Kecantikan
Rejuvenation Treatment - Manfaat, Jenis, & Efek Sampingnya

Table of Contents
Rejuvenation treatment atau juga dikenal dengan skin rejuvenation adalah prosedur perawatan wajah yang dapat dilakukan untuk membantu meremajakan kulit dengan mengatasi tanda-tanda penuaan, seperti kerutan, garis halus, hiperpigmentasi, dan lain sebagainya.
Pada dasarnya, prosedur perawatan wajah ini perlu dilakukan sesuai dengan saran dari dokter spesialis dermatologi untuk meminimalkan risiko efek samping. Selain itu, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk melakukan rejuvenation treatment secara rutin agar bisa memperoleh manfaatnya secara optimal.
Untuk mengetahui manfaat, jenis, prosedur, serta efek samping skin rejuvenation selengkapnya, Anda dapat menyimak ulasan berikut ini hingga tuntas.
Apa itu Rejuvenation Treatment?
Skin rejuvenation atau rejuvenation treatment adalah metode peremajaan kulit yang bertujuan untuk memulihkan kulit dari tanda-tanda penuaan, baik karena faktor usia, lingkungan, maupun riwayat kesehatan.
Secara umum, prosedur kecantikan ini dilakukan untuk menghilangkan lapisan terluar kulit yang rusak serta merangsang produksi kolagen dan elastin agar bisa membentuk lapisan kulit baru yang lebih sehat.
Manfaat Rejuvenation Treatment
Adapun sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dengan melakukan rejuvenation treatment secara rutin adalah sebagai berikut ini.
-
Menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh.
-
Mengurangi kerutan dan garis halus pada kulit di area wajah.
-
Meratakan warna kulit.
-
Mengencangkan dan mencerahkan kulit.
-
Menyamarkan bekas jerawat dan bekas luka pada kulit.
-
Membersihkan dan menyamarkan pori-pori kulit wajah.
Jenis Rejuvenation Treatment dan Prosedurnya
Perlu diketahui, prosedur rejuvenation treatment cenderung bervariasi pada setiap jenisnya. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai jenis perawatan peremajaan kulit beserta prosedur pelaksanaannya.
1. Laser Rejuvenation
Laser rejuvenation adalah prosedur perawatan wajah yang memanfaatkan sinar laser, yaitu cahaya berenergi tinggi yang transmisinya difokuskan ke area kulit tertentu untuk merangsang produksi kolagen pada permukaan kulit. Umumnya, prosedur ini dilakukan untuk menyamarkan bekas luka, noda hitam, stretch mark, kutil, dan kerutan pada wajah.
Terdapat dua jenis laser rejuvenation yang dapat dilakukan untuk membantu meremajakan kulit, yaitu:
-
Laser ablatif: Dilakukan dengan cara mengikis lapisan terluar kulit (epidermis) yang mengalami kerusakan. Karena itu, prosedur ini biasanya dapat menimbulkan luka pada kulit.
-
Laser nonablatif: Prosedur perawatan laser yang bekerja di dalam lapisan dermis untuk merangsang produksi kolagen tanpa melukai permukaan kulit.
2. Chemical Peeling
Chemical peeling adalah perawatan kulit wajah yang menggunakan bahan kimia khusus untuk menghilangkan sel-sel kulit mati pada lapisan luar kulit wajah. Prosedur ini dapat dilakukan untuk membantu mengencangkan, mencerahkan, serta mengatasi hiperpigmentasi atau menggelapnya warna kulit wajah.
Pada dasarnya, chemical peeling dilakukan dengan cara mengoleskan bahan kimia pada permukaan kulit wajah. Setelah itu, lapisan kulit terluar akan mengelupas secara perlahan sehingga dapat membuat kulit wajah tampak lebih cerah dan halus.
Terdapat tiga jenis prosedur chemical peeling yang umum dilakukan sebagai perawatan kulit wajah, yaitu:
-
Light chemical peel: Menggunakan bahan kimia yang bersifat ringan, seperti alpha-hydroxy acid untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada lapisan terluar kulit (epidermis).
-
Medium chemical peel: Menggunakan glycolic acid atau trichloroacetic untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada lapisan luar (epidermis) dan bagian atas dari lapisan tengah kulit (upper portion of dermis).
-
Deep chemical peel: Menggunakan bahan trichloroacetic acid dan phenol yang dapat menembus lapisan tengah kulit (dermis) secara lebih dalam dan menyeluruh.
3. Dermabrasi
Dermabrasi adalah prosedur perawatan kulit wajah yang bekerja dengan cara mengikis lapisan kasar pada lapisan terluar (epidermis) kulit untuk mendorong proses regenerasi kulit. Perlu diketahui, prosedur dermabrasi dapat memengaruhi bagian dalam permukaan dan pigmentasi kulit sehingga tidak bisa dilakukan untuk semua jenis kulit, terutama tipe kulit sensitif.
Sebelum menjalani prosedur dermabrasi, pasien akan diberikan anestesi (bius) lokal atau topikal terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa nyeri yang dapat muncul selama prosedur berlangsung.
4. Mikrodermabrasi
Mikrodermabrasi adalah salah satu prosedur rejuvenation treatment yang dapat membantu meminimalkan kerutan, garis halus, bintik-bintik hitam, bekas jerawat ringan, serta memperbaiki dan mencerahkan warna kulit.
Prosedur mikrodermabrasi dilakukan dengan cara menyemprotkan kristal mikro bertekstur kasar untuk mengikis sel-sel kulit mati dari lapisan terluar kulit. Sebagai informasi, prosedur ini dinilai minim efek samping jika dibandingkan dengan perawatan dermabrasi.
5. IPL (Intense Pulse Light)
Intense pulse light atau IPL adalah prosedur kecantikan yang memanfaatkan spektrum panjang gelombang cahaya untuk membuat kulit berdenyut secara singkat. Cahaya tersebut nantinya akan menyerap pigmen berlebih pada kulit agar dapat membantu mengembalikan dan meratakan warna kulit.
Selain itu, prosedur IPL juga dapat membantu merangsang produksi kolagen sehingga dapat membantu meremajakan kulit dan mengatasi masalah jerawat.
6. Microneedling
Microneedling adalah prosedur peremajaan kulit dengan cara menusukkan jarum ke kulit yang bertujuan untuk merangsang produksi elastin dan kolagen agar membuat kulit wajah tampak kenyal dan elastis.
Melalui prosedur ini, ahli dermatologi dapat mengoleskan asam hialuronat atau asam askorbat pada permukaan kulit wajah pasien, baik sebelum maupun sesudah prosedur. Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan proses penetrasi (kemampuan untuk menembus) ke bagian kulit terdalam.
Setelah itu, dokter akan mengoleskan krim khusus dan menggunakan alat yang dilengkapi dengan jarum kecil pada permukaan kulit pasien. Alat ini berfungsi untuk memudahkan krim tersebut masuk ke dalam kulit sehingga dapat merangsang produksi elastin dan kolagen.
7. Derma Filler
Derma filler adalah prosedur kecantikan yang dilakukan untuk memperbaiki kerutan atau garis-garis halus serta mengembalikan volume pada wajah. Pada dasarnya, prosedur ini dilakukan dengan cara menyuntikkan bahan filler, seperti kalsium hidroksiapatit atau asam hialuronat pada area kulit yang ingin diperbaiki.
Prosedur derma filler dinilai efektif dalam menunda tanda-tanda penuaan pada kulit tanpa perlu melakukan operasi kosmetik seperti face lift, brow lift, atau eye lift.
8. Perawatan Botox (Botulinum Toxin)
Perawatan botox merupakan prosedur kecantikan yang dilakukan dengan cara menyuntikkan obat botox pada area wajah tertentu untuk membuat permukaan kulit menjadi halus dan kencang. Namun, perlu diketahui bahwa perawatan botox hanya bersifat sementara sehingga perawatannya harus dilakukan berulang.
Umumnya, perawatan ini dapat bertahan selama kurang lebih 3–12 bulan. Selain itu, wanita hamil atau sedang menyusui sebaiknya tidak melakukan perawatan botox karena dikhawatirkan bisa menimbulkan efek samping.
Efek Samping Rejuvenation Treatment
Pada umumnya, skin rejuvenation adalah prosedur perawatan wajah yang tergolong aman untuk dilakukan. Namun, terdapat sejumlah efek samping dari rejuvenation treatment yang bisa terjadi, di antaranya sebagai berikut.
-
Munculnya jaringan parut.
-
Munculnya bintik-bintik berwarna gelap ataupun terang.
-
Penyembuhan luka cenderung terhambat.
-
Infeksi.
-
Perubahan tekstur kulit.
-
Reaksi alergi.
-
Luka bakar.
-
Memar, rasa sakit, dan pembengkakan di area kulit yang dilakukan suntikan.
Dapat disimpulkan, rejuvenation treatment adalah salah satu prosedur kecantikan yang bisa dilakukan untuk membantu merawat kesehatan dan meremajakan kulit. Jika Anda memerlukan perawatan yang sesuai dengan jenis kulit wajah, sebaiknya konsultasikan hal tersebut dengan dokter spesialis dermatologi dari Siloam Hospitals TB Simatupang.
Selain itu, Siloam Hospitals TB Simatupang juga menyediakan Klinik Dermatologi yang dilengkapi dengan fasilitas medis mutakhir dan ahli dermatologi berpengalaman sehingga dapat memberikan Anda perawatan kulit wajah secara optimal dan komprehensif.
Sebelum mengunjungi Siloam Hospitals, jadwalkan terlebih dahulu pertemuan Anda dengan dokter melalui Cari Dokter atau aplikasi MySiloam. Atau, manfaatkan juga MySiloam untuk memudahkan Anda dalam memesan paket kesehatan hingga konsultasi dengan dokter secara virtual. Mari lakukan perawatan kulit secara menyeluruh #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Lippo Cikarang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Armina Haramaini, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK
Dermatologi (Kulit)
Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini







