Kesehatan Tubuh
Pahami Hubungan antara Penyakit Asam Urat dan Diabetes

Table of Contents
Pada dasarnya, diabetes dan asam urat merupakan dua kondisi yang berbeda. Namun, rupanya terdapat hubungan antara asam urat dengan diabetes. Pasalnya, seseorang yang menderita penyakit diabetes berisiko lebih tinggi mengidap penyakit asam urat, begitu pula sebaliknya.
Lantas, seperti apa hubungan asam urat dengan diabetes? Mari simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Hubungan Asam Urat dengan Diabetes
Hubungan asam urat dengan diabetes diduga berkaitan dengan resistensi insulin. Di mana, resistensi insulin memainkan peran penting pada dua kondisi tersebut.
A. Apa itu Resistensi Insulin?
Perlu diketahui terlebih dahulu, insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh organ pankreas. Hormon ini berfungsi untuk memberikan sinyal kepada sel-sel di otot, lemak, dan hati untuk mengambil glukosa dalam darah dan mengubahnya menjadi glikogen dan trigliserida sebagai sumber energi yang disimpan dalam tubuh.
Resistensi insulin terjadi ketika sel-sel di dalam tubuh tidak dapat merespons terhadap kerja hormon insulin dengan baik, sehingga penyerapan glukosa tidak berjalan dengan optimal. Akibatnya, kadar gula darah di dalam tubuh mengalami peningkatan.
B. Diabetes dan Resistensi insulin
Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula darah terlalu tinggi. Hal ini bisa terjadi karena tubuh tidak menghasilkan cukup hormon insulin atau tubuh tidak mampu merespons kerja hormon insulin secara efektif (resistensi insulin).
C. Penyakit Asam Urat dan Resistensi Insulin
Lantas, apa korelasi resistensi insulin dengan asam urat? Perlu diketahui bahwa penumpukan asam urat di dalam tubuh tidak hanya dapat menyebabkan penyakit asam urat, tetapi juga dapat memperburuk kondisi resistensi insulin.
Memburuknya kondisi resistensi insulin itulah yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit diabetes. Dengan kata lain, kadar asam urat tinggi di dalam tubuh secara tidak langsung dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit diabetes.
Selain itu, ada beberapa faktor lain yang juga berperan dalam hubungan asam urat dengan diabetes, di antaranya:
-
Kelebihan berat badan: Sebagian besar pengidap diabetes mengalami kegemukan (obesitas). Berat badan berlebih dapat menyebabkan kemampuan ginjal dalam mengeluarkan asam urat menjadi lebih lambat, sehingga pengidap diabetes yang juga disertai dengan obesitas memiliki risiko lebih besar mengalami penyakit asam urat.
-
Kondisi medis lainnya: Umumnya pengidap diabetes tipe 2 juga memiliki penyakit tekanan darah tinggi. Kedua kondisi ini berpengaruh terhadap peningkatan kadar asam urat dan berkaitan dengan resistensi insulin. Selain itu, asam urat dan diabetes juga mempunyai keterkaitan dengan penyakit jantung serta gangguan pada ginjal.
-
Usia: Asam urat dan diabetes sama-sama sering terjadi pada seseorang yang sudah berusia 45 tahun ke atas.
Cara Mengontrol Diabetes dan Penyakit Asam Urat
Meski merupakan dua penyakit yang berbeda, baik penyakit diabetes maupun penyakit asam urat dapat dikontrol dengan cara menerapkan gaya hidup sehat, seperti:
-
Menerapkan pola makan sehat dengan gizi seimbang.
-
Melakukan diet yang sesuai dengan kebutuhan tubuh.
-
Mengurangi konsumsi makanan tinggi purin, seperti makanan laut, jeroan, dan daging merah.
-
Menghindari minuman beralkohol, minuman bersoda, dan kebiasaan merokok.
-
Berolahraga secara rutin.
-
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Lakukan Pemeriksaan Asam Urat secara Berkala di Siloam Hospitals
Selain menerapkan sejumlah gaya hidup di atas, Anda pun dapat mengontrol penyakit diabetes dan penyakit asam urat dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Siloam Hospitals menyediakan paket pemeriksaan asam urat serta berbagai pilihan pemeriksaan kadar gula darah.
Pemeriksaan Asam urat dari Siloam Hospitals bertujuan untuk mengetahui kadar asam urat di dalam darah serta mendeteksi risiko radang sendi dan batu ginjal. Pemeriksaan ini juga dapat digunakan untuk memantau kadar asam urat pada Paket Laboratoriumerita kanker.
Sebelum menjalani pemeriksaan asam urat, pasien harus berpuasa selama 12 jam sebelum pengambilan darah. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel darah dari pembuluh darah lengan menggunakan jarum suntik.
Anda dapat melakukan pemesanan paket pemeriksaan asam urat atau Cek Laboratorium lainnya secara lebih praktis menggunakan fitur Siloam Digital Lab & Radiologi dan melihat hasil tes tersebut melalui fitur Patient Portal yang kini tersedia di aplikasi MySiloam.
Aplikasi MySiloam juga memungkinkan Anda untuk menemukan Siloam Hospitals terdekat, melihat jadwal praktik dokter, melakukan Self Check In agar memudahkan Anda check in, hingga antre secara online sehingga Anda tidak perlu antre berlama-lama di rumah sakit. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







