Sindrom Tangan Alien - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Sindrom Tangan Alien - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

09 September 2024 4 menit waktu baca
sindrom tangan alien

 

Sindrom tangan alien adalah kondisi medis langka yang pertama kali ditemukan pada tahun 1908. Sindrom ini membuat penderitanya kehilangan kendali atas salah satu tangannya, sehingga membuat tangan tersebut bergerak secara tidak sadar. Simak penjelasan selengkapnya tentang sindrom tangan alien di bawah ini.

 

Apa itu Sindrom Tangan Alien?

 

Sindrom tangan alien, alien hand syndrome, atau AHS adalah kondisi neurologis langka ketika salah satu tangan bergerak sendiri tanpa bisa dikendalikan. Terkadang, kondisi ini juga membuat salah satu kaki terpengaruh, namun hal ini cukup jarang terjadi.

 

Pada sindrom tangan alien, penderita kehilangan kendali atas tangannya, sehingga seolah tangan dapat bergerak sendiri. Selama episode AHS berlangsung, tangan yang terdampak tersebut biasanya terasa asing bagi pemiliknya. Tangan penderita dapat bergerak untuk melakukan suatu aktivitas atau gerakan yang bersifat kompleks dan memiliki tujuan namun gerakan tersebut tidak disengaja. 

 

Penyebab Sindrom Tangan Alien

 

Sindrom tangan alien tidak disebabkan oleh satu faktor yang spesifik. Namun, kondisi ini selalu berkaitan dengan kerusakan pada otak yang mengganggu gerakan dan kontrol seseorang. Normalnya, ketika seseorang menggerakkan lengan, maka tubuh akan mengaktifkan beberapa jaringan saraf yang luas di dalam otak mereka. Pada penderita AHS, area aktivitas tersebut terisolasi.

 

Pada tingkat yang lebih luas, beberapa pemicu kerusakan otak yang dapat menyebabkan AHS meliputi: 

 

  • Tumor otak.

  • Stroke.

  • Aneurisma (penggelembungan pembuluh darah akibat melemahnya dinding pembuluh darah).

  • Kerusakan otak akibat cedera.

  • Efek samping operasi otak.

  • Sindrom Parry-Romberg (kelainan langka yang ditandai dengan kerusakan progresif pada kulit dan jaringan lunak pada separuh wajah).

  • Penyakit Creutzfeldt-Jakob (merupakan kelainan degeneratif pada otak yang bersifat fatal).

  • Varian Parkinson yang tidak lazim, seperti sindrom kortikobasal.

  • Berbagai penyakit neurodegeneratif lainnya.

 

Perlu diingat bahwa sindrom tangan alien adalah efek samping yang sangat jarang terjadi pada sebagian besar kondisi yang telah disebutkan di atas. Sebagai contoh, sangat kecil kemungkinannya seseorang akan mengalami AHS jika menderita stroke. 

 

Gejala Sindrom Tangan Alien

 

Gejala yang paling menonjol dari sindrom tangan alien adalah ketidakmampuan untuk mengontrol tangan saat bertindak secara mandiri, tanpa disengaja, dan melakukan tindakan yang tidak terarah. Hal ini membuat tangan seolah-olah dikendalikan orang lain. Gejala klinis AHS berbeda-beda, tergantung pada lokasi otak yang mengalami masalah. Adapun beberapa variasi gejalanya yaitu:

 

  • Subtipe frontal. Biasanya muncul dengan perasaan meraba-raba secara impulsif (tangan terus-menerus mencari benda di sekitar) dan menggenggam atau memanipulasi benda secara kompulsif. Ini biasanya memengaruhi tangan dominan. 

  • Subtipe kalosal. Subtipe ini ditandai dengan munculnya gejala adanya konflik antar tangan atau tangan pasien saling mengganggu. Varian ini lebih sering menyerang tangan nondominan. 

  • Subtipe posterior. Pasien dengan subtipe ini datang dengan respons penghindaran, seperti menarik tangan menjauh dari kontak atau rangsangan, bisa juga dengan mengangkat lengan secara tidak sengaja, dan mempunyai perasaan keterasingan yang kuat dari anggota tubuh yang terkena. 

 

Diagnosis Sindrom Tangan Alien

 

Dokter dapat mendiagnosis sindrom tangan alien melalui observasi dan evaluasi. Mendiagnosis sindrom tangan alien sangat rumit karena sindrom ini merupakan gangguan neurologis yang tidak memiliki komponen kejiwaan. Hal ini membuatnya lebih sulit untuk didiagnosis karena masalah perilaku lebih sering terjadi daripada sindrom tangan alien. Gejalanya kadang-kadang dapat dikaitkan dengan gangguan kejiwaan yang mungkin dapat membuat penderita sindrom ini merasa frustrasi.

 

Cara Mengatasi Sindrom Tangan Alien

 

Tidak ada pengobatan khusus untuk sindrom tangan alien. Pasalnya, semua teknik untuk menanganinya sebagian besar bersifat anekdot. Para ahli telah mencoba beberapa teknik untuk mengatasi gejala fisik dan psikologi yang disebabkan oleh AHS. Teknik tersebut, di antaranya:

 

  • Terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral therapy/CBT). Hal ini dapat membantu penderita untuk menerima kenyataan emosional dari kondisi mereka dan berpikir tentang tangannya yang asing dengan cara-cara baru yang lebih positif.

  • Mengalihkan perhatian pada tangan. Beberapa penderita merasa terbantu dengan menyibukkan tangan yang terdampak dengan tugas-tugas sederhana dan tidak untuk mengalihkan perhatiannya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara sederhana, seperti mengarahkan tangan yang tidak terkendali untuk memegang majalah. 

  • Teknik pelatihan visuospasial. Terapi ini membantu mengatasi persepsi seseorang terhadap anggota tubuh yang terasa asing dalam kaitannya dengan bagian tubuh lainnya. Tujuan dari strategi ini adalah membantu pasien merasa lebih terhubung dengan anggota tubuh yang terasa asing tersebut sehingga mereka bisa mendapatkan kembali beberapa kontrol atasnya.

  • Penggunaan clonazepam. Jenis obat ini diketahui bisa mengurangi gejala sebesar 70%. Namun, beberapa orang mungkin tidak cocok dengan obat ini.

  • Suntikan botulinum toxin. Obat ini dapat menunjukkan pengurangan 80% dari gejala-gejala AHS.

 

Perlu dipahami bahwa penyebab dan gejala terkait sindrom tangan alien di atas tidak bisa dijadikan sebagai acuan utama yang mewakili kondisi tersebut. Bukan tidak mungkin, beberapa gejala yang disebutkan di atas juga terjadi pada kondisi medis lain, sehingga penting untuk melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang tepat.

 

Setiap rumah sakit mungkin memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien terlebih dahulu guna menentukan langkah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.


Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memeriksa riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dorothea-fortuna-meita-caturwulan-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail