Mengenal Gejala Sengatan Lebah dan Cara Mengatasinya
Kesehatan Tubuh

Mengenal Gejala Sengatan Lebah dan Cara Mengatasinya

22 Agustus 2024 4 menit waktu baca
sengatan lebah

Sengatan lebah bisa menjadi ancaman yang serius. Pasalnya, hal ini tidak hanya bisa menyebabkan rasa sakit, tetapi juga dapat memicu reaksi alergi yang parah. Pada kasus yang ringan, sengatan lebh dapat ditangani secara mandiri di rumah, namun reaksi yang serius akan memerlukan tindakan medis sesegera mungkin. Mari pahami lebih lanjut mengenai sengatan lebah, mulai dari gejala, diagnosis, dan cara mengatasinya melalui ulasan di bawah ini.

 

Apa itu Sengatan Lebah?

 

Sengatan lebah adalah luka gigitan yang disebabkan oleh lebah. Sebagai informasi, serangga ini memiliki organ berduri (penyengat) di ujung tubuhnya. Pada dasarnya, lebah menggunakan sengatan tersebut untuk mempertahankan diri dari ancaman terhadap sarangnya.

 

Organ penyengat tersebut mengandung racun yang bila menyengat manusia dapat menyebabkan gejala, seperti rasa nyeri dan bengkak. Pada beberapa kasus, racun tersebut bisa menyebabkan reaksi alergi yang parah, bahkan bisa mengancam jiwa jika tidak segera mendapatkan penanganan medis.

 

Faktor Risiko Tersengat Lebah

 

Pada dasarnya, lebah adalah serangga yang tidak berbahaya kecuali mereka merasa terancam. Ketika dalam situasi yang mengancam, lebah akan menggunakan penyengatnya untuk mempertahankan diri. Seseorang bisa tersengat lebah ketika melakukan beberapa tindakan berikut ini:

 

  • Bermain atau bekerja di luar ruangan, seperti taman, atau tempat yang dekat dengan sarang lebah.

  • Menepuk lebah atau mencoba menangkapnya.

  • Menginjak lebah.

  • Mengganggu sarang lebah.

  • Memanen madu dari sarang lebah.

 

Selain itu, seseorang yang menggunakan parfum beraroma bunga atau mengenakan pakaian warna cerah dapat lebih berisiko terkena sengatan lebah. Pasalnya, warna dan aroma tersebut menyerupai bunga dan dapat menarik perhatian lebah. 

 

Gejala Sengatan Lebah

 

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, efek sengatan lebah dapat menyebabkan gejala yang bervariasi, mulai dari gejala ringan hingga reaksi alergi yang parah. Berikut adalah masing-masing gejala ringan, sedang, dan berat, yang bisa ditimbulkan oleh sengatan lebah:

 

A. Reaksi ringan

 

  • Rasa nyeri dan sensasi terbakar di lokasi sengatan.

  • Kulit kemerahan di area sengatan.

  • Pembengkakan ringan di sekitar area sengatan.

 

B. Reaksi sedang

 

  • Kemerahan yang ekstrem pada area yang terdampak.

  • Pembengkakan di lokasi sengatan yang dapat membesar secara bertahap dalam 1–2 hari setelahnya.

 

C. Reaksi berat

 

Reaksi alergi berat akibat sengatan lebah bisa berupa anafilaksis. Kondisi ini dapat mengancam jiwa sehingga memerlukan perawatan medis sesegera mungkin. Adapun gejala yang ditimbulkan, di antaranya:

 

  • Gatal-gatal.

  • Pembengkakan di tenggorokan, bibir, dan lidah.

  • Kulit memerah atau pucat.

  • Pusing.

  • Mual, muntah, dan diare.

  • Sesak napas.

  • Denyut nadi lemah atau cepat.

  • Penurunan kesadaran.

  • Pingsan.

 

Diagnosis Sengatan Lebah



Untuk menegakkan diagnosis, dokter akan terlebih dahulu mewawancarai pasien mengenai keluhan, gejala, dan riwayat paparan sengatan lebah. Kemudian, dokter akan memeriksa luka sengatan tersebut. Jika diperlukan, dokter bisa menyarankan pemeriksaan penunjang, biasanya  menggunakan tes alergi darah atau kulit untuk mengetahui reaksi tubuh terhadap racun lebah. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

  • Tes alergi darah: Dokter akan mengambil sampel kecil darah untuk diuji di laboratorium. Pemeriksaan ini mengukur bagaimana antibodi dalam darah bereaksi terhadap alergen.

  • Tes alergi kulit: Dokter akan menyuntikkan sedikit racun lebah di bawah kulit. Jika memiliki alergi, akan timbul benjolan di area yang disuntik. Tes ini akan dipantau oleh dokter sehingga aman dan tidak akan menyebabkan reaksi alergi yang parah.

 

Pengobatan Sengatan Lebah

 

Sengatan lebah ringan biasanya tidak membutuhkan pengobatan medis tertentu, cukup melakukan perawatan mandiri di rumah. Seseorang yang mengalami gejala ringan setelah tersengat lebah bisa mengikuti beberapa langkah pengobatan mandiri untuk sengatan lebah berikut ini:

 

  • Usahakan untuk tetap tenang. 

  • Segera lepaskan lebah yang menyengat untuk mengurangi jumlah racun yang masuk ke dalam tubuh.

  • Bersihkan luka sengatan dengan sabun dan air.

  • Letakkan kompres es pada kulit yang tersengat untuk mengurangi pembengkakan. Hindari menempelkan es secara langsung ke kulit, melainkan bungkuslah es terlebih dahulu dengan kain atau handuk

  • Posisikan bagian tubuh yang terdampak sengatan lebih tinggi guna mengurangi pembengkakan.

  • Memantau luka gigitan. Segeralah pergi ke fasilitas kesehatan terdekat bila pembengkakan menyebar di luar lokasi sengatan, atau jika timbul gejala lain seperti gatal-gatal, sesak napas, mual, muntah, hingga pusing berputar.

 

Sementara itu, penderita yang mengalami anafilaksis perlu dibawa ke ruang gawat darurat agar mendapatkan penanganan medis sesegera mungkin. Jadi, jika muncul reaksi serius terhadap sengatan lebah atau beberapa sengatan serangga lainnya, segera konsultasikan dengan dokter.

 

Apabila Anda atau kerabat Anda terkena sengatan lebah yang menimbulkan reaksi serius, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Kulit (Dermatologi). Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat. 

 

Tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang direkomendasikan oleh dokter atau tenaga medis terkait sengatan lebah bisa berbeda-beda setiap rumah sakit, tergantung dari fasilitas yang tersedia. Kendati demikian, tenaga medis akan memastikan tahapan pemeriksaan dan pengobatan sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.


Manfaatkan aplikasi MySiloam untuk mengakses berbagai fitur kesehatan yang memudahkan Anda, mulai dari melihat jadwal dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-marsia-rusfianti-spkk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Marsia Rusfianti, SpKK, M.Kes

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Lippo Cikarang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-armina-haramaini-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Armina Haramaini, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-epi-panjaitan-msc-spkk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Epi Panjaitan, MSc, SpKK

Dermatologi (Kulit)

Spesialis Dermatologi Venereologi Estetika


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail