Ligamen - Fungsi, Cedera, & Perbedaannya dengan Tendon
Kesehatan Tubuh

Ligamen - Fungsi, Cedera, & Perbedaannya dengan Tendon

15 Oktober 2025 4 menit waktu baca
ligamen adalah

Ligamen merupakan istilah medis yang sudah tidak asing di telinga kita. Ligamen adalah salah satu jaringan tubuh yang berperan dalam menghubungkan tulang dengan tulang serta mempermudah pergerakan sendi. Ligamen adalah jaringan tubuh yang mudah cedera karena ligamen bekerja untuk mendukung pergerakan tubuh dan menstabilkan sendi.

 

Itulah sebabnya mengapa banyak orang, khususnya para atlet, mengalami cedera ligamen, salah satunya cedera ligamen lutut. Selain itu, masih banyak orang yang menganggap tendon dan ligamen adalah jaringan yang sama, padahal kedua jaringan tersebut memiliki perannya masing-masing. 

 

Lantas, apa itu ligamen dan dan perbedaannya dengan tendon? Simak ulasannya melalui artikel berikut ini. 

 

Apa itu Ligamen?

 

Ligamen adalah jaringan berserat yang sifatnya elastis, tebal, dan kuat dan berfungsi untuk mengikat satu tulang dengan tulang lainnya serta memudahkan pergerakan sendi. Selain itu, ligamen juga membantu pergerakan tubuh, seperti melompat, berlari, dan lain sebagainya. 

 

Jaringan berserat ini tersebar di seluruh bagian tubuh dan tersusun dari kolagen, fibrosit, dan elemen lain yang bentuknya seperti gel. Terdapat lebih dari 900 ligamen yang menghubungkan tulang, sendi, dan organ agar tetap berada pada tempatnya. Dari ratusan ligamen yang ada pada tubuh, sebagian besar berada di lengan dan kaki.

 

Ligamen dapat dibedakan menjadi ligamen kuning dan ligamen putih. Ligamen kuning bersifat lebih elastis dibandingkan ligamen putih karena mengandung serat elastis, sedangkan ligamen putih mengandung kolagen yang membuatnya lebih keras dibandingkan ligamen kuning..

 

Terdapat pula beberapa bentuk ligamen, mulai dari yang berbentuk tipis seperti benang, lebar seperti tali, hingga berbentuk lengkungan.

 

Perbedaan Tendon dan Ligamen

 

Tendon dan ligamen adalah dua jaringan tubuh yang memiliki jenis jaringan yang sama, yaitu jaringan ikat, tetapi memiliki fungsi dan lokasi yang berbeda. Berikut adalah perbedaan tendon dan ligamen yang perlu diketahui.

 

A. Lokasi Tendon dan Ligamen

 

Ligamen adalah jaringan yang terletak pada tulang-tulang yang menyusun persendian, sedangkan tendon adalah jaringan yang terletak pada setiap ujung otot agar bisa menghubungkan otot dengan tulang. Tendon tersebar pada seluruh tubuh, sedangkan ligamen tersebar di persendian. 

 

B. Fungsi Tendon dan Ligamen

 

Ligamen berperan dalam menstabilkan sendi dengan mengikat tulang-tulang yang membentuknya. Ligamen bersifat elastis sehingga sendi bisa bergerak sebagaimana mestinya. Di sisi lain, tendon menarik dan menahan tulang secara kuat agar bisa bergerak dan melindungi tulang dari benturan. 

 

Fungsi Ligamen

 

Ligamen memiliki peran penting dalam membantu menghubungkan tulang, sendi, dan organ serta menahannya agar tetap berada pada tempatnya. Adapun fungsi ligamen adalah sebagai berikut:

 

  • Mempermudah sendi bergerak.

  • Menghubungkan antar tulang.

  • Mencegah sendi mengalami cedera.

  • Menyeimbangkan gerakan otot dan tulang.

  • Memperkuat sendi. 

  • Mencegah tulang mengalami dislokasi (berpindah tempat).

  • Menopang rahim agar tetap berada pada tempatnya.

  • Menghubungkan hati, usus, dan lambung serta menopangnya agar tetap berada pada tempatnya. 

 

Cedera Ligamen

 

Ligamen adalah jaringan yang memastikan sendi dan tulang dapat bergerak sebagaimana mestinya. Karena tugas itu, terkadang ligamen bisa longgar atau robek. Hal itu disebabkan oleh ligamen yang bergerak ke arah yang tidak semestinya atau merentang terlalu panjang akibat kejadian yang tidak terduga. Kondisi ini biasa disebut dengan cedera ligamen atau keseleo

 

Keseleo biasanya terjadi di pergelangan kaki, lutut, pergelangan tangan, punggung, leher, atau jari. Gejala yang ditimbulkan biasanya dapat berupa:

 

  • Memar.

  • Area yang mengalami cedera menjadi mati rasa.

  • Nyeri.

  • Suara letupan pada lokasi ligamen.

  • Bengkak pada area yang cedera.

  • Sulit membawa beban berat pada alat gerak yang terdampak.

  • Sendi melemah.

 

Sementara itu, berdasarkan tingkat keparahannya, cedera ligamen dapat dibedakan menjadi tiga kategori, yaitu:

 

1. Tingkat 1

 

Cedera tingkat 1 terjadi ketika ligamen merentang terlalu panjang atau sedikit robek. Ketika mengalami cedera ligamen tingkat 1, penderita akan mengalami nyeri ringan, bengkak, dan memar. Namun, penderita masih bisa beraktivitas atau membawa beban pada alat gerak yang terdampak.

 

2. Tingkat 2

 

Cedera tingkat 2 terjadi ketika sebagian dari ligamen robek sehingga membuat sendi tidak stabil. Penderita akan mengalami memar, bengkak, nyeri, dan kesulitan beraktivitas atau membawa beban. Penderita cedera ligamen tingkat 2 akan membutuhkan waktu untuk menstabilkan anggota tubuh yang terdampak sebelum kembali melakukan aktivitas.

 

3. Tingkat 3

 

Cedera tingkat 3 terjadi ketika ligamen benar-benar robek atau putus. Penderita akan mengalami memar, bengkak, dan nyeri hebat. Ketika penderita mengalami cedera ligamen tingkat 3, penderita tidak bisa beraktivitas dengan normal maupun membawa beban berat.

 

Cara Menangani Cedera Ligamen

 

Penanganan cedera ligamen akan disesuaikan dengan lamanya cedera, tingkat cedera, dan apakah cedera tersebut mengganggu aktivitas sehari-hari atau tidak. Adapun bentuk penanganan yang bisa dilakukan adalah:

 

  • RICE: Rest (istirahat), ice (kompres dingin), compression (pemberian tekanan pada area yang mengalami cedera dengan melilitkan perban guna mengurangi pembengkakan), dan elevation (memosisikan bagian tubuh yang mengalami cedera lebih tinggi dari jantung untuk mengurangi pembengkakan).

  • Mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (NSAIDs).

  • Menggunakan perban elastis untuk menyangga bagian tubuh yang mengalami cedera dan membatasi gerak anggota tubuh yang mengalami cedera tersebut. 

  • Menggunakan kruk untuk menopang beban (biasanya untuk keseleo pergelangan kaki).

  • Fisioterapi.

  • Operasi.

 

Kondisi ini juga dapat dicegah dengan menerapkan beberapa hal berikut ini:

 

  • Menjaga berat badan ideal.

  • Olahraga dan melakukan angkat beban secara rutin.

  • Beristirahat penuh setelah melakukan olahraga berat.

  • Berhenti olahraga jika mengalami kelelahan berat atau muncul rasa nyeri.

  • Melakukan pemanasan sebelum olahraga dan pendinginan setelah olahraga.

  • Menggunakan sepatu yang pas dan nyaman. 

 

Demikian informasi tentang ligamen yang perlu Anda ketahui. Karena ligamen adalah jaringan yang berperan dalam membantu pergerakan tubuh, pastikan Anda selalu berhati-hati dalam beraktivitas agar tidak mengalami cedera ligamen akibat kecelakaan atau terkilir. 

 

Jika Anda mengalami permasalahan yang mengarah pada cedera ligamen, Anda bisa mengunjungipusat unggulan ortopedi kami di Siloam Hospitals Mampang untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis ortopedi dan mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi tubuh. 

 

Namun untuk mempermudah Anda, pastikan membuat janji temu dengan dokter terlebih dahulu melalui fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam. Mari jaga selalukesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-made-o-mahendra-spot-mbiomed

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Made Oka Mahendra, SpOT, M.Biomed

Ortopedi (Tulang)

Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-su-djie-to-rante-m-biomed-spot

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Su Djie To Rante, M. Biomed., SpOT, Subsp. P.L(K)

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-henry-tanzil-spotk

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Henry Tanzil, M. Kes, SpOT (K), FICS

Ortopedi (Tulang)

Subspesialis Panggul dan Lutut


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail