapan pubertas anak laki-laki menurut tahap Tanner adalah sebagai berikut:
- Tanner tahap 1: Pada tahap ini, belum tampak adanya perubahan fisik (tahap prapubertas).
- Tanner tahap 2: Pada tahap ini, anak akan mengalami perubahan pada ukuran testis yang makin membesar. Selain itu, skrotum akan memerah serta lebih tipis dan besar. Muncul pula sedikit rambut di kemaluan.
- Tanner tahap 3: Tahap ini merupakan saat di mana pertumbuhan tulang lebih signifikan disertai dengan ukuran dan volume testis yang terus tumbuh. Kemudian, ukuran penis juga menjadi lebih panjang dan rambut kemaluan semakin banyak.
- Tanner tahap 4: Anak semakin merasakan perubahan pada tahap ini, di antaranya penis yang makin panjang dan tebal, skrotum lebih besar dan berwarna gelap, serta rambut kemaluan menjadi kasar, tebal, dan keriting.
- Tanner tahap 5: Pada tahap terakhir ini, ukuran testis akan menyerupai orang dewasa dan volumenya lebih dari 20 ml. Ukuran dan bentuk pada skrotum dan penis juga serupa orang dewasa.
Ciri-Ciri Pubertas Anak Laki-Laki
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pengaruh hormon testosteron pada pubertas anak laki-laki berpengaruh pada perubahan tubuh anak. Perubahan-perubahan tersebut kemudian menjadi acuan atau ciri-ciri pubertas anak laki-laki.
Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai ciri-ciri pubertas anak laki-laki:
1. Perubahan Ukuran Penis dan Testis
Ciri-ciri pubertas anak laki-laki yang pertama adalah perubahan pada penis dan testis. Hal ini dipicu oleh peningkatan hormon testosteron di dalam tubuh. Pertumbuhan organ reproduksi tersebut biasanya juga disertai dengan tumbuhnya rambut kemaluan.
2. Mimpi Basah
Mimpi basah merupakan istilah yang menggambarkan kejadian ejakulasi saat tidur. Pada masa pubertas, hal ini sangat wajar terjadi. Pasalnya, anak laki-laki akan memproduksi lebih banyak hormon testosteron dan sel sperma selama masa pubertas berlangsung.
3. Perubahan Bentuk Tubuh
Sejumlah ciri fisik pubertas pada anak laki-laki adalah ukuran lengan dan kaki yang membesar, bahu melebar, dan tampak lebih berotot. Selain itu, anak biasanya akan mengalami peningkatan berat badan meski sering kali tak terlihat secara signifikan.
4. Perubahan pada Suara
Ciri-ciri pubertas anak laki-laki yang perlu diperhatikan berikutnya adalah perubahan pada suara. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan ukuran laring yang merupakan lokasi pita suara. Perubahan ukuran tersebut membuat pita suara menjadi lebih panjang dan tebal, hasilnya suara menjadi lebih berat.
5. Tumbuh Bulu di Beberapa Area Tubuh
Pertumbuhan rambut di beberapa area tubuh juga menjadi salah satu ciri-ciri pubertas anak laki-laki yang perlu disadari. Pasalnya, saat memasuki usia pubertas, anak akan mengalami pertumbuhan rambut di bagian tubuh tertentu seperti ketiak, area kemaluan, di atas bibir (kumis), pipi, dan dagu.
6. Berjerawat
Apabila anak tiba-tiba berjerawat, hal ini bisa menjadi indikasi bahwa ia tengah berada di fase pubertas. Pasalnya, saat memasuki usia pubertas, kelenjar minyak akan cenderung lebih aktif, sehingga kulit menjadi rentan berjerawat. Untuk mencegah kondisi yang semakin parah, sarankan anak untuk rajin mencuci muka dengan sabun wajah sesuai tipe kulit mereka.
7. Perubahan Bau Badan
Kelenjar keringat pada tubuh menjadi lebih aktif akibat peningkatan hormon selama masa pubertas. Akibatnya, anak akan cenderung menghasilkan lebih banyak keringat dan memicu timbulnya bau badan. Jika anak mengalami penurunan kepercayaan diri karena hal ini, cobalah kenalkan anak pada produk yang dapat membantu mencegah timbulnya bau badan.
Bagaimana Peran Orang Tua dalam Hal Ini?
Pada masa ini, anak cenderung bersikap lebih malu, tertutup, dan enggan menceritakan perubahan yang dirasakan. Itulah pentingnya orang tua untuk lebih peka terhadap perubahan anak, sehingga bisa memberikan saran terbaik.
Selain itu, pola asuh orang tua juga cukup berpengaruh pada masa-masa ini. Sebagai orang tua, cobalah untuk membimbing sekaligus mengedukasi anak mengenai perubahan yang terjadi selama fase pubertas. Pasalnya, perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh tersebut sering kali memicu anak untuk mencoba hal-hal baru yang bisa bersifat negatif.
Demikian penjelasan mengenai ciri-ciri pubertas anak laki-laki yang penting disadari oleh orang tua maupun sang anak. Apabila anak memiliki keluhan yang mengkhawatirkan selama masa pubertas, jangan ragu mengunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dan mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter.
Gunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, unduh aplikasi MySiloam untuk dapat mengakses semua fitur kesehatan yang Anda butuhkan dengan mudah dan cepat. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini








