7 Faktor Risiko Kanker Prostat, Dari Gaya Hidup?
Kesehatan Tubuh

7 Faktor Risiko Kanker Prostat, Dari Gaya Hidup?

31 Mei 2025 4 menit waktu baca
Faktor risiko kanker prostat

 

Kanker prostat adalah pertumbuhan sel-sel abnormal dan tidak terkendali pada kelenjar prostat, yaitu salah satu organ pada sistem reproduksi pria. Kondisi ini perlu diwaspadai karena bisa mengganggu fungsi kelenjar prostat dalam memproduksi cairan semen. Sebagai langkah preventif, sangat penting untuk mengenali apa saja faktor risiko kanker prostat agar Anda dapat meminimalkan risiko penyakit ini. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

 

Faktor Risiko Kanker Prostat

 

Kanker prostat adalah salah satu jenis penyakit ganas yang perlu diwaspadai oleh pria. Kanker prostat merupakan salah satu kanker yang paling umum di dunia. Kondisi ini terjadi ketika sel-sel di dalam kelenjar prostat, salah satu organ dalam sistem reproduksi pria, tumbuh secara abnormal dan tidak terkendali. 

 

Pada tahap awal, kanker prostat sering kali tidak menimbulkan gejala. Namun, jika sudah menyebabkan pembengkakan pada prostat, beberapa gejala bisa mulai dirasakan, seperti melemahnya aliran urine, kesulitan menahan buang air kecil, munculnya darah pada urine atau air mani, dan sebagainya.

 

Setiap pria memiliki kemungkinan terkena kanker prostat, tetapi risikonya akan meningkat jika memiliki faktor risiko seperti lanjut usia, riwayat keluarga dengan kondisi serupa, hingga pola makan yang tidak sehat. Berikut penjelasan selengkapnya:

 

1. Faktor Usia

 

Faktor risiko kanker prostat yang pertama adalah usia lanjut. Penelitian berjudul Cancer Statistics (2022), probabilitas kanker prostat di Amerika Serikat meningkat sekitar 1,8% pada pria usia 60–69 tahun hingga 9% pada pria usia 70 tahun ke atas.

 

2. Riwayat Keluarga

 

Pria yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker prostat juga cenderung berisiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi serupa. Hal ini lebih rentan terjadi pada pria dengan ayah dan keluarga kandung yang menderita kanker prostat. Karena itu, pria yang memiliki riwayat kanker prostat dari keluarganya dianjurkan untuk menjalankan skrining kanker prostat sejak usia 40 tahun.

 

3. Obesitas

 

Sebetulnya, obesitas atau berat badan berlebih tidak secara langsung memengaruhi faktor risiko kanker prostat secara keseluruhan. Namun, pria obesitas lebih mungkin menderita kanker prostat yang lebih agresif ketika terjangkit penyakit ganas ini.

 

4. Paparan Senyawa Kimia

 

Faktor risiko kanker prostat selanjutnya adalah paparan senyawa kimia tertentu secara berlebihan, misalnya bahan kimia yang digunakan dalam produk pestisida atau produk sampingan pembakaran (karbon dioksida, karbon monoksida, dan sebagainya). Karena itu, pria dengan profesi tertentu, seperti petani atau pemadam kebakaran, yang sering terpapar dengan zat kimia tersebut berisiko lebih tinggi mengalami kanker prostat.

 

5. Kelainan Genetik

 

Kelainan genetik tertentu yang diturunkan juga bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat pada pria. Kelainan genetik tersebut dapat diturunkan dari orang tua kandung secara langsung. Beberapa kelainan genetik yang kerap menjadi faktor risiko kanker prostat adalah:

 

  • Mutasi (perubahan) gen BRCA1 atau BRCA2, yaitu gen yang berkaitan dengan peningkatan risiko kanker payudara, kanker ovarium, hingga kanker prostat.

  • Sindrom Lynch, yaitu kondisi medis yang dapat meningkatkan risiko penderitanya untuk mengalami penyakit kanker.

 

6. Pola Makan Tidak Sehat

 

Pola makan yang tidak sehat, seperti terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung lemak atau gula buatan kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat pada pria. Penelitian berjudul Dietary Trans-Fatty Acid Intake in Relation to Cancer Risk: A Systematic Review and Meta-Analysis (2021) menunjukkan bahwa konsumsi asam lemak trans berkorelasi dengan faktor risiko kanker prostat dan kanker kolorektal.

 

Di samping itu, salah satu penelitian dalam jurnal internasional Nutrition & Metabolism juga menyebutkan bahwa konsumsi susu dan produk olahannya berpotensi menjadi faktor risiko kanker prostat, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan dan tidak sehat, seperti dengan ditambahkan gula buatan pada produk olahan susu tertentu.

 

7. Menderita Penyakit Tertentu

 

Dilansir dari penelitian berjudul 2022 Update on Prostate Cancer Epidemiology and Risk Factors–A Systematic Review (2023), terdapat beberapa kondisi medis yang bisa meningkatkan risiko seorang pria mengalami kanker prostat, yaitu:

 

 

Pencegahan Kanker Prostat

 

Pada dasarnya, tidak ada cara pasti yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker prostat sepenuhnya. Namun, risiko ini bisa diminimalkan dengan menerapkan gaya hidup sehat sebaik mungkin. Adapun beberapa upaya yang bisa dilakukan, di antaranya:

 

  • Mengonsumsi makanan rendah lemak.

  • Memperbanyak asupan buah-buahan dan sayuran.

  • Membatasi asupan susu dan produk olahannya.

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Rutin berolahraga.

  • Menghindari rokok dan paparan asap rokok.

  • Berkonsultasi dengan dokter apabila memiliki faktor risiko kanker prostat yang tidak bisa dikendalikan, seperti faktor usia dan memiliki riwayat keluarga dengan kanker prostat.

 

Perlu diketahui bahwa penyebab dan gejala yang disebutkan di atas tidak spesifik mewakili kondisi kanker prostat secara komprehensif. Penyebab dan gejala tersebut bisa saja serupa dengan kondisi medis atau penyakit lainnya. Maka dari itu, sangat penting untuk memperoleh diagnosis yang tepat dan akurat dengan mengunjungi Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Seluruh tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang dijalani pasien terkait dengan kondisinya bisa berbeda di setiap rumah sakit, tergantung pada fasilitas kesehatan yang tersedia. Dalam hal ini, tenaga medis profesional akan menentukan prosedur pemeriksaan dan pengobatan agar sesuai dengan kondisi medis pasien.

 

Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk memeriksa jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang dapat memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Johns Hopkins Medicine. Prostate Cancer Risk Factors. Diakses pada 2025 | Mayo Clinic. Prostate Cancer Prevention: Ways to Reduce Your Risk. Diakses pada 2025 | WebMD. Prostate Cancer Risk Factors. Diakses pada 2025 | American Cancer Society. Prostate Cancer Risk Factor. Diakses pada 2025 | CA: A Cancer Journal for Clinicians. Cancer Statistics, 2022. Diakses pada 2025 | Nutrition Reviews. Dietary Trans-Fatty Acid Intake in Relation to Cancer Risk: A Systematic Review and Meta-Analysis. Diakses pada 2025 | European Urology. 2022 Update on Prostate Cancer Epidemiology and Risk Factors–A Systematic Review. Diakses pada 2025 |

message

ArticleDetail