Kesehatan Tubuh
Kenali Stadium Kanker Getah Bening & Cara Menentukannya

Table of Contents
Pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan umumnya berkaitan dengan infeksi. Namun, jika pembengkakan berlangsung lama atau disertai keluhan lain, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebabnya. Salah satu kemungkinan yang perlu dievaluasi adalah kanker kelenjar getah bening atau limfoma.
Setelah diagnosis ditegakkan, langkah berikutnya adalah menentukan stadium kanker getah bening untuk mengetahui sejauh mana kanker telah berkembang, sehingga penanganan yang sesuai pun bisa dilakukan. Mari simak artikel ini untuk mengetahui bagaimana dokter menentukan stadium kanker getah bening secara detail.
Bagaimana Dokter Menentukan Stadium Kanker Getah Bening?
Penentuan stadium kanker getah bening dilakukan setelah diagnosis limfoma telah ditegakkan. Diagnosis dikonfirmasi melalui biopsi, yaitu pengambilan sebagian kecil jaringan dari kelenjar getah bening.
Penentuan stadium limfoma dilakukan dengan mengetahui lokasi dan luas penyebaran kanker, sehingga strategi terapi dapat disesuaikan dengan kondisi pasien. Dokter menilai sejauh mana penyebaran sel kanker di dalam tubuh melalui serangkaian pemeriksaan penunjang. Beberapa tahapan yang biasanya dilakukan meliputi:
-
Pemeriksaan fisik untuk mengevaluasi ukuran dan lokasi kelenjar getah bening yang membesar.
-
Tes darah guna menilai kondisi umum tubuh dan fungsi organ.
-
Pemeriksaan pencitraan, seperti CT scan atau PET (positron emission tomography) scan untuk mengetahui lokasi dan luas penyebaran.
-
Lumbar puncture atau pengambilan cairan dari sumsum tulang belakang menggunakan jarum, dalam kondisi tertentu diperlukan untuk menilai keterlibatan sistem saraf pusat, seperti pada subtipe limfoma agresif atau bila terdapat gejala neurologis.
Mengenali Tingkatan Stadium Kanker Getah Bening
Setelah memahami bagaimana dokter menentukan stadium kanker getah bening, perlu diketahui pula bahwa sistem stadium limfoma terbagi dalam dua pendekatan utama, yaitu Ann Arbor dan Lugano. Sistem Ann Arbor merupakan metode klasifikasi yang telah lama digunakan dan kemudian disempurnakan menjadi sistem Lugano, yang saat ini menjadi acuan dalam penentuan stadium kanker getah bening.
1. Ann Arbor System
Klasifikasi limfoma menurut Ann Arbor System adalah sebagai berikut:
-
Stadium 1: Kanker hanya ditemukan pada satu kelompok kelenjar getah bening atau pada satu organ tertentu di luar sistem getah bening.
-
Stadium 2: Kanker mengenai dua atau lebih kelompok kelenjar getah bening, tetapi masih berada di satu sisi diafragma (otot pemisah antara rongga dada dan perut).
-
Stadium 3: Kanker telah mengenai kelenjar getah bening di kedua sisi diafragma.
-
Stadium 4: Kanker sudah menyebar ke organ lain di luar sistem getah bening, seperti hati, paru-paru, atau sumsum tulang.
Secara sederhana, kanker kelenjar getah bening stadium 1 dan 2 sering disebut sebagai stadium awal, sedangkan stadium 3 dan 4 termasuk stadium lanjut. Namun, stadium bukan satu-satunya faktor yang menentukan berat atau tidaknya penyakit.
2. Lugano System
Sistem Lugano merupakan pengembangan dari Ann Arbor dan saat ini lebih banyak digunakan dalam praktik medis. Sistem ini memanfaatkan pemeriksaan PET atau CT scan untuk menilai aktivitas dan luas penyebaran kanker secara lebih rinci. Pendekatan ini tidak hanya melihat lokasi penyebaran, tetapi juga membantu mengevaluasi respons terhadap terapi. Sistem stadium ini terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu:
A. Stadium Limfoma Hodgkin
Pada limfoma Hodgkin, pembagian stadium mengikuti pola 1–4, di mana semakin tinggi stadium kanker kelenjar getah bening, semakin luas penyebarannya. Penyebaran penyakit umumnya berlangsung secara bertahap dari satu kelompok kelenjar getah bening ke kelompok lainnya.
Dokter melakukan penilaian berdasarkan jumlah dan lokasi area sistem limfatik yang terlibat, seperti kelenjar getah bening, cincin Waldeyer (jaringan di sekitar tenggorokan), timus, dan limpa. Selain itu, dokter juga mempertimbangkan posisi penyebaran terhadap diafragma, keterlibatan organ di luar sistem limfatik, adanya gejala B (demam tanpa sebab, keringat malam, penurunan berat badan), serta seberapa besar ukuran massa tumor.
B. Stadium Limfoma Non-Hodgkin
Limfoma non-Hodgkin memiliki variasi yang lebih luas dibandingkan limfoma Hodgkin. Penyebarannya tidak selalu berurutan dan dapat langsung melibatkan organ di luar kelenjar getah bening. Pembagian stadium limfoma non-Hodgkin tetap menggunakan tingkat 1–4.
Apakah Stadium Menentukan Peluang Kesembuhan?
Pada limfoma, stadium tidak selalu menentukan kesembuhan. Beberapa jenis limfoma termasuk stadium lanjut, tetap dapat memberikan respons baik terhadap terapi.
Selain stadium, faktor kesembuhan juga dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:
-
Jenis limfoma (Hodgkin atau non-Hodgkin).
-
Tingkat keganasan sel.
-
Usia dan kondisi kesehatan umum pasien.
Demikian pembahasan mengenai stadium pada kanker getah bening, mulai dari cara dokter menentukannya hingga sistem klasifikasi yang digunakan seperti Ann Arbor dan Lugano system. Sebagai catatan, informasi ini bertujuan memberikan edukasi dan tidak dapat menggantikan pemeriksaan, diagnosis, maupun saran medis langsung dari dokter.
Karenanya, jika Anda didiagnosis mengalami kanker getah bening, sebaiknya berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Hematologi Onkologi Medik di Siloam Hospitals terdekat. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan stadium dan rencana terapi yang sesuai.
Mengingat kanker getah bening adalah penyakit yang serius, bisa dipahami jika Anda merasa memerlukan informasi lebih lanjut terkait kondisi dan rencana terapi. Dalam hal ini, mencari second opinion bisa menjadi langkah yang bijak sebelum menentukan keputusan medis.
Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri; untuk mengakses layanan kesehatan berstandar internasional dengan mudah, manfaatkan Siloam Medical Concierge untuk mendapatkan informasi tentang jadwal dokter, layanan pemeriksaan, dan fasilitas medis. Mari, mulai perjalanan kesehatanmu bersama kami di Indonesia.
Sumber
StatPearls. Lymphoma. Diakses pada 2026 | Canadian Cancer Society. Stages of Hodgkin lymphoma. Diakses pada 2026 | Cancer Research UK. Stages of non-Hodgkin lymphoma. Diakses pada 2026 | Cancer Australia. How is lymphoma diagnosed?. Diakses pada 2026 |
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kelapa Dua
Tersedia :
Tersedia hari ini







