CT Angiografi, Tes untuk Mengecek Kondisi Pembuluh Darah
Kesehatan Tubuh

CT Angiografi, Tes untuk Mengecek Kondisi Pembuluh Darah

23 Juni 2025 4 menit waktu baca
ct angiografi

 

CT angiografi atau computed tomography angiography adalah prosedur pencitraan non-invasif yang digunakan untuk melihat kondisi pembuluh darah secara detail. Dengan bantuan teknologi CT scan dan zat kontras khusus, pemeriksaan ini mampu memberikan gambaran yang jelas mengenai aliran darah dalam arteri dan vena, terutama di area jantung, otak, paru-paru, dan ekstremitas.

 

CT angiografi sering digunakan untuk mendeteksi penyempitan, sumbatan, aneurisma, atau kelainan pembuluh darah lainnya yang tidak tampak pada pemeriksaan biasa. Mari pahami lebih lanjut mengenai pemeriksaan CT angiografi melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa Itu CT Angiografi?

 

CT angiografi adalah jenis pemeriksaan medis yang menggabungkan CT scan dengan penggunaan zat kontras atau pewarna khusus untuk menghasilkan gambar pembuluh darah di bagian tubuh tertentu.

 

Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan sinar-X untuk membuat serangkaian gambar detail dari pembuluh darah dan aliran darah di dalam tubuh. Gambar tersebut diambil dari berbagai sudut dan dibuat oleh komputer yang terhubung ke mesin sinar-X. Zat pewarna akan disuntikkan ke dalam pembuluh darah vena agar pembuluh darah dan aliran darah lebih mudah dilihat pada sinar-X.

 

Tujuan CT Angiografi

 

CT angiografi biasanya direkomendasikan oleh dokter untuk memastikan beberapa kondisi berikut ini:

 

  • Menemukan atau mengukur ukuran aneurisma (pelebaran atau penonjolan pembuluh darah).

  • Menelusuri pembuluh darah yang terlibat dalam pembedahan untuk menemukan formasi atau struktur pembuluh darah yang tidak normal di dalam otak.

  • Menemukan dan mengidentifikasi pembuluh darah yang rusak akibat cedera.

  • Menemukan gumpalan darah yang mungkin terbentuk di pembuluh darah kaki yang berisiko menjalar ke paru-paru menyebabkan emboli paru (penyumbatan pembuluh darah paru-paru).

  • Mengevaluasi tumor yang dialiri oleh pembuluh darah.

  • Informasi dari CT angiografi dapat membantu dokter mencegah stroke atau serangan jantung, serta merencanakan pengobatan kanker atau persiapan transplantasi ginjal.

Perbedaan CT Angiografi dan Angiografi Biasa

 

Baik CT angiografi atau angiografi biasa sama-sama digunakan untuk melihat pembuluh darah. Namun, CT angiografi bersifat tidak terlalu invasif dibandingkan dengan angiogram tradisional. Angiografi biasa dilakukan dengan memasukkan tabung panjang berongga (kateter) melalui pembuluh darah besar (arteri), biasanya dari pangkal paha atau pergelangan tangan.

 

Selanjutnya, dokter akan menyuntikkan zat warna kontras melalui kateter lalu menggunakan fluoroskopi sinar-X untuk melihat gambaran arteri koroner. Sementara itu, dengan CT angiografi, dokter akan menyuntikkan zat warna kontras melalui infus ke dalam pembuluh darah (intravena), biasanya menggunakan infus ke dalam pembuluh darah lengan atau tangan.

 

Persiapan CT Angiografi

 

Dokter biasanya akan memberikan instruksi khusus mengenai persiapan yang perlu dilakukan sebelum menjalani CT angiografi. Pasien mungkin diminta untuk menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu, misalnya vasodilator, sementara waktu sebelum pemeriksaan dimulai.

 

Selain itu, pasien juga diminta untuk tidak makan sekitar 4 jam sebelum tes, namun tetap bisa minum air seperti biasa. Pasien yang akan menjalani CT angiografi juga perlu menghindari konsumsi kafein setidaknya 12 jam sebelum pemeriksaan. Pasalnya, kafein bisa meningkatkan detak jantung dan mempersulit alat pemeriksaan mendapatkan gambaran arteri koroner yang jelas.

 

Beberapa hal lain yang biasanya diinstruksikan oleh dokter sebelum menjalani CT angiografi adalah sebagai berikut:

 

  • Melepaskan kacamata dan semua benda logam, seperti perhiasan, jepit rambut, atau gigi palsu yang mengandung logam.

  • Mengenakan pakaian khusus dari rumah sakit.

  • Pasien yang memiliki alat pacu jantung, penggantian sendi, atau implan logam lainnya tetap bisa menjalani CT angiografi karena sebagian besar implan terbuat dari titanium. Namun, pasien tetap perlu memberi tahu dokter jika menggunakan alat kesehatan tersebut.

 

Prosedur CT Angiografi

 

Adapun langkah-langkah dalam tatalaksana CT angiografi adalah sebagai berikut:

 

  • Tim medis akan memberikan anestesi dan memasukkan infus melalui lengan atau tangan. Dengan begitu, pewarna kontras akan mengalir melalui infus.

  • Untuk CT angiografi koroner, tim medis akan menempelkan patch (elektroda) ke dada. Elektroda tersebut terhubung ke mesin yang merekam detak dan irama jantung.

  • Berbaring di atas meja yang meluncur ke dalam mesin yang berbentuk seperti donat.

  • Tim medis lainnya akan mengoperasikan CT scanner dari ruangan lain untuk mengambil gambar dari beberapa sudut. 

  • Pasien mungkin diinstruksikan untuk menahan napas selama beberapa detik untuk mencegah gerakan dada selama pemindaian.

 

CT angiografi umumnya memerlukan waktu beberapa menit. Namun, dengan waktu persiapan, prosedur ini biasanya akan memakan waktu sekitar satu jam. Pasien biasanya diperbolehkan pulang ke rumah pada hari yang sama dan bisa melanjutkan aktivitas seperti biasa. Setelah prosedur, pasien dianjurkan untuk minum banyak air guna membantu mengeluarkan zat warna kontras dari tubuh.

 

Risiko Efek Samping CT Angiografi

 

Secara umum, CT angiografi adalah pemeriksaan yang aman dilakukan. Namun, seseorang yang memiliki riwayat reaksi alergi, terutama terhadap zat warna kontras pada prosedur CT scan sebelumnya perlu lebih berhati-hati. Dokter biasanya akan memberikan obat golongan steroid yang diminum untuk menurunkan risiko reaksi terhadap zat warna kontras. Selain itu, penderita penyakit ginjal biasanya lebih rentan terhadap zat warna kontras.

 

Perlu diketahui bahwa pemeriksaan ini biasanya direkomendasikan oleh dokter ketika pasien membutuhkannya, misalnya untuk mendiagnosis kondisi medis tertentu. Dokter tentu akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien guna memastikan apakah pasien memenuhi syarat untuk menjalani tindakan ini. Oleh karena itu, hasil pemeriksaan akan dijelaskan secara langsung oleh dokter.

 

Apabila Anda mengalami keluhan terkait kondisi kesehatan tertentu, Anda bisa mengunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat. Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda mencari jadwal dokter, book appointment, hingga memantau hasil pemeriksaan secara online.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan langkah pengobatan di setiap rumah sakit mungkin berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis profesional akan menentukan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.

Sumber

StatPearls [Internet]. Coronary CT Angiography. Diakses pada 2025 | Cleveland Clinic. CT Angiogram. Diakses pada 2025 | Johns Hopkins Medicine. Computed Tomography Angiography (CTA). Diakses pada 2025 | National Cancer Institute. computed tomography angiography. Diakses pada 2025 | National Cancer Institute. computed tomography angiography. Diakses pada 2025 |

Dokter Kami
dr-donny-argie-spbs

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Donny Argie, SpBS, NVas, FINPS, FICS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ivanmorl-ruspanah-spbs

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ivanmorl Ruspanah, SpBS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Ambon

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-bagus-sasongko-spbs

Online & Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Bagus Sasongko, SpBS, M.Kes, FN-TB, FINSS

Bedah Saraf

Spesialis Bedah Saraf


Siloam Hospitals Lippo Cikarang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail