Kanker Kandung Kemih - Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati
Kesehatan Tubuh

Kanker Kandung Kemih - Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati

22 Agustus 2025 5 menit waktu baca
kanker kandung kemih

Table of Contents

Kanker kandung kemih adalah kanker yang tumbuh dalam organ kandung kemih, di mana gejala yang paling umum yaitu terdapat darah pada urine.

 

Pada kasus kanker kandung kemih, apabila kondisi ini dibiarkan akan berisiko menyebarkan sel kanker ke organ lainnya.

 

Untuk itu, sebagai antisipasi, Anda perlu memahami apa penyebab kanker kandung kemih, gejala, serta pengobatannya, yuk simak di sini!

 

Pengertian Kanker Kandung Kemih

 

Kanker kandung kemih adalah kondisi di mana sel urothelial yang berada pada lapisan dalam kandung kemih tumbuh dan bermutasi tidak terkontrol.

 

Kandung kemih adalah organ berongga yang terletak di panggul bawah, memiliki dinding otot fleksibel dan dapat meregang. Organ ini berfungsi untuk menyimpan urine sebelum dibuang oleh tubuh saat Anda buang air kecil.

 

Jenis Kanker Kandung Kemih

 

Kanker ini terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:

 

1. Karsinoma Urothelial (Karsinoma Sel Transisi)

 

Jenis kanker ini bekerja menyerang sel urothelial yang melapisi seluruh lapisan kemih dan paling umum terjadi.

 

2. Karsinoma Sel Skuamosa

 

Kanker ini sering dikaitkan dengan iritasi kronis pada kandung kemih. Penyebabnya sendiri cukup banyak faktor, salah satunya infeksi karena penggunaan kateter urine jangka panjang.

 

3. Adenokarsinoma

 

Sel kanker ini dimulai pada sel yang membentuk kelenjar lalu mensekresi lendir di kandung kemih, jenis kanker adenokarsinoma lebih jarang terjadi.

 

4. Sarkoma

 

Jenis kanker ini pertama kali dimulai dari sel otot dan masih sangat jarang terjadi.

 

5. Karsinoma Sel Kecil

 

Sel kanker ini muncul pada sel neuroendokrin dan dapat tumbuh serta berkembang dengan cepat.

 

Baca Juga: Gagal Ginjal - Gejala, Penyebab, Pengobatan & Cara Mencegah

 

Penyebab kanker kandung Kemih

 

Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab kanker jenis ini, bisa dari gaya hidup, usia, jenis kelamin, hingga masalah kesehatan tertentu. 

 

Beberapa faktor penyebab kanker kandung kemih adalah sebagai berikut:

 

  • Kebiasaan merokok, bahan kimia yang terdapat dalam rokok dapat menumpuk di urine dan merusak lapisan kandung kemih sehingga meningkatkan risiko kanker.
  • Paparan bahan kimia tertentu, bahan kimia berbahaya (I.e arsen, obat terapi kanker, dan lain-lain) yang masuk dalam tubuh akan dikeluarkan oleh ginjal melewati kandung kemih, sehingga dampaknya tidak baik bagi organ ini.
  • Pertambahan usia, penyebab kanker ini dapat meningkat karena bertambahnya usia. Kebanyakan orang terdiagnosis pada usia di atas 55 tahun.
  • Riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena jenis kanker ini.
  • Infeksi kandung kemih kronis, apabila peradangan atau infeksi ini terjadi secara berulang akan meningkatkan risiko seseorang terkena kanker jenis ini.

 

Gejala Kanker Kandung Kemih

 

Ada beberapa masalah kesehatan yang ditimbulkan dari gangguan saluran kemih, sehingga terkadang gejala kanker kandung kemih sulit dideteksi di awal perkembangannya.

 

Namun, gejala yang paling sering muncul adalah adanya pembekuan darah dalam urine yang membuat seseorang merasakan nyeri bahkan kesulitan saat buang air kecil.

 

Selain itu, beberapa gejala yang akan muncul di antaranya yaitu:

 

  • Sering buang air kecil, terutama pada malam hari
  • Mengalami inkontinensia urine (sulit menahan buang air kecil)
  • Merasa nyeri atau terbakar saat buang air kecil
  • Urine yang keluar mengandung darah (hematuria)
  • Serasa ingin buang air kecil secara terus-menerus, namun urine susah keluar

 

Disamping beberapa gejala di atas, pengidap kanker jenis ini mungkin akan merasakan gejala seperti:

 

  • Tubuh melemah terus-menerus
  • Nyeri pada bagian punggung
  • Tidak buang air kecil sama sekali
  • Berat badan turun drastis karena nafsu makan menurun
  • Pembengkakan pada kaki dan tulang terasa nyeri

 

Baca Juga: Deteksi Kanker Prostat Lebih Akurat dengan Robotic Prostate Biopsy

 

Diagnosis Kanker Kandung Kemih

 

Pertama-tama dokter akan melakukan diagnosis dengan menanyakan riwayat gejala yang dikeluhkan oleh pasien.

 

Apabila dokter menemukan indikasi adanya kanker, maka akan dilakukan beberapa pemeriksaan penunjang sebagai berikut:

 

  • Tes sitologi urine. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendeteksi keberadaan sel kanker dalam sampel urine pasien.
  • Tes pencitraan dengan CT Scan, MRI, atau Rontgen untuk melihat kondisi kandung kemih.
  • Sistoskopi. Pemeriksaan ini bertujuan memantau kondisi kandung kemih melalui selang kecil yang memiliki kamera di ujungnya.
  • Melakukan biopsi (pengambilan sampel jaringan) dari kandung kemih untuk mendeteksi sel-sel kanker.

 

Untuk diagnosisnya sendiri, kanker kandung kemih terbagi menjadi 5 stadium yaitu 0 sampai 4, berikut penjelasannya;

 

  • Stadium 0: Kanker belum melewati lapisan dalam kandung kemih.
  • Stadium 1: Kanker mulai menyebar melewati lapisan kandung kemih tetapi belum sampai ke lapisan otot.
  • Stadium 2: Kanker telah menyebar hingga ke lapisan otot di kandung kemih.
  • Stadium 3: Kanker menjadi lebih luas dan menyebar ke sekitar kandung kemih.
  • Stadium 4: Kanker sudah menyebar ke berbagai organ tubuh lain, seperti hati, paru-paru, kelenjar getah bening, dan tulang.

 

Cara Mengobati Kanker Kandung Kemih

 

Untuk pengobatannya, beberapa prosedur yang biasanya akan dilakukan oleh dokter adalah sebagai berikut:

 

  • Operasi, upaya ini dilakukan untuk mengangkat sel kanker
  • Kemoterapi, untuk mengobati kanker dan meningkatkan kemungkinan pasien untuk pulih
  • Radioterapi, prosedur ini bertujuan untuk membunuh sel kanker dengan bantuan sinar radiasi tingkat tinggi
  • Imunoterapi, dilakukan untuk memicu sistem kekebalan tubuh dalam melawan sel kanker

Demikian penjelasan mengenai kanker kandung kemih, termasuk penyebab, gejala, hingga cara mengobatinya.

 

Apakah kanker kandung kemih bisa sembuh? Hal ini tergantung dari kondisi masing-masing pasien serta pengobatan yang dilakukan.

 

Karena itu, jika berbicara mengenai kanker, diperlukan penanganan yang tepat agar pasien bisa pulih atau setidaknya meminimalisir gejala yang dirasakan.

 

Apabila Anda merasakan gejala yang tidak wajar dan berkaitan dengan kondisi ini, Anda dapat segera mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi.

 

MRCCC Siloam Hospitals Semanggi merupakan rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang menyediakan pelayanan kesehatan untuk berbagai kanker, seperti deteksi dini, bedah atau terapi hingga perawatan paliatif.

 

Fasilitas modern MRCCC Siloam Hospitals Semanggi telah didukung dengan fasilitas dan pelayanan kesehatan prima secara tepat serta para dokter spesialis bedah onkologi dan sub-spesialis onkologi, serta tenaga medis yang kompeten.

 

didukung para dokter spesialis bedah onkologi dan sub-spesialis onkologi, serta tenaga medis kompeten dan berpengalaman untuk memberikan pelayanan medis prima secara tepat.

 

Dapatkan info lebih lanjut mengenai layanan Siloam Hospitals dengan menghubungi call center 1-500-911 atau download aplikasi MySiloam agar lebih praktis!

 

Baca Juga: Infeksi Saluran Kemih - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

message

ArticleDetail