Kenali USG Prostat dan Manfaatnya untuk Kesehatan Pria
Kesehatan Tubuh

Kenali USG Prostat dan Manfaatnya untuk Kesehatan Pria

06 April 2026 4 menit waktu baca
usg prostat

Pemeriksaan kesehatan prostat menjadi hal penting, terutama bagi pria yang berusia 50 tahun ke atas atau memiliki faktor risiko tertentu. Salah satu metode yang umum digunakan adalah USG prostat. Melalui USG, dokter dapat mendeteksi berbagai masalah prostat, mulai dari pembesaran prostat jinak (BPH), peradangan (prostatitis), hingga melacak adanya kelainan jaringan yang berpotensi mengarah pada masalah serius seperti kanker prostat. Mari simak informasi lebih lanjut mengenai USG prostat dalam ulasan di bawah ini.

 

Apa Itu USG Prostat?

 

USG prostat disebut juga sebagai transrectal ultrasound scan (TRUS). Prosedur pemeriksaan ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran kondisi prostat melalui rektum. Prosedur ini sering digunakan untuk menilai ukuran, struktur, serta mendeteksi kelainan pada prostat, dan dalam beberapa kasus dikombinasikan dengan biopsi untuk evaluasi lebih lanjut.

 

USG prostat termasuk prosedur minimal invasif yang menjadi standar pemeriksaan prostat karena bisa menghasilkan gambar secara real-time. Meskipun demikian, hasilnya biasanya tetap dikombinasikan dengan pemeriksaan lain untuk menegakkan diagnosis secara menyeluruh.

 

Indikasi USG Prostat

 

Prostat adalah bagian tubuh yang menghasilkan cairan semen, yakni cairan yang memberi nutrisi bagi sperma saat ejakulasi. Prostat terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi saluran kemih (uretra).

 

Itulah sebabnya, jika organ ini mengalami masalah atau membengkak, saluran kemih akan terjepit. Kondisi ini biasanya ditandai dengan kesulitan buang air kecil, seperti pancaran melemah, nyeri saat buang kecil atau ejakulasi, hingga munculnya darah di sperma.

 

Pemeriksaan USG prostat umumnya dilakukan untuk membantu mengevaluasi keluhan atau temuan klinis tertentu. Secara umum, beberapa indikasi utama USG prostat adalah sebagai berikut:

 

  • Kadar PSA (prostate-specific antigen) dalam darah yang tinggi tanpa alasan jelas.

  • Ada benjolan keras, bentuk prostat yang asimetris, atau tekstur yang tidak wajar pada pemeriksaan colok dubur.

  • Evaluasi lebih lanjut pada gejala saluran kemih bawah, seperti aliran urine lemah, sering berkemih, atau rasa tidak tuntas setelah berkemih.

 

Manfaat USG Prostat

 

Secara umum, USG prostat dapat membantu dokter untuk:

 

1. Mendiagnosis Sejumlah Penyakit

 

USG prostat digunakan untuk mengevaluasi berbagai kondisi pada kelenjar prostat, antara lain:

 

  • Prostatitis: Melalui USG, dokter dapat melihat adanya pembengkakan akibat proses inflamasi pada kelenjar prostat.

  • Benign prostatic hyperplasia (BPH): Kondisi pembesaran prostat jinak yang sangat umum terjadi pada pria seiring bertambahnya usia. Melalui USG, dokter bisa mengukur secara presisi volume pembesaran prostat dan seberapa parah jaringan tersebut menjepit saluran kemih di tengahnya.

  • Gangguan saluran kemih bawah: USG akan membantu melihat apakah terdapat penyumbatan, sisa urine yang menumpuk di kandung kemih, atau mungkin adanya batu saluran kemih.

  • Kanker prostat: USG prostat sangat penting untuk mendeteksi area bertekstur abnormal, asimetris, atau area gelap (hypoechoic) yang dicurigai sebagai tempat bertumbuhnya sel kanker, untuk kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sampel (biopsi).

 

2. Mendeteksi Infertilitas pada Pria

 

USG prostat juga dapat memberikan informasi tambahan pada evaluasi infertilitas pria, terutama dalam menilai struktur kelenjar prostat dan saluran reproduksi. Hal ini dapat membantu dokter dalam mengidentifikasi kemungkinan gangguan seperti obstruksi (sumbatan) yang memengaruhi kualitas ejakulasi.

 

3. Mendeteksi Penyebab Sulit Buang Air Kecil

 

Sebuah studi dalam African Journal of Urology (2021) menemukan bahwa kemampuan buang air kecil berkaitan erat dengan ukuran prostat.

 

Oleh karena itu, ketika pasien mengeluhkan masalah ini, dokter dapat menggunakan USG prostat untuk menilai ukuran prostat secara akurat. Informasi ini membantu dokter dalam menentukan apakah pembesaran prostat berperan terhadap gangguan aliran pada saluran kemih, serta dalam merencanakan penatalaksanaan yang sesuai.

 

4. Mendukung Terapi Medis Lain

 

Selain digunakan sebagai pemeriksaan, USG prostat juga bisa mendukung sejumlah terapi berikut ini:

 

  • Memandu biopsi prostat.

  • Membantu perencanaan terapi pada pembesaran prostat.

  • Memeriksa sekaligus mengeluarkan abses prostat.

  • Memandu pemasangan marker sebelum radioterapi.

 

Prosedur USG Prostat

 

Sebelum menjalani prosedur ini, dokter biasanya memberikan instruksi untuk menghentikan konsumsi obat pengencer darah, seperti warfarin atau aspirin, untuk meminimalkan risiko perdarahan. Pasien mungkin juga disarankan untuk berpuasa atau hanya mengonsumsi makanan ringan dan minuman bening.

 

Berikut langkah-langkah USG prostat yang umum dilakukan:

 

  • Pasien biasanya diminta dalam posisi miring dengan lutut ditekuk untuk memudahkan akses ke area rektum.

  • Alat USG berbentuk probe kecil dimasukkan secara perlahan melalui rektum untuk memperoleh gambaran prostat secara langsung.

  • Selama pemeriksaan, gelombang suara digunakan untuk menampilkan struktur prostat secara real-time di monitor, sehingga dokter dapat menilai ukuran, bentuk, dan kemungkinan kelainan.

  • Jika diperlukan, prosedur ini dapat dikombinasikan dengan tindakan lain seperti pengambilan sampel jaringan (biopsi) dengan panduan USG.

 

Apakah USG Prostat Terasa Nyeri?

 

Pada beberapa orang, prosedur ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman saat probe dimasukkan, namun umumnya masih bisa ditoleransi. Rasa nyeri dapat terjadi dalam sementara waktu saja.

 

Risiko Efek Samping USG Prostat

 

USG prostat adalah prosedur minimal invasif yang aman dilakukan. Namun, seperti prosedur medis lain, tindakan ini tetap berisiko menimbulkan sejumlah efek samping. Efek samping ini umumnya muncul terutama jika USG prostat dibarengi dengan prosedur biopsi. Menurut penelitian dalam Journal of Clinical Medicine (2024), USG prostat dapat menyebabkan sejumlah komplikasi ringan hingga sedang, seperti:

 

  • Hematochezia (keluarnya darah melalui anus).

  • Hematuria (darah dalam urine).

  • Hematospermia (darah dalam semen).

  • Perdarahan rektal.

 

Itulah penjelasan mengenai USG prostat yang perlu diketahui. Setiap rumah sakit bisa memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan prostat yang berbeda. Tenaga medis akan menyesuaikan prosedur dengan kondisi medis masing-masing pasien agar penanganan lebih tepat dan aman bagi setiap individu.

 

Karena itu, jika ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan ini atau memiliki kondisi terkait kanker prostat, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Urologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Untuk membuat janji temu dengan Dokter Spesialis Urologi, Anda dapat memanfaatkan fitur yang tersedia di aplikasi MySiloam. Melalui aplikasi ini, Anda juga dapat melihat riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Journal of Clinical Medicine. Current Approach to Complications and Difficulties during Transrectal Ultrasound-Guided Prostate Biopsies. Diakses pada 2026 | Translational Andrology and Urology. The accuracy of prostate cancer diagnosis in biopsy-naive patients using combined magnetic resonance imaging and transrectal ultrasound fusion-targeted prostate biopsy. Diakses pada 2026 | Johns Hopkins Medicine. What is a prostate/rectal ultrasound?. Diakses pada 2026 | Cancer Research UK. Transrectal ultrasound scan (TRUS) and biopsy for prostate cancer. Diakses pada 2026 | Ultrasonography. Comparative study of standard and small transrectal transducers for prostate ultrasonography. Diakses pada 2026 | Cleveland Clinic. Prostate Ultrasound and Biopsy. Diakses pada 2026 | Radiology of the Lower Urinary Tract. Ultrasound of the Prostate. Diakses pada a026 | Cureus. Advanced Sonographic Techniques in the Comprehensive Evaluation and Diagnosis of Male Infertility. Diakses pada 2026 | African Journal of Urology. Correlation of prostate volume with severity of lower urinary tract symptoms as measured by international prostate symptoms score and maximum urine flow rate among patients with benign prostatic hyperplasia. Diakses pada 2026 |

Dokter Kami
dr-eric-sebastian-hutauruk-spu

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Eric Sibastian Hutauruk, SpU, FICS, FICRS

Urologi

Spesialis Urologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-bobby-sutojo-

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Bobby Sutojo, SpU

Urologi

Spesialis Urologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-stefanus-cahyo-ariwicaksono-spu

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Stefanus Cahyo Ariwicaksono, SpU

Urologi

Spesialis Urologi


Siloam Hospitals Ambon

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail