Kesehatan Tubuh
Kenapa Minum Obat Jantung Harus Rutin? Begini Anjurannya

Table of Contents
Terdapat beberapa alasan mengapa minum obat jantung harus rutin dan tidak boleh dihentikan begitu saja tanpa anjuran dari dokter. Meskipun gejala-gejalanya sudah tidak dirasakan, risiko berkembangnya komplikasi atau perburukan penderita penyakit jantung lebih tinggi daripada orang yang tidak memiliki riwayat atau tidak pernah didiagnosis dengan penyakit jantung. Mari simak pentingnya mengonsumsi obat jantung secara rutin beserta anjurannya yang tepat.
Kenapa Minum Obat Jantung Harus Rutin?
Dokter memberikan obat jantung untuk memastikan kondisi penderita penyakit jantung tetap terkendali dan tidak memburuk seiring berjalannya waktu. Salah satu contohnya adalah obat-obatan gagal jantung. Obat gagal jantung yang diresepkan oleh dokter bertujuan untuk:
-
Membantu meningkatkan fungsi jantung.
-
Mencegah perburukan kondisi jantung yang cepat.
-
Mengurangi keluhan sesak napas.
-
Menurunkan risiko rawat inap.
-
Meningkatkan kualitas hidup penderita hingga menyamai atau mendekati orang yang sehat.
-
Mencegah terjadinya komplikasi gagal jantung, seperti:
-
Gangguan irama jantung (aritmia).
-
Gangguan fungsi ginjal.
-
Stroke.
Terdapat beberapa obat-obatan yang biasanya diresepkan untuk penderita gagal jantung, di antaranya adalah obat-obatan golongan beta-blocker, ACE inhibitor, antagonis aldosteron, angiotensin receptor-neprilysin inhibitor (ARNI), dan SGLT2 inhibitor.
Dokter bisa memberikan dua atau lebih jenis obat yang memiliki mekanisme berbeda. Tujuannya agar obat-obatan tersebut dapat saling melengkapi dan meningkatkan efektivitas pengobatan dengan memberikan sejumlah efek positif kepada penderita, seperti mengurangi penumpukan cairan dan beban kerja jantung.
Selain meminum obat jantung, penderita penyakit jantung juga tetap perlu mengonsumsi obat untuk mengendalikan penyakit penyerta lainnya yang dapat meningkatkan risiko perburukan penyakit jantung, seperti obat untuk mengendalikan diabetes dan hipertensi.
Dokter akan menentukan aturan minum obat sesuai dengan kondisi medis pasien agar mencapai hasil pengobatan yang optimal. Biasanya, dokter akan mempertimbangkan aturan minum obat dan dosis obat berdasarkan berat badan, usia, dan riwayat kesehatan pasien.
Anjuran Mengonsumsi Obat Jantung
Aturan mengonsumsi obat jantung telah dibuat oleh dokter sesuai dengan kondisi medis pasien. Oleh karena itu, pasien diharapkan untuk selalu mengikuti instruksi dokter mengenai aturan minum obat agar kondisi penderita penyakit jantung dapat tetap stabil. Berikut adalah beberapa anjuran mengonsumsi obat yang perlu diketahui:
1. Minum Obat Sesuai Dosis dan Jadwal
Obat jantung yang diresepkan oleh dokter perlu diminum sesuai dengan jadwal dan dosis yang ditentukan. Perhatikan juga obat mana yang perlu diminum sebelum atau setelah makan. Agar tidak lupa meminum obat, letakkan obat di tempat yang mudah dilihat atau pasang alarm di smartphone sesuai dengan jadwal minum obat.
Apabila terdapat beberapa obat yang perlu diminum sekaligus, maka sebaiknya gunakan kotak pil. Kompartemen dalam kotak pil bisa dibagi untuk keperluan minum obat pagi, siang, dan malam hari atau sesuai dengan kebutuhan. Penyimpanan obat yang rapi dapat membantu jadwal minum obat menjadi lebih terorganisasi.
2. Memastikan Dokter Mengetahui Obat yang Dikonsumsi
Penderita penyakit jantung yang memiliki kondisi medis lainnya mungkin juga mendapatkan pengobatan dari dokter spesialis yang berbeda-beda. Maka dari itu, obat-obatan yang dikonsumsi pun juga bisa bervariasi.
Memiliki daftar obat yang sedang atau rutin dikonsumsi pasien untuk kondisi medis tertentu dapat membantu dokter dalam mengantisipasi efek samping dari interaksi obat yang mungkin dialami. Selain itu, beberapa hal lain yang bisa dilakukan adalah:
-
Menginformasikan dokter dan apoteker tentang riwayat alergi yang diderita.
-
Meminum obat sesuai dengan resep dokter. Apabila merasakan munculnya efek samping dari minum obat tertentu, segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter.
-
Melakukan evaluasi tahunan dengan dokter untuk meninjau ulang efektivitas pengobatan terhadap kondisi jantung.
3. Menyimpan Obat dengan Aman
Tempat penyimpanan obat dan cara meminumnya dapat berdampak pada efektivitas pengobatan dan keselamatan penderita penyakit jantung. Obat perlu disimpan dalam tempat yang kering dan sejuk. Selain itu, pilihlah tempat yang tidak bisa dijangkau oleh anak-anak dan pastikan wadah obat memiliki tutup pengaman.
Adapun cara meminum obat yang aman adalah dalam keadaan terang atau tidak gelap. Agar tidak salah obat, hindari meminumnya saat sedang merasa lelah atau sedang tidak fokus. Jika kesulitan meminum obat di waktu yang ditentukan, mintalah bantuan orang terdekat agar obat tetap bisa diminum sesuai dengan jadwal minum obat.
4. Memeriksa Obat yang Kedaluwarsa atau Sudah Tidak Lagi Digunakan
Setiap obat memiliki tanggal kedaluwarsa sehingga perlu diperhatikan penggunaannya. Apabila tanggal kedaluwarsa sudah terlewat, sebaiknya segera hentikan konsumsi obat dan buang obat tersebut. Meminum obat yang kedaluwarsa secara tidak sengaja berisiko menimbulkan efek samping.
Minum obat jantung harus rutin dan konsumsinya tidak boleh dihentikan begitu saja tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter meresepkan obat sesuai dengan kondisi pasien dan dokter mungkin dapat melakukan penyesuaian obat apabila timbul efek samping dari konsumsi obat tertentu. Selain memperhatikan jadwal minum obat, penderita penyakit jantung perlu berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Siloam Hospitals terdekat secara rutin.
Perlu diingat bahwa informasi di atas ditujukan untuk edukasi dan tidak dapat menggantikan saran medis dari dokter. Dokter akan memeriksa kondisi kesehatan setiap pasien dan memberikan pengobatan sesuai dengan kondisi medis spesifik pasien.
Apabila diperlukan, dokter akan merekomendasikan pasien untuk menjalani serangkaian tes sesuai dengan fasilitas yang tersedia di masing-masing rumah sakit sehingga dapat memberikan perencanaan pengobatan secara lebih terarah sesuai dengan kondisinya.
Untuk memeriksakan kesehatan jantung dari waktu ke waktu, Anda bisa memesan paket Skrining Jantung melalui aplikasi MySiloam. Aplikasi ini juga memungkinkan Anda untuk membuat janji temu dengan dokter terkait dan mengecek hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh MySiloam dan manfaatkan berbagai fiturnya untuk memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Sumber
Heart Foundation NZ. Managing Heart Medication. Diakses pada 2024 | Johns Hopkins Medicine. Medication Management and Safety Tips. Diakses pada 2024 | Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Konsumsi Obat Rutin, Kunci Kendali Pasien Gagal Jantung. Diakses pada 2024 | National Library of Medicine. SGLT-2 Inhibitors in Heart Failure: A Review of Current Evidence. Diakses pada 2024
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP
Kardiologi (Jantung)
Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC
Kardiologi (Jantung)
Subspesialis Kardiologi Intervensi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Paket Spesial Skrining Jantung
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp1.200.000
TERPOPULER
Jantung Kuat
Skrining Jantung
2 Service/Item
Rp499.000
TERPOPULER
Jantung Sehat
Skrining Jantung
6 Service/Item
Rp999.000
TERPOPULER
Jantung Prima
Skrining Jantung
7 Service/Item
Rp1.399.000
TERPOPULER
Jantung Ultima
Skrining Jantung
8 Service/Item
Rp1.900.000






