Obat Antikoagulan: Kenali Fungsi, Jenis, dan Risikonya
Kesehatan Tubuh

Obat Antikoagulan: Kenali Fungsi, Jenis, dan Risikonya

30 Mei 2025 3 menit waktu baca
obat antikoagulan

 

Obat antikoagulan adalah obat yang membantu mencegah penggumpalan darah. Dokter meresepkan obat ini untuk mencegah kondisi yang mengancam jiwa, seperti serangan jantung, stroke, atau emboli paru. Lantas, apa saja jenisnya dan seperti apa risiko efek sampingnya? Mari simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

 

Apa itu Obat Antikoagulan?

 

Obat antikoagulan adalah obat yang dapat membantu mengencerkan darah. Namun, perlu diperhatikan bahwa obat ini tidak dapat memecah gumpalan darah yang sudah ada, tetapi dapat mencegah gumpalan darah agar tidak semakin menebal atau besar. Pemberian obat hanya direkomendasikan untuk pasien yang berisiko tinggi mengalami koagulasi atau penggumpalan darah.

 

Dalam kondisi normal, gumpalan darah dapat berperan dalam membantu darah untuk menghentikan perdarahan akibat luka. Namun, jika gumpalan darah terbentuk di tempat yang salah justru dapat menyumbat pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke organ-organ tubuh, seperti jantung, paru-paru, dan otak.

 

Obat antikoagulan bekerja untuk mengurangi penggumpalan darah. Obat antikoagulan tersedia dalam berbagai bentuk sediaan, antara lain sediaan intravena (IV) yang diberikan melalui pembuluh darah dan sediaan oral dalam bentuk tablet atau kaplet. Tergantung jenisnya, prosedur pembekuan darah bisa dihambat dengan mekanisme yang berbeda-beda.

 

Fungsi Obat Antikoagulan

 

Apabila gumpalan darah menghalangi aliran darah pada pembuluh darah, bagian tubuh yang terdampak akan kekurangan oksigen dan dapat berhenti bekerja. Untuk itu, obat antikoagulan diberikan agar dapat menghambat proses penggumpalan darah sehingga dapat mencegah risiko terjadinya stroke ringan, deep vein thrombosis (DVT), serangan jantung, maupun emboli paru.

 

Obat antikoagulan biasanya direkomendasikan oleh dokter untuk individu yang memiliki riwayat penggumpalan darah. Selain itu, obat antikoagulan bisa diberikan kepada sebagian individu yang didiagnosis dengan kondisi medis tertentu, seperti atrial fibrilasi. Dokter juga mungkin memberikan antikoagulan kepada pasien yang baru saja menjalani operasi katup jantung.

 

Jenis Obat Antikoagulan

 

Ada beberapa jenis obat antikoagulan yang dapat diresepkan oleh dokter, antara lain: 

 

  • Warfarin.

  • Heparin.

  • Rivaroksaban.

  • Dagibatran.

  • Apiksaban.

  • Edoksaban.

 

Risiko Efek Samping Obat Antikoagulan

 

Pendarahan adalah salah satu efek samping yang paling umum dari pengencer darah. Adapun kemungkinan efek samping lainnya adalah mual, sakit perut, atau diare. Beberapa potensi efek samping lainnya juga perlu diperhatikan berdasarkan jenis obat antikoagulan yang dikonsumsi. Berikut adalah beberapa risiko efek samping konsumsinya:

 

  • Pusing atau lemas.

  • Nyeri hebat, seperti sakit kepala atau sakit perut.

  • Perdarahan dari gusi atau hidung yang tidak dapat berhenti dengan cepat.

  • Batuk darah.

  • Memar yang tidak biasa.

  • Luka yang tidak berhenti mengeluarkan darah.

  • Muntah darah.

  • Perdarahan menstruasi yang lebih berat dari biasanya pada wanita.

  • Air seni berwarna merah atau cokelat.

  • Feses berwarna merah atau hitam.

 

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan

 

Perlu diperhatikan bahwa konsumsi obat antikoagulan hanya bisa dilakukan dengan resep dokter. Konsultasi dengan dokter terlebih dahulu sangat penting untuk dilakukan agar dokter bisa merekomendasikan pengobatan yang tepat tanpa risiko efek samping serius.

 

Obat antikoagulan hanya ditujukan secara spesifik untuk mencegah penggumpalan darah. Maka dari itu, penggunaannya harus disertai dengan resep dokter. Apabila Anda menderita kondisi pembekuan darah abnormal yang berisiko, Anda bisa berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, dan rekomendasi penanganan secara tepat.

 

Dokter akan memastikan setiap pasien melalui tahapan diagnosis dan memberikan pengobatan yang sesuai dengan kondisinya. Selain itu, dokter juga menyesuaikan tahapan pemeriksaan dan penanganan pasien dengan ketersediaan fasilitas kesehatan di masing-masing rumah sakit sehingga langkah-langkahnya pun bisa berbeda-beda.

 

Untuk memudahkan konsultasi dengan dokter, Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam. Anda dapat menggunakan aplikasi ini untuk mengetahui jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, dan mengecek hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh MySiloam dan manfaatkan berbagai fiturnya untuk membantu memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

NHS. Anticoagulant Medicines. Diakses pada 2024 | Cleveland Clinic. Anticoagulants. Diakses pada 2024 | MedlinePlus. Blood Thinners. Diakses pada 2024 |

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail