Mengupas Mitos dan Fakta Seputar Asma untuk Penanganan Lebih Tepat
Kesehatan Tubuh

Mengupas Mitos dan Fakta Seputar Asma untuk Penanganan Lebih Tepat

17 November 2025 4 menit waktu baca
Mitos dan fakta seputar asma

Mitos dan fakta sering kali bertukar tempat, termasuk jika bicara mengenai penyakit asma. Padahal, sangat penting untuk mengetahui perbedaan keduanya terkait asma agar penanganan terhadap penderita asma bisa dilakukan secara tepat. Berikut adalah mitos dan fakta seputar asma.

 

Beberapa Mitos Terkait Asma yang Keliru

 

Kesalahpahaman mitos dan fakta seputar asma bisa membawa dampak buruk, khususnya pada para penderita. Berikut ini adalah beberapa mitos tentang asma yang keliru dipahami oleh kebanyakan orang.

 

1. Penderita Asma Tidak Boleh Berolahraga

Asma adalah penyakit pada paru-paru yang membuat penderitanya kesulitan untuk bernapas. Oleh karena itu, banyak orang yang beranggapan bahwa penderita asma tidak boleh berolahraga karena berpotensi membuat sulit bernapas.

 

Namun, hal ini hanya mitos belaka yang salah dipahami. Sebaliknya, justru olahraga bisa membantu meningkatkan kapasitas paru-paru penderita asma meski memang penderita asma tidak bisa terlalu Lelah saat berolahraga.

 

2. Asma Bisa Sembuh dengan Sendirinya

Salah satu yang menjadi bagian dari mitos dan fakta seputar asma yang sering keliru dipahami adalah bahwa penyakit ini bisa sembuh sendiri. Pada dasarnya gejala asma memang bisa berubah menjadi jarang kambuh. Namun, perubahan ini terkadang membuat penderita merasa penyakit asmanya sudah sembuh. Padahal penyakit asma tersebut tetap ada dan tetap akan kambuh ketika ada pemicunya.

 

3. Asma Pasti Terjadi Karena Keturunan

Mitos lain yang cukup dipercaya kaum awam adalah asma pasti terjadi karena faktor keturunan atau genetik. Padahal, anggapan bahwa penyakit ini merupakan faktor genetik hanyalah mitos belaka. Sangat mungkin bagi seseorang terkena asma meski tidak ada satu pun keluarganya yang mengidap penyakit ini.

 

Beberapa Fakta Tentang Asma yang Perlu Dipahami

 

Selain mitos, ada beberapa fakta terkait asma yang juga perlu Anda pahami. Fakta dan informasi yang akurat merupakan pertimbangan utama ketika hendak mengambil sesuatu keputusan. Berikut ini adalah beberapa fakta terkait asma yang perlu Anda pahami:

 

1. Asma Bisa Berakibat Kematian

Hal ini memang jarang terjadi sehingga banyak disalahpahami dalam mitos dan fakta seputar asma. Faktanya, asma merupakan penyakit yang bisa mengakibatkan kematian jika tidak segera ditangani. Diperlukan tindakan khusus saat menangani penyakit asma. Pastikan Anda mengikuti seluruh prosedur dengan tepat agar asma yang kambuh bisa segera dikendalikan.

 

2. Asma Bisa Terjadi pada Semua Usia

Salah satu fakta mengenai asma yang harus dipahami adalah penyakit ini bisa terjadi pada semua usia, tidak hanya terjadi pada anak-anak. Karena itu baik orang dewasa atau lansia juga tetap harus menjaga kesehatan paru-paru dan saluran pernapasan. Terlebih jika sebelumnya sudah memiliki riwayat penyakit asma yang bisa kambuh kapan saja.

 

3. Asma Tidak Menular

Asma bukanlah suatu penyakit menular. Anda tidak perlu takut tertular ketika berhubungan dengan seseorang yang diketahui memiliki riwayat penyakit asma. Asma sendiri bisa terjadi karena dipicu penyakit seperti flu dan batuk. Faktor pemicu tersebutlah yang bisa menular ke orang lain.

 

Pengobatan Penderita Penyakit Asma

 

Kesalahpahaman lain terkait mitos dan fakta seputar asma adalah penyakit ini tidak memerlukan pengobatan apalagi diketahui bahwa penyakit asma tidak bisa dihilangkan. Namun, bukan berarti orang yang menderita asma bisa mengabaikan proses pengobatan karena sebenarnya asma bisa dikendalikan dan diobati agar tidak terlalu parah. Berikut ini adalah informasi terkait pengobatan asma:

 

1. Obat Oral

Pemberian obat asma harus dilakukan berdasarkan pengawasan dokter karena dosis untuk obat asma tidak bisa sembarangan. Dokter akan memberikan dosis obat sesuai tingkat keparahan penyakit. Beberapa obat oral yang dikonsumsi oleh penderita asma seperti steroid oral, tablet theophyliline, dan ipratropium. Tentunya obat tersebut membutuhkan resep dokter dan tidak bisa dibeli secara bebas.

 

2. Penggunaan Inhaler

Inhaler merupakan obat yang dihirup melalui mulut sehingga obat tersebut akan langsung terkirim ke saluran pernapasan dan bisa meredakan asma. Diketahui bahwa inhaler sangat efektif untuk menyembuhkan asma yang kambuh.

 

Namun, terdapat kesalahpahaman tentang mitos dan fakta seputar asma terkait penggunaan inhaler. Penggunaan inhaler dianggap bisa membuat ketagihan karena adanya kandungan steroid di dalamnya. Anggapan ini sangatlah keliru sebab steroid yang ada di dalam inhaler tidak akan membuat penggunanya kecanduan karena steroid pada obat asma berbeda dengan steroid lainnya. Justru penggunaan inhaler sebagai obat asma adalah sebuah kemajuan besar sebab bisa lebih meminimalkan efek samping dan aman digunakan oleh penderita asma.

 

Setiap orang ingin hidup sehat dan tidak terganggu oleh penyakit seperti asma. Oleh karena itu pastikan Anda selalu menjaga tubuh agar tetap bugar dan tidak keliru dalam memahami mitos dan fakta seputar asma.

 

Untuk bisa memantau kondisi tubuh, Anda sebaiknya rutin melakukan medical check up. Terlebih jika Anda memiliki riwayat penyakit asma walau mungkin saat ini gejalanya sudah jarang terjadi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospital terdekat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan medis secara tepat.

 

Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

Laboratory Digital Booking

Dokter Kami
dr-devi-ambarwati-spp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Devi Ambarwati, SpP

Pulmonologi (Paru)

Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi


Siloam Hospitals Jember

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Sabtu, 30 Mei 2026

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail