Patah Tulang Belakang: Gejala, Faktor Risiko & Cara Mencegah
Kesehatan Tubuh

Patah Tulang Belakang: Gejala, Faktor Risiko & Cara Mencegah

02 Mei 2025 2 menit waktu baca
patah tulang belakang

Patah tulang belakang adalah kondisi ketika tulang belakang mengalami patah atau retak (fraktur). Kondisi tersebut perlu diperhatikan secara serius karena termasuk jenis patah tulang yang lebih parah dibanding patah tulang lain di tubuh. 

 

Hal ini dikarenakan patah tulang belakang dapat menyebabkan trauma pada saraf tulang belakang yang berujung pada terganggunya beberapa fungsi tubuh, seperti hilangnya rasa raba (sensorik), kekuatan otot (motorik), dan sistem gerak.

 

Biasanya patah tulang dapat disebabkan oleh beragam hal, antara lain trauma (kecelakaan, jatuh, olahraga, maupun tindak kekerasan), osteoporosis, dan tumor tulang baik yang berasal dari tulang belakang maupun keganasan di tempat lain. 

 

Maka dari itu, penting untuk lebih waspada dengan mengenali gejalanya, memperhatikan faktor risiko, dan sebisa mungkin melakukan langkah pencegahan dini.

 

Gejala Patah Tulang Belakang

 

Gejala patah tulang belakang dapat berbeda bagi setiap orang tergantung pada kondisi kesehatan, tingkat keparahan, dan lokasi spesifik tulang yang patah atau retak. Berikut gejala patah tulang yang umum dialami:

 

  • Sakit dan nyeri punggung hebat, terutama saat beraktivitas dan bergerak.
  • Pembengkakan di lokasi tulang patah.
  • Kesulitan berjalan.
  • Perubahan bentuk atau tampak cacat pada tulang belakang, seperti melengkung.
  • Kekakuan otot punggung, dekat dengan lokasi tulang patah atau fraktur.

 

Selain yang disebutkan di atas, terdapat beberapa gejala lain yang mungkin dialami seperti mati rasa, kesemutan, lemah pada anggota gerak tubuh, serta terkadang terjadi kelumpuhan (paralisis). Biasanya gejala-gejala ini dapat terjadi karena patah tulang belakang telah mempengaruhi kinerja saraf belakang.

 

Faktor Risiko Patah Tulang Belakang

 

Pada dasarnya setiap orang memiliki resiko patah tulang belakang, tapi dalam banyak kasus terdapat beberapa faktor risiko tertentu yang membuat seseorang lebih rentan terkena kondisi ini. Berikut faktor resiko patah tulang belakang:

 

1. Usia

 

Patah tulang belakang lebih rentan dialami oleh orang lanjut usia (lansia) karena keseimbangan tubuh sudah berkurang, sehingga menyebabkan lansia lebih mudah terjatuh.

 

2. Jenis Kelamin

 

Wanita, terutama yang telah memasuki masa menopause lebih berisiko mengalami patah tulang belakang jika dibandingkan dengan pria.

 

3. Gaya Hidup

 

Orang dengan pekerjaan yang membutuhkan angkat beban yang cukup berat dan sering duduk lama dengan posisi tidak baik akan rentan terkena patah tulang belakang.

 

Cara Mencegah Patah Tulang Belakang

 

Patah tulang dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat sehari-hari, seperti perbanyak konsumsi makanan kaya kalsium dan vitamin D, rutin olahraga dan pilih jenis olahraga yang mampu meningkatkan keseimbangan tubuh, serta menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol. 

 

Mari terapkan langkah-langkah sehat ini dalam kehidupan sehari-hari mulai dari sekarang untuk menjaga kesehatan tulang sekaligus terhindari dari resiko patah tulang belakang di kemudian hari.

 

Bila Anda mengalami gejala-gejala patah tulang belakang di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospital terdekat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan medis secara tepat.

 

Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Radiology Digital Booking

Dokter Kami
dr-i-made-artana-m-biomed-spot-

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. I Made Artana, M.Biomed, SpOT(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Tulang Belakang


Siloam Hospitals Mataram

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail