Berapa Lama Fase Penyembuhan Cedera ACL? Ini Dia Penjelasannya
Kesehatan Tubuh

Berapa Lama Fase Penyembuhan Cedera ACL? Ini Dia Penjelasannya

19 April 2025 5 menit waktu baca
fase penyembuhan acl

Anterior cruciate ligament atau ACL adalah ligamen yang berfungsi menjaga stabilitas lutut dan keseimbangan tubuh. Maka dari itu, ketika ACL mengalami cedera, hal tersebut bisa memengaruhi kemampuan seseorang untuk bergerak atau melakukan aktivitas fisik tertentu. Cedera ini tergolong sebagai cedera yang cukup serius, sehingga fase penyembuhan cedera ACL biasanya membutuhkan waktu selama beberapa bulan.

 

Lama waktu pemulihan cedera ACL cenderung bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan dan tindakan perawatan yang dilakukan oleh dokter dalam menangani kondisi tersebut. Misalnya, jika cedera ACL tergolong ringan dan tidak membutuhkan tindakan operasi, masa pemulihannya membutuhkan waktu selama kurang lebih 3 bulan.

 

Sementara itu, cedera ACL yang cukup serius hingga membutuhkan tindakan operasi biasanya membutuhkan waktu pemulihan sampai dengan 9 bulan. Untuk mengetahui fase penyembuhan cedera ACL selengkapnya, mari simak artikel berikut ini sampai tuntas.

 

Fase Penyembuhan Cedera ACL tanpa Tindakan Operasi

 

Pada beberapa kasus, seperti jika pasien rela berhenti melakukan olahraga tingkat tinggi, mengalami robekan ACL sebagian (partial ACL tear) yang bisa sembuh dengan sendirinya. Selain itu, jika pasien berada pada usia yang berisiko tinggi untuk menjalani tindakan operasi, dokter mungkin juga dapat memutuskan untuk tidak melakukan pembedahan dalam menangani cedera ACL.

 

Dalam hal ini, dokter dapat menyarankan pasien untuk melakukan fisioterapi guna mengembalikan kekuatan dan fungsi tubuh secara keseluruhan, mencegah kekakuan otot dan sendi, serta mencegah risiko cedera lutut lainnya akibat ketidakstabilan ACL.

 

Fase penyembuhan ACL tanpa tindakan operasi bisa berbeda-beda pada setiap individu. Namun, masa pemulihan partial ACL injury umumnya berlangsung selama kurang lebih 3 bulan, terutama jika pasien melakukan terapi fisik secara rutin.

 

Selama masa pemulihan, pasien perlu menghindari menahan beban berat pada area tubuh yang mengalami cedera. Pasien mungkin juga disarankan untuk menggunakan kruk atau kursi roda jika diperlukan. Selain itu, dokter mungkin juga dapat meresepkan obat pereda nyeri, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) guna membantu mengurangi rasa nyeri akibat cedera.

 

Fase Penyembuhan Cedera ACL setelah Tindakan Operasi

 

Apabila pasien mengalami cedera ACL yang cukup parah, maka diperlukan tindakan operasi ACL untuk menangani kondisi tersebut. Adapun fase penyembuhan ACL setelah tindakan operasi biasanya memakan waktu setidaknya 9 bulan yang dibagi menjadi 3 fase, yaitu fase early healing, proliferative, dan ligamentization. Fase penyembuhan ini juga dapat berbeda-beda pada setiap pasien. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

 

1. Minggu ke-1 sampai ke-2

 

Setelah menjalani tindakan operasi, kemungkinan besar pasien akan mengalami pembengkakan dan nyeri pada bagian tubuh yang mendapatkan penanganan. Selama waktu tersebut, pasien disarankan untuk meletakkan kompres dingin pada bagian tubuh yang bengkak serta menghindari aktivitas fisik apa pun yang berisiko memperburuk rasa nyeri, seperti naik-turun tangga dan mengangkat beban berat.

 

Dalam kebanyakan kasus, terapi rehabilitasi dapat dimulai pada beberapa hari setelah tindakan operasi, terutama jika pembengkakan dan rasa nyeri sudah berkurang. Terapis mungkin akan merekomendasikan pasien untuk jalan santai, menggunakan sepeda statis, dan latihan kekuatan secara bertahap.

 

Sebagian pasien dapat berhenti menggunakan kruk dalam waktu 2 minggu pascaoperasi ACL. Selain itu, penggunaan obat pereda nyeri biasanya akan dihentikan sekitar 9 hari setelah operasi. Pasien umumnya dapat kembali bekerja (yang hanya melibatkan aktivitas fisik ringan) pada 7–11 hari setelah operasi.

 

2. Minggu ke-3 sampai ke-6

 

Kebanyakan pasien sudah bisa bergerak dengan normal pada minggu ke-6 setelah operasi, namun masih belum bisa melakukan aktivitas yang melibatkan fleksi lutut (gerakan menekuk  lutut) terlalu dalam. Selama rentang waktu ini, ahli terapi fisik akan fokus pada melatih keseimbangan dan proprioception (indra yang memproses informasi mengenai gerakan dan posisi tubuh) pasien.

 

Pasien juga diarahkan untuk mulai melakukan latihan kekuatan dasar yang bertujuan untuk memperkuat otot paha depan, paha belakang, dan otot di sekitar lutut lainnya agar dapat mendukung lutut dengan baik.

 

3. Bulan ke-2 sampai ke-3

 

Memasuki bulan ke-2 pascaoperasi, pasien mungkin sudah bisa melakukan aktivitas tertentu secara bertahap selama telah mendapatkan izin dari fisioterapis. Pada fase ini, fisioterapis dapat mengenalkan kembali beberapa aktivitas yang melibatkan gerakan seperti mendaki atau bersepeda.

 

Namun, pasien tetap perlu menghindari aktivitas yang memerlukan gerakan memutar dengan cepat. Pada bulan ke-3 pascaoperasi, pasien akan difokuskan pada latihan tertentu, seperti joging berdurasi singkat, lalu secara bertahap dilanjutkan dengan berlari dalam jangka waktu yang lebih lama.

 

4. Bulan ke-3 sampai ke-9

 

Kemudian, pada bulan ke-3 sampai ke-9 pascaoperasi, ahli terapi fisik mulai memperkenalkan kembali gerakan-gerakan tertentu secara bertahap, seperti melompat dan gerakan menyamping. Fisioterapis juga dapat menambahkan aktivitas khusus terkait dengan jenis olahraga yang dilakukan oleh pasien. Misalnya, jika pasien ingin kembali bermain sepak bola, fisioterapis dapat mengarahkan pasien untuk latihan tendangan ringan atau menggiring bola.

 

Perlu diingat, sebelum kembali berolahraga, pasien perlu mendapatkan izin dari dokter spesialis rehabilitasi medik dan dokter spesialis ortopedi terlebih dahulu. Sebab, jika kondisi pasien masih belum pulih sepenuhnya untuk melakukan aktivitas fisik berat, berolahraga terlalu dini berisiko menyebabkan terjadinya cedera kembali (reinjury).

 

Demikian informasi mengenai fase penyembuhan cedera ACL baik dengan maupun tanpa tindakan operasi yang penting untuk diperhatikan. Perlu diingat, fase penyembuhan cedera ACL dapat berbeda pada masing-masing pasien. Untuk mengoptimalkan fase penyembuhan cedera ACL secara keseluruhan, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik dari Siloam Hospitals.

 

Sebagai informasi, setiap tahapan pemeriksaan dan metode pengobatan yang Anda jalani terkait cedera ACL dapat berbeda bergantung pada fasilitas kesehatan masing-masing rumah sakit. Tenaga medis profesional akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang disesuaikan dengan kondisi medis setiap pasien. 


Jika direkomendasikan oleh dokter, Anda juga bisa memesan paket Fisioterapi dalam layanan Siloam at Home untuk memperoleh layanan terapi fisik di rumah yang dapat membantu proses pemulihan pascacedera ACL. Pemesanan paket Fisioterapi dapat dilakukan secara mudah melalui aplikasi MySiloam.

 

Siloam at Home (1)

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail