Payudara Kendur Apakah Normal? Ketahui Beberapa Penyebabnya
Ibu dan Anak

Payudara Kendur Apakah Normal? Ketahui Beberapa Penyebabnya

03 Februari 2025 4 menit waktu baca
penyebab payudara kendur

 

Payudara kendur dapat disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari faktor genetik, pertambahan usia, hingga melahirkan. Hal ini merupakan kondisi yang normal, mengingat pada dasarnya bentuk payudara setiap wanita memang berbeda-beda. Namun, penyebab payudara kendur perlu diwaspadai apabila didasari oleh kondisi medis tertentu.

 

Lantas, apa saja penyebab payudara kendur yang perlu untuk diwaspadai? Mari simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.

 

Penyebab Payudara Kendur secara Umum

 

Perlu diketahui bahwa payudara kendur merupakan bagian alami dari proses penuaan seorang wanita. Namun, tidak bisa dipastikan kapan tepatnya seorang wanita akan mengalami perubahan pada bentuk payudaranya. Kondisi ini dapat terjadi sejak usia awal 20-an atau bahkan di usia yang lebih lanjut.

 

Berikut adalah beberapa penyebab payudara kendur yang cukup umum terjadi pada setiap wanita.

 

1. Faktor Genetik

 

Salah satu faktor yang berperan besar dalam menentukan ukuran, bentuk, dan kekuatan payudara adalah genetik/keturunan. Apabila memiliki keluarga, misalnya ibu atau nenek yang memiliki bentuk payudara kendur, maka terdapat kemungkinan hal ini akan diturunkan kepada generasi perempuan selanjutnya.

 

2. Pertambahan Usia

 

Penuaan adalah faktor penyebab payudara kendur yang paling umum. Hal ini terjadi karena ligamen yang berfungsi menopang payudara akan mengendur seiring bertambahnya usia. Selain itu, penuaan juga menyebabkan kadar hormon estrogen berkurang dan menyebabkan kulit serta jaringan di sekitar payudara tidak terhidrasi secara optimal. Akibatnya, elastisitas payudara menurun dan pada akhirnya tidak kencang lagi.

 

3. Melahirkan

 

Payudara kendur setelah melahirkan adalah kondisi yang normal terjadi karena adanya perubahan hormon yang berpengaruh pada kelenjar susu. Jadi, hal ini sebetulnya tidak perlu dikhawatirkan selama ASI (air susu ibu) tetap bisa diproduksi dengan lancar.

 

4. Gaya Gravitasi

 

Penyebab payudara kendur yang cukup umum berikutnya adalah gaya gravitasi. Pasalnya, gaya gravitasi dapat membuat payudara tertarik ke arah bawah. Semakin kuat gaya gravitasi, maka ligamen yang menopang dada akan semakin meregang. Hal ini juga bisa dipengaruhi oleh ukuran payudara dan postur tubuh.

 

Penyebab Payudara Kendur yang Perlu Diwaspadai

 

Meski sebagian besar kasus payudara kendur merupakan hal yang normal terjadi pada setiap wanita, kondisi ini tetap perlu diwaspadai apabila penyebab payudara kendur adalah gaya hidup yang tidak sehat atau kondisi medis tertentu, seperti:

 

1. Berat Badan Naik-Turun

 

Tidak banyak yang menyadari bahwa kenaikan berat badan berlebih juga bisa menjadi penyebab payudara kendur. Pasalnya, peningkatan berat badan dapat meningkatkan jaringan lemak di payudara dan membuat ukuran payudara semakin bertambah. Begitupun dengan kulit payudara yang ikut meregang.

 

Kondisi tersebut lambat laun menyebabkan ligamen dan jaringan ikat di payudara ikut meregang. Apabila jaringan payudara tidak kuat menopang beban lemak yang semakin bertambah, maka akan terjadi perubahan bentuk payudara menjadi lebih kendur. Begitu pula saat berat badan tiba-tiba turun, akan butuh waktu lebih lama agar payudara bisa menyesuaikan ke bentuk semula.

 

2. Kecanduan Alkohol dan Rokok

 

Merokok adalah kebiasaan yang dapat membuat payudara kendur dan harus diwaspadai. Pasalnya, zat kimia yang terdapat dalam rokok, seperti nikotin, dapat menghilangkan kolagen dalam kulit dan berpengaruh pada bentuk payudara, termasuk membuat payudara kendur. Kecanduan minuman beralkohol juga bisa menjadi penyebab payudara kendur.  Hal ini dikarenakan alkohol dapat menyebabkan kerusakan pada kolagen sehingga payudara tampak kendur dan kulit di sekitarnya menjadi lebih kusam.

 

3. Kesalahan dalam Memilih Bra

 

Kesalahan dalam memilih bra juga bisa menjadi salah satu alasan kenapa payudara kendur. Pasalnya, kekencangan dan kesehatan payudara wanita turut dipengaruhi oleh bra yang dikenakan setiap hari. Jadi, pilihlah ukuran bra yang sesuai dengan bentuk dan ukuran payudara.

 

Mengenakan bra yang longgar akan membuat payudara tidak bisa tertopang dengan optimal. Jika hal ini terjadi, maka kulit akan bekerja lebih keras untuk menahan beban payudara, sehingga kulit payudara menjadi lebih cepat menua, kehilangan elastisitas, dan akhirnya menjadi kendur.

 

4. Terlalu Keras Berolahraga

 

Tidak hanya kurang olahraga yang bisa membuat payudara menjadi kendur. Perlu diketahui, olahraga yang terlalu keras juga dapat menjadi penyebab payudara kendur, misalnya bermain sepak bola, jogging, atau bermain basket dengan intensitas tinggi. 

 

Aktivitas ini diketahui dapat membuat payudara berayun-ayun dalam kecepatan tinggi dan berisiko merusak kolagen dan meregangkan ligamen. Akibatnya, kekencangan payudara menurun. Karena itu, sebaiknya gunakan bra khusus (sports bra) yang dapat menopang payudara sebaik mungkin saat berolahraga.

 

Cara Menjaga Kesehatan Payudara

 

Hal yang paling penting untuk diperhatikan sebetulnya bukanlah bentuk dan ukuran payudara, tetapi kesehatan payudara itu sendiri. Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan payudara:

 

  • Menghentikan kebiasaan merokok dan minuman beralkohol.

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Memilih bra secara tepat.

  • Rutin berolahraga.

  • Mengatur posisi tidur.

  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

 

Selain menjalani beberapa gaya hidup sehat di atas, penting bagi setiap wanita untuk melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri dengan SADARI dan SADANIS sebagai upaya deteksi dini terhadap masalah pada payudara, seperti tumbuhnya benjolan yang kemungkinan merujuk pada adanya tumor hingga kanker payudara.

 

Penting untuk digarisbawahi bahwa informasi yang tertera pada artikel ini bertujuan untuk edukasi semata dan tidak dapat dijadikan acuan utama dalam mendiagnosis suatu kondisi. Apabila Anda merasa adanya perubahan abnormal pada payudara, seperti payudara kendur disertai munculnya benjolan atau keluar cairan dari puting, segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Onkologi di Siloam Hospitals terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

 

Setiap rumah sakit mungkin memiliki tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang berbeda-beda, tergantung dari fasilitas kesehatan yang tersedia. Namun, tenaga medis profesional akan mempertimbangkan kondisi kesehatan pasien terlebih dahulu guna menentukan langkah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat.

 

Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 4

Dokter Kami
dr-lenny-khosal-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lenny Khosal, M.Kes, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-tia-indriana-spog

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Tia Indriana, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Purwakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-danny-wiguna-spog

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Danny Wiguna, SpOG

Obstetri dan Ginekologi (Kandungan)

Spesialis Obstetri dan Ginekologi


Siloam Hospitals Yogyakarta

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail