Dampak Menyusui Hanya Sebelah Sisi Payudara, Apa Saja?
Ibu dan Anak

Dampak Menyusui Hanya Sebelah Sisi Payudara, Apa Saja?

08 September 2025 5 menit waktu baca
dampak menyusui hanya sebelah

Secara umum, ibu disarankan untuk menyusui bayi pada kedua sisi payudara secara bergantian guna menunjang kebutuhan nutrisi si kecil secara optimal. Apabila terbiasa menyusui hanya pada satu sisi, hal tersebut berisiko memicu gangguan kesehatan pada ibu, seperti membengkaknya sisi payudara yang tidak digunakan akibat penumpukan ASI.

 

Selain itu, masih ada beberapa dampak menyusui hanya sebelah yang penting untuk diperhatikan. Untuk mengetahui apa saja dampak menyusui hanya sebelah sisi payudara selengkapnya, mari simak artikel berikut ini sampai tuntas.

 

Dampak Menyusui Hanya Sebelah Sisi Payudara

 

Sebagian bayi mungkin cenderung menyusu hanya pada salah satu sisi payudara. Sebetulnya, hal ini tergolong umum terjadi. Bayi biasanya lebih menyukai untuk menyusu pada salah satu sisi payudara karena merasa nyaman atau adanya perbedaan aliran dan volume ASI, serta ukuran payudara.

 

Di samping itu, ibu mungkin memilih menyusui hanya pada salah satu sisi payudara (unilateral breastfeeding) karena mengalami kondisi tertentu, seperti puting lecet pada sisi payudara lainnya atau pernah menjalani operasi pada salah satu sisi payudara sehingga menyebabkan suplai ASI cenderung lebih rendah.

 

Ibu tetap bisa menyusui sejak dini meskipun baru saja menjalani operasi caesar. Namun, perlu ibu pahami bahwa terdapat beberapa risiko yang bisa terjadi apabila terbiasa menyusui hanya pada sebelah sisi payudara. Berikut penjelasannya secara lengkap.

 

1. Payudara Terlihat Miring

 

Dampak menyusui hanya sebelah sisi payudara yang pertama adalah payudara terlihat miring (lopsided). Hal ini dapat terjadi karena adanya perbedaan suplai dan aliran ASI pada kedua payudara. Sebagai informasi, sisi payudara yang lebih sering digunakan untuk menyusui umumnya akan lebih terangsang sehingga dapat memproduksi ASI lebih banyak.

 

Meski demikian, ibu tidak perlu khawatir karena kondisi ini biasanya hanya bersifat sementara. Jika masa menyusui telah selesai, bentuk dan ukuran payudara ibu dapat kembali seperti semula.

 

2. Sisi Payudara Lainnya Berhenti Memproduksi ASI

 

Dampak menyusui hanya sebelah berikutnya adalah berhentinya produksi ASI di sisi payudara lainnya. Sebab, menyusui pada dasarnya dapat menstimulasi kelenjar payudara untuk memproduksi ASI secara optimal. Namun, menurut Australian Breastfeeding Association, jika salah satu sisi payudara jarang digunakan untuk menyusui, produksi ASI bisa menurun seiring dengan berjalannya waktu.

 

3. Puting Lecet pada Sisi Payudara yang Sering Digunakan

 

Menyusui hanya sebelah sisi payudara juga bisa menyebabkan puting payudara tersebut terluka dan lecet akibat terus-menerus digunakan (cracked nipple). Apabila dibiarkan, hal ini tentu dapat menimbulkan rasa nyeri, hingga perdarahan, dan peradangan.

 

4. Pembengkakan pada Sisi Payudara Lainnya

 

Pembengkakan (engorgement) pada sisi payudara  yang tidak digunakan untuk menyusui juga menjadi salah satu dampak menyusui dengan satu payudara yang sering terjadi. Ketika terbiasa menyusui di satu sisi payudara, sisi payudara lainnya akan dipenuhi oleh ASI secara berlebihan karena terhambatnya aliran cairan susu tersebut. Hal ini tentu dapat membuat payudara membengkak, terasa penuh, hangat, hingga nyeri.

 

Apabila dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan peradangan pada kelenjar payudara (mastitis). Mastitis dapat menimbulkan gejala berupa demam, meriang, nyeri, serta sensasi terbakar pada payudara. Apabila tidak ditangani dengan baik, mastitis tersebut bisa menimbulkan komplikasi berupa pembengkakan pada payudara yang disertai nanah.

 

Agar terhindar dari kondisi tersebut, ibu yang melakukan unilateral breastfeeding disarankan untuk rutin memompa sisi payudara lainnya sehingga tidak terjadi penumpukan ASI di kelenjar payudara maupun saluran air susu ibu tersebut.

 

Manfaat Menyusui Hanya Sebelah

 

Selain bisa menimbulkan dampak yang telah dijelaskan di atas, menyusui hanya sebelah juga dapat memberikan manfaat untuk kesehatan si kecil. Studi dalam jurnal Pediatrics International menjelaskan bahwa menyusui pada satu sisi payudara bisa membantu mengoptimalkan pertumbuhan si kecil.

 

Pasalnya, hal ini dapat membuat bayi memperoleh asupan hindmilk sepenuhnya dari satu sisi payudara. Sebagai informasi, hindmilk adalah jenis ASI yang keluar pada saat sesi menyusui akan berakhir. Dengan demikian, bayi akan mendapatkan asupan energi dan kalori yang lebih tinggi.

 

Selain itu, studi tersebut juga mengungkapkan bahwa menyusui pada salah satu sisi payudara juga dapat menurunkan frekuensi buang air besar pada bayi dan memaksimalkan periode menghisap (sucking) bayi selama menyusui. 

 

Namun, jika ingin memperoleh manfaat tersebut, akan lebih baik jika menyusui si kecil hanya di sebelah sisi payudara pada satu kali sesi menyusui. Kemudian, di sesi menyusui berikutnya, ibu bisa menyusui bayi menggunakan sisi payudara lainnya guna menghindari risiko kesehatan yang telah dijelaskan di atas.

 

Tips Menyusui Bayi pada Kedua Sisi Payudara

 

Seperti yang telah dijelaskan, unilateral breastfeeding kerap dilakukan karena bayi cenderung menyukai satu sisi payudara saja. Ketika diarahkan untuk menyusu pada sisi payudara lainnya, bayi mungkin enggan menyusu lebih banyak atau bahkan tidak mau menyusu sama sekali.

 

Dalam hal ini, ibu mungkin merasa kewalahan untuk menyusui bayi pada kedua sisi payudara secara bergantian (bilateral breastfeeding). Tidak perlu khawatir, untuk membiasakan si kecil menyusu pada kedua sisi payudara secara bergantian, ada beberapa tips yang bisa ibu coba lakukan, di antaranya:

 

  • Mulai menyusui si kecil pada sisi payudara yang jarang digunakan terlebih dahulu. Hal ini dapat dilakukan ketika bayi sedang lapar atau baru bangun tidur dan terlihat masih mengantuk. Namun, hindari memaksa si kecil untuk menyusui pada sisi payudara tersebut.

  • Mencoba menggunakan pelindung puting khusus, terutama jika bayi enggan menyusu pada sisi payudara tersebut karena merasa tidak nyaman dengan bentuk putingnya.

  • Mencoba berbagai posisi menyusui atau mengayunkan bayi secara perlahan selama menyusui untuk membuat si kecil merasa nyaman.

 

Itu dia penjelasan mengenai berbagai dampak menyusui hanya sebelah yang perlu ibu ketahui. Namun, perlu diingat bahwa informasi yang dijelaskan di atas hanya untuk tujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan saran dari tenaga medis profesional.

 

Apabila ibu memiliki kondisi medis tertentu dan membutuhkan saran yang tepat mengenai cara menyusui si kecil, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi berpengalaman di Siloam Hospitals terdekat.

 

Di samping itu, ibu juga dapat memesan paket Post Birthing Complete Homecare guna mendapatkan layanan edukasi pasien seputar perawatan bayi baru lahir, edukasi laktasi, kunjungan perawat untuk memandikan bayi, dan sebagainya oleh tenaga medis profesional. Layanan tersebut dapat dipesan melalui aplikasi MySiloam.

Sumber

HSE. One side preference during breastfeeding. Diakses pada 2024 | BabyCenter. What to do if your baby only nurses on one side. Diakses pada 2024 | La Leche League Canada. Breastfeeding on One Side Only. Diakses pada 2024 | Vinmec. Possible problems with breastfeeding too much on one side. Diakses pada 2024 | Australian Breastfeeding Association. Feeding from one breast. Diakses pada 2024 | Nemours KidsHealth. Breastfeeding FAQs: Supply and Demand. Diakses pada 2024 | NCBI. Feeding on one side or both sides in a breast-feeding session. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-liem-eremius-arifin-spa

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Liem Eremius Arifin, SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ifo-faujiah-sihite-mked-ped-spa

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Jambi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-anggun-kusumasari-spa-msc

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K

Pediatrik (Anak)

Spesialis Ilmu Kesehatan Anak


Siloam Hospitals Balikpapan

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail