Mengenal Cedera ACL, Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Cedera ACL, Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

19 Mei 2026 5 menit waktu baca
mengenal cedera acl

 

Cedera ACL adalah kerusakan pada ligamen utama yang terletak di bagian dalam lutut. Ligamen ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas lutut dan keseimbangan tubuh, sehingga cedera ACL yang terjadi dapat memengaruhi kemampuan bergerak dan aktivitas fisik penderitanya. Cedera ACL merupakan salah satu kondisi yang perlu diwaspadai oleh para atlet, terutama pada jenis olahraga yang memerlukan gerakan tiba-tiba, perubahan arah cepat, dan aktivitas fisik intens.

 

Jika tidak segera ditangani, cedera ACL berisiko menyebabkan komplikasi yang lebih serius, seperti pengapuran tulang pada lutut. Lantas, bagaimana cara mengobati cedera ACL? Mari pahami selengkapnya dalam artikel berikut ini.

 

Apa Itu Cedera ACL?

 

Cedera anterior cruciate ligaments (ACL) terjadi ketika ligamen cruciate anterior di lutut robek atau meregang secara berlebihan. ACL merupakan salah satu ligamen utama di lutut yang berfungsi untuk menstabilkan gerakan tulang di sekitarnya. Cedera ini sering kali disebabkan oleh perubahan mendadak dalam arah persendian lutut yang ditandai dengan nyeri dan pembengkakan.

 

Seperti disebutkan di atas, sebagian besar kasus cedera ACL dialami oleh atlet, terutama dalam olahraga berintensitas tinggi, seperti sepak bola dan basket. Selain itu, perempuan lebih sering mengalami cedera ACL jika dibandingkan dengan laki-laki. Hal ini diduga berkaitan dengan perbedaan struktur pada sendi lutut serta massa otot di sekitar sendi yang lebih sedikit pada perempuan.

 

Penyebab Cedera ACL

 

Cedera pada anterior cruciate ligaments sering kali disebabkan oleh beberapa situasi atau kejadian, seperti:

 

  • Tabrakan atau benturan.

  • Berganti arah atau berhenti bergerak secara tiba-tiba.

  • Teknik melompat dan mendarat yang tidak sempurna.

  • Aktivitas olahraga dengan intensitas tinggi.

 

Faktor Risiko Cedera ACL

 

Meski dapat dialami oleh siapa saja, beberapa faktor yang diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera ACL adalah:

 

  • Berjenis kelamin wanita.

  • Kelemahan ligamen bawaan.

  • Melakukan aktivitas fisik atau olahraga berintensitas tinggi.

  • Menggunakan sepatu dengan ukuran yang tidak sesuai.

  • Mengenakan peralatan olahraga yang kurang memadai.

  • Tidak melakukan pemanasan sebelum aktivitas fisik berat.

 

Gejala Cedera ACL

 

Cedera pada anterior cruciate ligament dapat menimbulkan berbagai gejala yang memengaruhi kesehatan dan kualitas hidup penderitanya. Adapun beberapa gejala yang mungkin dialami oleh seseorang yang mengalami cedera ACL adalah:

 

  • Terdengar bunyi letupan “pop” saat cedera terjadi.

  • Lutut terasa tidak stabil.

  • Nyeri tajam pada lutut.

  • Lutut memar.

  • Pembengkakan lutut.

  • Lutut kaku hingga sulit digerakkan.

  • Persendian lutut terasa lunak.

  • Sensasi hangat pada lutut.

  • Kesulitan berjalan.

 

Diagnosis Cedera ACL

 

Untuk menegakkan diagnosis, dokter terlebih dahulu melakukan anamnesis (wawancara medis) untuk mengetahui gejala serta riwayat kesehatan pasien dan keluarganya. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik yang mencakup tes gerakan lutut. Tes ini bertujuan untuk menilai kemampuan gerak dan mendeteksi pembengkakan serta rasa nyeri pada pasien. 

 

Setelah itu, dokter mungkin juga akan merekomendasikan pasien menjalani beberapa tes yang termasuk dalam pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, seperti:

 

  • Tes Lachman: Dilakukan saat pemeriksaan fisik, bertujuan untuk mendeteksi robekan ACL.

  • Tes Drawer: Dilakukan saat pemeriksaan fisik, bertujuan untuk memeriksa keutuhan ACL dan posterior cruciate ligament (PCL). 

  • Rontgen: Untuk memeriksa adanya kemungkinan patah tulang di area lutut.

  • USG: Untuk memberikan gambaran detail tentang ligamen, sendi, jaringan lunak, dan tendon di sekitar lutut.

  • MRI: Untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kerusakan ligamen.

 

Komplikasi Cedera ACL

 

Cedera pada ACL yang tidak diobati atau tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan penderitanya mengalami komplikasi serius, seperti osteoarthritis lutut. Bahkan setelah menjalani operasi rekonstruksi ligamen, risiko tersebut tetap ada. Diketahui, terdapat beberapa faktor yang berperan dalam meningkatkan kemungkinan osteoarthritis setelah cedera ACL, di antaranya tingkat keparahan cedera awal, cedera pada struktur lutut lainnya, dan tingkat aktivitas setelah pemulihan.

 

Pengobatan Cedera ACL

 

Apakah cedera ACL harus dioperasi? Cedera ACL dapat diatasi dengan tindakan nonbedah, bedah, dan proses rehabilitasi. Pemilihan jenis tindakan ini bergantung pada kebutuhan dan kondisi spesifik dari setiap pasien. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

1. Nonbedah

 

Ligamen lutut yang robek hanya bisa disembuhkan dengan tindakan operasi. Namun, tindakan nonbedah juga dapat menjadi pilihan untuk pasien berusia lanjut atau untuk orang yang jarang bergerak. Beberapa opsi cara menyembuhkan cedera ACL tanpa operasi yaitu:

 

  • Bracing: Penggunaan brace bertujuan untuk menjaga kestabilan lutut.

  • Terapi fisik (fisioterapi): Untuk mengurangi pembengkakan dan memulihkan fungsi lutut melalui latihan khusus.

 

2. Bedah

 

Tindakan bedah umumnya direkomendasikan bagi atlet atau pasien yang ingin kembali melakukan aktivitas fisik dengan leluasa. Tindakan ini melibatkan rekonstruksi ACL dengan menggantikan ligamen yang rusak menggunakan graft, yang biasanya diambil dari bagian tubuh lain.

 

3. Rehabilitasi

 

Rehabilitasi memegang peranan penting, baik setelah tindakan bedah maupun nonbedah untuk memastikan pemulihan yang optimal. Proses rehabilitasi biasanya akan memakan waktu selama 6–9 bulan. Rehabilitasi biasanya dilakukan dengan terapi fisik yang bertujuan untuk memulihkan kekuatan otot dan membantu pasien kembali ke mobilitas normal.

 

Sebelum mengambil keputusan medis, sebagian pasien mungkin merasa perlu mencari second opinion untuk memantapkan rencana pengobatan untuk cedera ACL. Dalam situasi ini, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis lain untuk memastikan bahwa terapi yang disarankan sudah sesuai dengan kondisinya.

 

Pencegahan Cedera ACL

 

Pencegahan cedera ligamen ACL melibatkan serangkaian langkah yang bertujuan untuk menjaga kesehatan sendi lutut. Adapun beberapa langkah preventif yang diketahui dapat membantu melindungi ligamen ACL dari risiko cedera, antara lain:

 

  • Melakukan teknik lompat yang benar.

  • Latihan fisik untuk memperkuat otot inti.

  • Latihan fisik untuk memperkuat otot kaki.

  • Latihan fisik khusus untuk meningkatkan fleksibilitas sendi lutut saat berputar.

 

Penting untuk diingat bahwa informasi di atas bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Beberapa penyebab serta gejala yang disebutkan juga tidak secara spesifik mewakili cedera ACL karena mungkin mengindikasikan kondisi lainnya.

 

Proses, metode, dan opsi pengobatan di setiap rumah sakit pun dapat berbeda, tergantung pada kondisi medis pasien serta fasilitas kesehatan yang dimiliki. Oleh karena itu, saat memilih rumah sakit ortopedi terbaik, pastikan Anda mempertimbangkan rekomendasi tepercaya dan layanan kesehatan unggulan sebagai bagian penting dalam menentukan pilihan pengobatan maupun mendapatkan second opinion.

 

Tidak perlu ke luar negeri, dengan teknologi medis yang canggih dan tim dokter berpengalaman, Anda dapat memperoleh tinjauan medis yang lengkap di Indonesia. Segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Orthopaedi (Tulang) dan Traumatologi di Siloam Hospitals terdekat apabila mengalami gejala yang mengarah pada cedera ACL, seperti lutut terasa nyeri disertai pembengkakan dan kekakuan yang tak kunjung membaik.


Untuk mendapatkan layanan kesehatan berstandar internasional dengan lebih mudah dan nyaman, gunakan layanan Siloam Medical Concierge yang siap membantu Anda memperoleh informasi mengenai jadwal dokter, pemeriksaan medis, dan fasilitas rumah sakit yang dibutuhkan. Mari, ambil langkah perjalanan kesembuhan Anda, di sini, di Indonesia.

 

 

second opinion penanganan komprehensif

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail