Kesehatan Tubuh
Sindrom Tangan Alien - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

Table of Contents
Sindrom tangan alien adalah kondisi medis langka yang pertama kali ditemukan pada tahun 1908. Sindrom ini membuat penderitanya kehilangan kendali atas salah satu tangannya, sehingga membuat tangan tersebut bergerak secara tidak sadar. Simak penjelasan selengkapnya tentang sindrom tangan alien di bawah ini.
Apa itu Sindrom Tangan Alien?
Sindrom tangan alien, alien hand syndrome, atau AHS adalah kondisi neurologis langka ketika salah satu tangan bergerak sendiri tanpa bisa dikendalikan. Terkadang, kondisi ini juga membuat salah satu kaki terpengaruh, namun hal ini cukup jarang terjadi.
Pada sindrom tangan alien, penderita kehilangan kendali atas tangannya, sehingga seolah tangan dapat bergerak sendiri. Selama episode AHS berlangsung, tangan yang terdampak tersebut biasanya terasa asing bagi pemiliknya. Tangan penderita dapat bergerak untuk melakukan suatu aktivitas atau gerakan yang bersifat kompleks dan memiliki tujuan namun gerakan tersebut tidak disengaja.
Penyebab Sindrom Tangan Alien
Sindrom tangan alien tidak disebabkan oleh satu faktor yang spesifik. Namun, kondisi ini selalu berkaitan dengan kerusakan pada otak yang mengganggu gerakan dan kontrol seseorang. Normalnya, ketika seseorang menggerakkan lengan, maka tubuh akan mengaktifkan beberapa jaringan saraf yang luas di dalam otak mereka. Pada penderita AHS, area aktivitas tersebut terisolasi.
Pada tingkat yang lebih luas, beberapa pemicu kerusakan otak yang dapat menyebabkan AHS meliputi:
-
Aneurisma (penggelembungan pembuluh darah akibat melemahnya dinding pembuluh darah).
-
Kerusakan otak akibat cedera.
-
Efek samping operasi otak.
-
Sindrom Parry-Romberg (kelainan langka yang ditandai dengan kerusakan progresif pada kulit dan jaringan lunak pada separuh wajah).
-
Penyakit Creutzfeldt-Jakob (merupakan kelainan degeneratif pada otak yang bersifat fatal).
-
Varian Parkinson yang tidak lazim, seperti sindrom kortikobasal.
-
Berbagai penyakit neurodegeneratif lainnya.
Perlu diingat bahwa sindrom tangan alien adalah efek samping yang sangat jarang terjadi pada sebagian besar kondisi yang telah disebutkan di atas. Sebagai contoh, sangat kecil kemungkinannya seseorang akan mengalami AHS jika menderita stroke.
Gejala Sindrom Tangan Alien
Gejala yang paling menonjol dari sindrom tangan alien adalah ketidakmampuan untuk mengontrol tangan saat bertindak secara mandiri, tanpa disengaja, dan melakukan tindakan yang tidak terarah. Hal ini membuat tangan seolah-olah dikendalikan orang lain. Gejala klinis AHS berbeda-beda, tergantung pada lokasi otak yang mengalami masalah. Adapun beberapa variasi gejalanya yaitu:
-
Subtipe frontal. Biasanya muncul dengan perasaan meraba-raba secara impulsif (tangan terus-menerus mencari benda di sekitar) dan menggenggam atau memanipulasi benda secara kompulsif. Ini biasanya memengaruhi tangan dominan.
-
Subtipe kalosal. Subtipe ini ditandai dengan munculnya gejala adanya konflik antar tangan atau tangan pasien saling mengganggu. Varian ini lebih sering menyerang tangan nondominan.
-
Subtipe posterior. Pasien dengan subtipe ini datang dengan respons penghindaran, seperti menarik tangan menjauh dari kontak atau rangsangan, bisa juga dengan mengangkat lengan secara tidak sengaja, dan mempunyai perasaan keterasingan yang kuat dari anggota tubuh yang terkena.
Diagnosis Sindrom Tangan Alien
Dokter dapat mendiagnosis sindrom tangan alien melalui observasi dan evaluasi. Mendiagnosis sindrom tangan alien sangat rumit karena sindrom ini merupakan gangguan neurologis yang tidak memiliki komponen kejiwaan. Hal ini membuatnya lebih sulit untuk didiagnosis karena masalah perilaku lebih sering terjadi daripada sindrom tangan alien. Gejalanya kadang-kadang dapat dikaitkan dengan gangguan kejiwaan yang mungkin dapat membuat penderita sindrom ini merasa frustrasi.
Cara Mengatasi Sindrom Tangan Alien
Tidak ada pengobatan khusus untuk sindrom tangan alien. Pasalnya, semua teknik untuk menanganinya sebagian besar bersifat anekdot. Para ahli telah mencoba beberapa teknik untuk mengatasi gejala fisik dan psikologi yang disebabkan oleh AHS. Teknik tersebut, di antaranya:
-
Terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral therapy/CBT). Hal ini dapat membantu penderita untuk menerima kenyataan emosional dari kondisi mereka dan berpikir tentang tangannya yang asing dengan cara-cara baru yang lebih positif.
-
Mengalihkan perhatian pada tangan. Beberapa penderita merasa terbantu dengan menyibukkan tangan yang terdampak dengan tugas-tugas sederhana dan tidak untuk mengalihkan perhatiannya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara sederhana, seperti mengarahkan tangan yang tidak terkendali untuk memegang majalah.
-
Teknik pelatihan visuospasial. Terapi ini membantu mengatasi persepsi seseorang terhadap anggota tubuh yang terasa asing dalam kaitannya dengan bagian tubuh lainnya. Tujuan dari strategi ini adalah membantu pasien merasa lebih terhubung dengan anggota tubuh yang terasa asing tersebut sehingga mereka bisa mendapatkan kembali beberapa kontrol atasnya.
-
Penggunaan clonazepam. Jenis obat ini diketahui bisa mengurangi gejala sebesar 70%. Namun, beberapa orang mungkin tidak cocok dengan obat ini.
-
Suntikan botulinum toxin. Obat ini dapat menunjukkan pengurangan 80% dari gejala-gejala AHS.
Perlu dipahami bahwa penyebab dan gejala terkait sindrom tangan alien di atas tidak bisa dijadikan sebagai acuan utama yang mewakili kondisi tersebut. Bukan tidak mungkin, beberapa gejala yang disebutkan di atas juga terjadi pada kondisi medis lain, sehingga penting untuk melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat agar mendapatkan diagnosis yang tepat.
Setiap rumah sakit mungkin memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien terlebih dahulu guna menentukan langkah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.
Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memeriksa riwayat kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP
Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)
Spesialis Neurologi
Siloam Hospitals Purwakarta
Tersedia :
Tersedia hari ini
TERPOPULER
Brain Check Up Plus+ Package
Penawaran Spesial, Skrining Stroke
34 Service/Item
Rp12.500.000
Skrining Kesehatan Otak Basic
Skrining Pria & Wanita
14 Service/Item
Rp1.500.000
Skrining Kesehatan Otak Advanced
Skrining Pria & Wanita
16 Service/Item
Rp4.100.000
Skrining Kesehatan Otak
2 Service/Item
Rp3.000.000
Kunjungan Dokter Spesialis Syaraf - Homecare
Rp640.000







