Kesehatan Tubuh
Jam Makan yang Baik untuk Penderita Asam Lambung, Pagi-Malam!

Table of Contents
Kambuhnya penyakit asam lambung dapat disebabkan karena waktu makan yang tidak tepat. Inilah salah satu alasan pentingnya mengetahui jam makan yang baik untuk penderita asam lambung. Selain memperhatikan jam makan, penderita juga perlu mengetahui apa saja makanan yang aman dikonsumsi guna mencegah naiknya asam lambung.
Mari simak ulasan mengenai rekomendasi jam makan dan beberapa makanan yang baik untuk penderita asam lambung.
Jam Makan yang Baik untuk Penderita Asam Lambung
Untuk menghindari kambuhnya gejala penyakit asam lambung atau GERD, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jadwal makan untuk penderita asam lambung. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Pagi Hari
Waktu makan yang baik untuk penderita asam lambung di pagi hari adalah pukul 06.00–08.00 atau sebelum pukul 09.00 pagi. Salah satu manfaat sarapan adalah untuk memenuhi kebutuhan energi sebelum memulai aktivitas. Pilihlah menu sarapan rendah lemak, seperti sereal, oatmeal, dan pisang.
Setelah sarapan, berikan jeda beberapa saat dan lanjutkan dengan mengonsumsi camilan antara pukul 09.30–11.30 agar perut tidak terlalu kosong. Beberapa rekomendasi camilan sehat adalah kentang rebus, roti gandum, serta buah-buahan, seperti pepaya.
2. Siang Hari
Jam makan yang baik untuk penderita asam lambung pada siang hari adalah pukul 12.00–13.00. Jam tersebut biasanya merupakan waktu istirahat bagi para pekerja maupun siswa sehingga penderita GERD dapat memanfaatkan waktunya untuk makan siang.
Ketika makan siang, usahakan untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang agar kebutuhan protein dan karbohidrat terpenuhi. Menu makan siang yang direkomendasikan adalah nasi, ayam, ikan, daging, telur, dan sayur. Usahakan untuk makan secara perlahan dengan porsi yang cukup.
3. Sore Hari
Sore hari sekitar pukul 16.00 juga menjadi jam makan yang baik untuk penderita asam lambung. Pada waktu ini, penderita penyakit asam lambung dapat mengisi perut dengan makanan ringan, seperti bubur kacang hijau, air kelapa, atau kacang-kacangan.
Jam Makan Malam yang Baik untuk Penderita Asam Lambung
Secara umum, penderita asam lambung seperti GERD dianjurkan untuk mengatur jeda waktu 2–3 jam antara makan terakhir dan waktu tidur. Memberikan jeda waktu tidur setelah makan bertujuan agar makanan dapat dicerna dengan baik sebelum tidur sehingga mencegah isi lambung naik ke kerongkongan yang menyebabkan gejala asam lambung.
Jam makan malam yang dianjurkan bagi penderita asam lambung adalah 3 jam sebelum waktu tidur. Sebenarnya, jam makan malam dapat disesuaikan dengan waktu tidur sehari-hari. Apabila jam tidur penderita pada pukul 8–9 malam, maka usahakan untuk makan pada pukul 6 sore sampai pukul 7 malam.
Pola Makan yang Baik untuk Penderita Asam Lambung
Selain memperhatikan jam makan yang baik untuk penderita asam lambung, perencanaan pola makan sehari-hari juga tidak kalah penting. Berikut adalah pola makan yang bisa diterapkan untuk menjaga keseimbangan asam lambung dalam tubuh.
-
Makan dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan.
-
Menghindari aktivitas makan setidaknya tiga jam sebelum tidur.
-
Membatasi konsumsi makanan yang digoreng. Jenis makanan ini sulit dicerna sepenuhnya dan mudah tertinggal di lambung sehingga dapat memicu produksi asam pada lambung. Sebaiknya, perbanyak konsumsi makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang.
-
Menghindari makanan yang dapat memicu asam lambung, seperti makanan pedas, tinggi lemak, asam, dan mengandung gas.
-
Memilih makanan yang aman dikonsumsi oleh penderita asam lambung, seperti pisang dan melon.
-
Hindari konsumsi minuman beralkohol, kafein, dan bersoda.
Makanan untuk Penderita Asam Lambung
Selain jadwal dan pola makan, penderita asam lambung juga disarankan mengonsumsi makanan yang dapat membantu meredakan gejalanya. Sejumlah makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita asam lambung adalah:
-
Buah-buahan nonsitrus, seperti melon.
-
Oatmeal.
-
Daging tanpa lemak dan makanan laut yang telah diolah dengan cara dipanggang atau direbus.
-
Jahe.
-
Sayuran hijau, seperti kembang kol, brokoli, dan timun.
-
Putih telur.
-
Lemak sehat yang terkandung dalam alpukat dan minyak zaitun.
Cara Mencegah Asam Lambung Naik
Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah asam lambung naik adalah sebagai berikut:
-
Mengunyah makanan dengan perlahan.
-
Memilih makanan secara tepat.
-
Tidak langsung tidur setelah makan.
-
Menghentikan kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol.
-
Menjaga berat badan ideal.
-
Tidak mengonsumsi obat pereda nyeri tanpa resep dokter.
Penting untuk diketahui bahwa informasi di atas bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat menggantikan diagnosis resmi serta saran perawatan dari tenaga medis profesional. Perlu diingat juga bahwa jam makan tak teratur bukanlah satu-satunya faktor penyebab kekambuhan penyakit asam lambung, jenis asupan yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan untuk mencegah kondisi tersebut.
Oleh karena itu, segera konsultasikan lebih lanjut terkait pola makan sehat sesuai kondisi tubuh dengan mengunjungi Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat. Anda juga bisa memesan Paket Catering Sehat yang mencakup konsultasi dengan ahli gizi melalui aplikasi MySiloam. Mari unduh aplikasi MySiloam untuk mempermudah perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini







