Penyakit Gondok (Goiter) - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Penyakit Gondok (Goiter) - Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

03 Juni 2025 3 menit waktu baca
gondok adalah

Table of Contents

Goiter atau penyakit gondok adalah kondisi medis saat kelenjar tiroid membesar secara tidak normal. Kelenjar tiroid adalah organ di leher yang berperan dalam memproduksi hormon tiroid (hormon yang mengatur metabolisme tubuh). Gejala utama dari penyakit gondok adalah adanya benjolan di leher.

 

Pada umumnya, goiter atau gondok tidak mempengaruhi kemampuan kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon dengan baik. Namun, jika perkembangan kelenjar tiroid sangat besar, hal ini bisa mengganggu sistem pernapasan penderita sehingga diperlukan penanganan.

 

Mari, simak penyebab, gejala, dan pengobatan gondok melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Gondok?

 

Gondok adalah kondisi medis berupa adanya benjolan tidak wajar pada leher karena kelenjar tiroid yang membesar. Gondok terjadi karena kelenjar tiroid yang membengkak atau terdapat pertumbuhan sel abnormal pada organ tubuh tersebut. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan masalah serius, namun akan mengganggu penampilan sehingga dapat menurunkan rasa percaya diri penderitanya.

 

Penyebab Gondok

 

Terdapat sejumlah kondisi yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami penyakit gondok, di antaranya:

 

1. Kekurangan Iodine

 

Iodine merupakan zat yang berperan penting dalam proses produksi hormon tiroid. Bila asupan iodine dalam tubuh tidak tercukupi, produksi hormon tiroid menjadi terganggu sehingga otak akan memberikan sinyal pada kelenjar tiroid untuk bekerja ekstra. Hal ini bisa mengakibatkan kelenjar tiroid membesar secara tidak wajar.

 

2. Hamil

 

Kehamilan juga dapat memicu terjadinya gondok. Hal ini disebabkan oleh hormon HCG yang cenderung lebih tinggi selama masa kehamilan. Tingginya hormon HCG dapat membuat kelenjar tiroid menjadi overaktif dan ukurannya membesar.

 

3. Nodul Tiroid

 

Kondisi lain yang bisa mengakibatkan terjadinya gondok adalah nodul tiroid. Nodul tiroid merupakan kondisi medis yang terjadi karena adanya pertumbuhan sel tidak normal sehingga akan memunculkan benjolan atau nodul pada kelenjar tiroid. Berbeda dari kanker tiroid, pertumbuhan sel abnormal pada nodul tiroid umumnya tidak bersifat ganas.

 

Penyebab munculnya nodul tiroid hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Namun, faktor genetik, gaya hidup, dan pengaruh lingkungan diduga menjadi faktor pemicunya.

 

4. Peradangan

 

Peradangan pada kelenjar tiroid atau biasa dikenal dengan tiroiditis disebabkan oleh autoimun, infeksi bakteri dan virus, serta efek samping obat-obatan. Tiroiditis dapat menyebabkan kelenjar tiroid membengkak serta mengganggu produksi hormon tiroid, baik hipertiroid maupun hipotiroid.

 

5. Penyakit Autoimun

 

Terdapat beberapa jenis penyakit autoimun yang turut memicu terjadinya gondok, yaitu hashimoto disease dan graves disease. Hashimoto disease merupakan kondisi medis yang terjadi karena sistem imun menyerang sel sehat dalam kelenjar tiroid. Hal ini dapat mengakibatkan produksi hormon tiroid menjadi sangat sedikit sehingga otak akan mengirimkan sinyal kepada kelenjar tiroid untuk bekerja ekstra dalam memproduksi hormon tiroid.

 

Sedangkan graves disease merupakan penyakit autoimun yang disebabkan oleh sistem imun tubuh memproduksi protein menyerupai hormon TSH secara berlebihan. Hal ini akan memicu kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid berlebih sehingga menyebabkan ukuran kelenjar tiroid membesar.

 

Selain hal di atas, beberapa faktor risiko gondok lainnya yang perlu Anda waspadai yaitu:

 

  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti lithium dan amiodarone.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat penyakit autoimun.
  • Pernah menjalani perawatan radioterapi terutama pada area leher.
  • Berusia di atas 40 tahun.
  • Berjenis kelamin wanita.

 

Gejala Gondok

 

Gejala utama dari penyakit gondok adalah munculnya benjolan pada area leher bagian depan. Benjolan pada leher tersebut bisa saja tak terdeteksi jika gondok masih berukuran sangat kecil. Beberapa gejala lain yang menyertai gondok adalah sebagai berikut:

 

  • Area leher terasa nyeri.
  • Kesulitan bernapas.
  • Kesulitan menelan.
  • Suara serak.
  • Batuk.

 

Pengobatan Gondok

 

Walaupun tidak membahayakan, gondok tetap perlu diatasi secara tepat agar tidak mengganggu penderitanya dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Terdapat beberapa tindakan medis yang dilakukan oleh dokter untuk menangani gondok, di antaranya:

 

  • Observasi: dokter hanya akan memantau kondisi kelenjar tiroid pasien secara berkala jika pembengkakannya cenderung kecil dan tidak mengganggu kesehatan.
  • Pemberian obat-obatan: pemberian obat-obatan ini dilakukan bila gondok disebabkan oleh peradangan atau gangguan produksi hormon tiroid, seperti hipertiroid dan hipotiroid.
  • Terapi radioaktif iodine: Dokter akan memberikan radioaktif iodine secara oral (dikonsumsi dari mulut) untuk menghancurkan sel dalam kelenjar tiroid yang terlalu aktif.
  • Pembedahan: jika pembengkakan kelenjar tiroid terlalu besar dan menghalangi jalur pernapasan, dokter akan melakukan pembedahan dengan mengangkat sebagian atau seluruh kelenjar tiroid tersebut.

Pengobatan gondok pada setiap orang dapat bervariasi, tergantung  dengan penyebab, gejala, serta risiko komplikasinya. Apabila Anda mengalami gejala yang mengarah pada gondok, segera konsultasikan ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat untuk memperoleh penanganan lebih lanjut secara tepat.

 

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 2

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail