Kesehatan Tubuh
Ketahui 5 Akibat Main Petasan dan Kembang Api Bagi Kesehatan

Table of Contents
Kembang api dan petasan sering kali digunakan untuk memeriahkan acara-acara khusus, seperti perayaan tahun baru atau festival hiburan. Meski begitu, penting bagi setiap individu untuk berhati-hati karena akibat main petasan dan kembang api yang dapat membahayakan gangguan kesehatan.
Lantas, apa saja akibat main petasan dan kembang api yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh? Mari simak ulasan lengkap mengenai dampak kembang api dan petasan melalui ulasan di bawah ini.
Akibat Main Petasan dan Kembang Api bagi Kesehatan
Meski menyenangkan, bermain petasan dan kembang api perlu dilakukan dengan berhati-hati karena berisiko menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Berikut adalah sejumlah bahaya main petasan dan kembang api yang perlu diwaspadai:
1. Meningkatkan Risiko Luka Bakar
Akibat main petasan yang pertama adalah dapat meningkatkan risiko terkena luka bakar. Kondisi ini dapat terjadi ketika percikan atau residu petasan mengenai permukaan kulit, rambut, tangan, atau bagian tubuh lainnya.
Bahkan, tingkat keparahan luka bakar tersebut dapat semakin memburuk jika ledakan petasan terjadi di dekat tubuh. Selain itu, bermain kembang api juga berpotensi mencederai orang lain jika tidak diarahkan dengan tepat.
2. Memicu Kejang pada Penderita Epilepsi
Efek suara petasan yang perlu diwaspadai berikutnya adalah dapat memicu kambuhnya gejala pada penderita epilepsi. Epilepsi merupakan gangguan sistem saraf pusat yang terjadi karena adanya aktivitas listrik berlebihan di dalam otak.
Ledakan petasan cenderung menimbulkan suara yang cukup keras sehingga berisiko meningkatkan aktivitas listrik di otak yang memicu kambuhnya gejala epilepsi, seperti kejang hingga penurunan kesadaran secara tiba-tiba.
3. Meningkatkan Risiko Gangguan Pernapasan
Petasan dan kembang api terbuat dari bahan peledak yang dapat menghasilkan berbagai polutan udara saat dinyalakan, seperti karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), dan sulfur dioksida (SO2).
Apabila terhirup oleh manusia dalam jumlah banyak, senyawa tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai macam gangguan pernapasan, seperti sesak napas, bronkitis, infeksi saluran napas atas, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), hingga kanker paru-paru.
4. Memicu Gangguan Pendengaran
Gangguan pendengaran merupakan salah satu akibat main petasan yang sering terjadi. Bunyi ledakan petasan yang bising dan keras berisiko menyebabkan cedera pada sistem pendengaran, di mana kondisi tersebut lebih dikenal dengan istilah trauma akustik atau noise induced hearing loss akut.
Salah satu gejala yang umum dialami oleh seseorang dengan trauma akustik adalah gangguan pendengaran dan telinga berdenging atau tinnitus. Bahkan, pada kasus yang lebih serius, bunyi petasan yang terlalu keras dapat menyebabkan gendang telinga pecah.
5. Berisiko Menyebabkan Masalah Penglihatan
Masalah penglihatan juga menjadi salah satu akibat main petasan yang perlu diwaspadai. Ledakan petasan dan kembang api biasanya akan menyisakan serpihan atau residu bahan kimia. Serpihan tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu luka bakar pada kornea yang berujung pada kebutaan jika mengenai mata secara langsung.
6. Kebakaran
Kembang api yang mengenai rumah penduduk atau tumbuhan, dapat menyebabkan kebakaran dan merusak lingkungan sekitar. Selain kebakaran, bahaya kesehatan seperti masalah saluran pernapasan dan luka bakar sangat mungkin terjadi.
Tips Bermain Petasan yang Aman
Sebagai upaya menghindari bahaya kembang api dan petasan, penting bagi setiap individu untuk berhati-hati selama memainkannya. Adapun beberapa tips bermain petasan yang aman dilakukan adalah sebagai berikut:
-
Baca komposisi dan petunjuk penggunaan pada kemasan. Umumnya, kembang api yang legal dan aman akan menampilkan petunjuk penggunaannya dengan jelas.
-
Nyalakan kembang api di ruang terbuka dan jauh dari pemukiman padat penduduk. Selain itu, jauhkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar, seperti bahan bakar minyak, peralatan elektronik, kertas, dan lain-lain.
-
Dampingi dan awasi anak-anak yang bermain kembang api.
-
Hindari bermain kembang api seraya berlarian karena dapat memicu kontak langsung dengan permukaan kulit sehingga berisiko menyebabkan luka bakar.
-
Siapkan wadah yang berisi air untuk memadamkan kembang api sebelum dibuang ke tempat sampah.
-
Simpan sisa kembang api yang tidak terpakai pada tempat yang kering dan sejuk.
Jika Anda mengeluhkan gejala yang tidak biasa setelah bermain kembang api, segera mengunjungi Siloam Hospital terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan dengan berkonsultasi langsung dengan dokter yang akan memeriksa kondisi Anda secara langsung dan memberikan tindakan yang tepat kepada Anda.
Anda juga dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.
Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan secara mudah dan cepat. Segera miliki aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







