5 Pantangan Makanan & Minuman untuk Neuropati Perifer, Catat!
Kesehatan Tubuh

5 Pantangan Makanan & Minuman untuk Neuropati Perifer, Catat!

22 Januari 2026 4 menit waktu baca
pantangan makanan untuk neuropati perifer

 

Neuropati perifer adalah gangguan sistem saraf tepi yang terjadi karena kondisi medis tertentu, seperti penyakit autoimun atau diabetes. Kondisi ini dapat menimbulkan sejumlah gejala yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti kelemahan otot, kesemutan, kebas, berkeringat terlalu banyak, hingga kelumpuhan.

 

Untuk membantu mengelola gejalanya, penderita neuropati perifer perlu memperhatikan gaya hidup sehari-hari, termasuk makanan dan minuman yang dikonsumsi. Pasalnya, ada beberapa pantangan makanan dan minuman untuk neuropati perifer yang perlu dihindari oleh penderita kondisi ini. Apa saja itu? Mari simak informasinya dalam artikel berikut ini.

 

Pantangan Makanan dan Minuman untuk Neuropati Perifer

 

Terdapat beberapa pantangan makanan dan minuman yang perlu diperhatikan oleh penderita neuropati perifer, mulai dari makanan tinggi gluten, makanan tinggi gula, makanan yang terpapar arsenik, obat-obatan tertentu, hingga minuman beralkohol. Berikut adalah masing-masing penjelasannya:

 

1. Makanan Tinggi Gluten

 

Pantangan makanan untuk neuropati perifer yang pertama adalah makanan tinggi gluten, seperti roti, pasta, kue, sereal, dan makanan olahan gandum lainnya. Hal ini perlu diperhatikan terutama bagi penderita neuropati perifer akibat penyakit Celiac.

 

Pasalnya, penyakit Celiac dapat merusak usus halus akibat reaksi berlebihan sistem kekebalan  tubuh terhadap gluten, salah satu jenis protein yang terkandung di dalam gandum. Kondisi ini bisa menyebabkan malabsorpsi berbagai nutrisi penting yang bisa memperburuk kerusakan saraf. Akibatnya, gejala-gejala neuropati perifer bisa semakin memburuk.

 

2. Makanan Tinggi Gula

 

Diabetes, penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dalam tubuh (hiperglikemia), merupakan salah satu penyebab neuropati perifer yang paling sering terjadi. Tingginya kadar gula darah bisa merusak saraf-saraf di dalam tubuh, termasuk saraf tepi.

 

Karena itu, penderita neuropati diabetik perlu membatasi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula, seperti minuman kemasan, roti manis, biskuit, dan buah kalengan, untuk menghindari kerusakan saraf yang lebih parah.

 

3. Makanan yang Terpapar Arsenik

 

Konsumsi makanan anorganik tertentu, seperti makanan yang telah terpapar arsenik dalam jumlah banyak, juga harus dibatasi oleh penderita neuropati perifer. Sebagai informasi, arsenik sendiri merupakan senyawa kimia yang kerap digunakan untuk membunuh serangga. Karena itu, senyawa ini kerap ditemukan dalam komposisi pestisida, yatu produk yang digunakan untuk membunuh, mengendalikan, serta mengusir hama maupun penyakit yang merusak hasil pertanian.

 

Arsenik dapat ditemukan pada berbagai jenis beras, seperti beras merah atau beras putih. Hal ini dikarenakan arsenik yang terkandung dalam pestisida kerap terakumulasi pada lapisan terluar padi. Bila masih dalam batas aman, arsenik tidak membahayakan tubuh. Namun, jika kandungannya melebihi batas aman, senyawa tersebut bisa menyebabkan kerusakan pada saraf-saraf tubuh.

 

4. Obat-obatan Tertentu

 

Suplemen tertentu, seperti suplemen vitamin B6 diketahui dapat memicu efek samping berupa neuropati perifer, apalagi jika asupannya melebihi batas normal. Hal ini bisa menimbulkan sejumlah gejala, seperti kesemutan, sensasi terbakar, hingga mati rasa di area tangan atau kaki.

 

5. Minuman Beralkohol

 

Mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan bisa menyebabkan terjadi malabsorpsi atau gangguan penyerapan berbagai nutrisi, termasuk nutrisi yang baik untuk kesehatan saraf, seperti vitamin B12. Selain itu, konsumsi alkohol yang berlebihan juga bisa memperburuk kondisi saraf yang dapat memperparah gejala neuropati perifer.

 

Suplemen Tambahan untuk Neuropati Perifer

 

Guna mengoptimalkan proses pemulihan, penderita neuropati perifer juga bisa mengonsumsi suplemen tertentu sesuai kebutuhan yang dapat membantu memperbaiki fungsi saraf dalam tubuh. Namun, pastikan Anda tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen tambahan yang tepat. Adapun beberapa rekomendasi suplemen tambahan untuk penderita neuropati perifer adalah sebagai berikut:

 

  • Acetyl-L-carnitine (ALC).

  • Vitamin B kompleks, terutama vitamin B1 dan B12.

  • Alpha-lipoic acid (ALA).

  • Magnesium.

  • Kalsium.

  • Glutamin.

  • N-acetylcysteine (NAC).

  • Vitamin D.

  • Vitamin E.

 

Tips Gaya Hidup yang Dianjurkan bagi Penderita Neuropati Perifer

 

Selain menghindari pantangan makanan serta mengonsumsi suplemen tambahan, manajemen gejala neuropati perifer juga dapat dilakukan dengan memperhatikan gaya hidup sehat sebaik mungkin. Beberapa tips gaya hidup yang dianjurkan bagi penderita neuropati perifer adalah:

 

  • Selalu berhati-hati dan merawat kesehatan kaki dengan baik, terutama jika neuropati perifer disebabkan oleh diabetes. Misalnya, selalu periksa apakah terdapat luka, lepuh, atau kapalan pada kaki. Dianjurkan juga untuk mengenakan kaus kaki berbahan katun yang lembut dan longgar untuk melindungi kaki.

  • Rutin berolahraga, seperti berjalan kaki setiap tiga kali seminggu, untuk membantu mengurangi nyeri neuropati, meningkatkan kekuatan otot, serta mengendalikan kadar gula darah.

  • Tidak merokok dan menjauhi paparan asap rokok. Sebab, hal ini bisa menyebabkan gangguan pada sirkulasi darah yang dapat memperburuk gejala neuropati perifer.

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang, seperti memperbanyak asupan buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, serta protein rendah lemak.

  • Memantau kadar gula darah secara teratur.

 

Perlu dipahami bahwa informasi yang disebutkan di atas hanya bertujuan edukasi dan tidak dapat menggantikan saran medis profesional. Maka dari itu, guna mendapatkan perawatan neuropati perifer yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Neurologi di Siloam Hospitals terdekat.

 

Tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang dijalani oleh pasien bisa berbeda di setiap rumah sakit, tergantung pada hasil diagnosis serta fasilitas kesehatan yang tersedia. Tenaga medis profesional akan menentukan prosedur pemeriksaan dan pengobatan yang tepat agar sesuai dengan kondisi medis pasien.

 

Anda juga dapat menggunakan aplikasi MySiloam untuk mengetahui jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, hingga memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Unduh aplikasi MySiloam sekarang dan nikmati berbagai fiturnya untuk memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

Sumber

Everyday Health. How Diet Can Play a Role in Neuropathy Prevention and Management. Diakses pada 2025 | International Journal of Molecular Sciences. The Role of Dietary Nutrients in Peripheral Nerve Regeneration. Diakses pada 2025 | Therapeutic Goods Administration Department of Health, Disability and Ageing Australia. Peripheral Neuropathy with Supplementary Vitamin B6 (Pyridoxine). Diakses pada 2025 | Medical News Today. Which Supplements Can Help with Neuropathy. Diakses pada 2025 | Swiss Medical Network. Peripheral Neuropathy. Diakses pada 2025 |

Dokter Kami
dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-dorothea-fortuna-meita-caturwulan-sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Dorothea Fortuna Meita Caturwulan, M.Kes, Sp.N, F.MIN, CIPS, FIPP

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail