Garis Beau pada Kuku - Penyebab, Gejala, & Penanganannya
Kesehatan Tubuh

Garis Beau pada Kuku - Penyebab, Gejala, & Penanganannya

15 Oktober 2025 4 menit waktu baca
Mengenal garis beau pada kuku

Beau’s lines adalah garis-garis horizontal yang timbul di permukaan kuku. Pada dasarnya, garis Beau pada kuku bukanlah sebuah penyakit, melainkan hanya sebuah kondisi dan cenderung tidak berbahaya. Kondisi ini umumnya menjadi tanda dari adanya cedera pada kuku atau kondisi medis tertentu. Mari pahami lebih lanjut mengenai garis Beau pada kuku dalam artikel berikut ini.

 

Mengenal Garis Beau pada Kuku (Beau’s Lines)

 

Garis Beau atau Beau’s lines adalah kondisi pada kuku yang ditandai dengan munculnya lekukan atau garis horizontal pada permukaan kuku. Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu ataupun seluruh kuku di jari-jari tangan dan kaki.

 

Penyebab Garis Beau

 

Munculnya garis horizontal atau garis Beau pada permukaan kuku menandakan jika kuku dalam kondisi tidak sehat. Hal ini bisa disebabkan oleh sejumlah kondisi medis. Adapun kondisi-kondisi medis tersebut meliputi:

 

1. Cedera

 

Cedera pada kuku dapat menyebabkan kerusakan matriks kuku, yaitu tempat di mana kuku mulai tumbuh. Cedera kuku bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti terbentur benda tumpul, kebiasaan menggigit kuku, terlalu sering terkena air, atau terpapar zat kimia.

 

2. Stres Berat

 

Penyebab munculnya garis Beau pada kuku berikutnya adalah stres berat, trauma, atau bahkan depresi. Hal ini dikarenakan stres dapat memengaruhi pertumbuhan jaringan kuku sehingga membuat permukaan kuku menjadi tidak rata dan bergelombang.

 

3. Kekurangan Zat Besi dan Seng

 

Zat besi dan seng merupakan jenis mineral yang dibutuhkan untuk menunjang kesehatan tubuh, seperti mengoptimalkan fungsi otot, mencegah anemia, hingga menjaga kesehatan kuku. Karena itu, kekurangan zat besi dan seng dapat membuat kuku menjadi mudah rusak dan rapuh.

 

4. Efek Samping Penggunaan Obat-obatan

 

Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti obat kemoterapi, antiinflamasi nonsteroid (OAINS), retinoid oral, psoralen, dan tetrasiklin bisa menyebabkan munculnya garis Beau pada kuku karena obat-obatan tersebut diketahui dapat mengganggu proses pertumbuhan kuku sementara.

 

5. Penyakit Kronis dan Sistemik

 

Beberapa penyakit kronis yang dapat menyebabkan timbulnya garis Beau pada kuku adalah pneumonia, penyakit pembuluh darah perifer, serta diabetes yang tidak terkontrol. Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh gangguan sistemik, seperti trombosis koroner, gondok, campak, emboli paru, penyakit Kawasaki, hingga gagal ginjal.

 

6. Penyakit Kulit

 

Salah satu penyebab timbulnya garis Beau pada kuku adalah penyakit kulit, seperti infeksi jamur, melanoma, eksim, atau psoriasis. Pasalnya, kondisi ini dapat menyebabkan perubahan pada struktur kuku sehingga menimbulkan lekukan atau tonjolan abnormal pada kuku.

 

7. COVID-19

 

Dilansir dari Canadian Medical Association Journal yang diterbitkan pada tahun 2020, virus COVID-19 juga dapat menjadi salah satu penyebab kemunculan lekukan horizontal pada semua kuku jari-jari tangan dan kaki.

 

Gejala Garis Beau

 

Gejala umum dari Beau’s lines adalah munculnya tonjolan atau lekukan pada kuku yang tumbuh secara horizontal sampai dengan bagian ujung kuku. Jika sudah mencapai bagian ujung kuku, Beau’s lines dapat menimbulkan rasa nyeri pada ujung jari karena adanya tekanan di dasar kuku akibat kuku yang tertekuk atau menonjol.

 

Diagnosis Garis Beau

 

Secara umum, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik untuk mengamati kondisi kuku, ketebalan kuku, dan jumlah garis Beau pada lempeng kuku. Selama melakukan pemeriksaan fisik, dokter dapat mengamati kondisi kuku pasien dengan memperhatikan beberapa hal, seperti:

 

  • Garis Beau tunggal pada salah satu kuku bisa mengindikasikan cedera hanya pada satu jari tangan atau kaki.

  • Kemunculan garis-garis Beau pada seluruh kuku pasien bisa menjadi indikasi adanya kondisi medis tertentu atau stres yang berkepanjangan.

  • Kemunculan beberapa garis Beau pada kuku umumnya mengindikasikan cedera pada kuku yang terjadi lebih dari satu kali.

  • Garis Beau pada kuku yang tebal bisa menjadi indikasi adanya penyakit kronis atau cedera yang sudah berlangsung lama.

 

Selain itu, dokter juga dapat melakukan beberapa pemeriksaan penunjang, seperti tes darah atau rontgen dada untuk mengonfirmasi diagnosis dari kondisi medis tertentu yang menyebabkan munculnya garis Beau pada kuku.

 

Penanganan Garis Beau

 

Pengobatan garis Beau dapat disesuaikan dengan penyebab yang mendasarinya. Adapun sejumlah metode yang dapat dilakukan untuk menangani penyebab munculnya garis Beau pada kuku adalah sebagai berikut.

 

  • Penggunaan obat antijamur oral maupun topikal (oles) untuk mengatasi infeksi jamur pada kuku.

  • Menjaga kebersihan luka dan bagian kuku yang mengalami cedera.

  • Perubahan pola makan dengan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang untuk mengatasi garis Beau yang disebabkan oleh malnutrisi.

  • Mengonsumsi suplemen zat besi sesuai dengan anjuran dokter.

  • Perawatan fototerapi dan penggunaan obat krim topikal tertentu, seperti calcipotriol, tazarotene, dan kortikosteroid untuk menangani psoriasis kuku.

 

Cara Mencegah Munculnya Garis Beau

 

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat kesehatan kuku yang meminimalkan risiko munculnya Beau’s lines adalah sebagai berikut.

 

  • Menjaga kuku agar tetap bersih dan kering untuk mencegah pertumbuhan jamur.

  • Menggunakan sarung tangan karet saat mencuci piring atau menggunakan kandungan bahan kimia yang sifatnya keras.

  • Menghindari kebiasaan menggigit kuku yang dapat merusak dasar kuku dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi.

  • Menggunakan krim pelembap pada telapak tangan dan bagian ujung jari-jari.

  • Menghindari mencabut hangnail atau bagian kulit yang mengelupas di dekat kuku.

  • Memotong kuku dengan lurus dan membulatkan bagian ujungnya. Namun, pastikan untuk tidak memotong kutikula atau kulit di sekitar kuku.

  • Membatasi penggunaan cat kuku dan aseton terlalu lama yang dapat menyebabkan kuku rapuh.

  • Mengelola stres dengan baik.

  • Rutin mencuci tangan dan menerapkan protokol kesehatan sebaik mungkin untuk menghindari risiko COVID-19.

 

Jika Anda memiliki keluhan terkait dengan kondisi kuku, sebaiknya segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh diagnosis serta penanganan medis yang tepat dari dokter spesialis berpengalaman.

 

Praktis, Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter yang menyediakan informasi mengenai jadwal praktik dan pembuatan janji temu dengan dokter pilihan secara online. Atau, unduh aplikasi MySiloam di smartphone untuk memudahkan Anda dalam mengakses seluruh layanan kesehatan dari Siloam Hospitals. Mari nikmati kemudahan akses layanan kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

telechat (1)

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail