Kesehatan Tubuh
Ini 6 Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2 yang Perlu Diketahui

Table of Contents
Diabetes atau yang sering dikenal sebagai penyakit kencing manis adalah salah satu penyakit kronis yang terjadi ketika kadar gula darah melebihi batas normal di dalam tubuh. Secara umum, penyakit kronis ini dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Lantas, apa perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 tersebut?
Mari ketahui berbagai perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 selengkapnya melalui pembahasan berikut ini.
Perbedaan Diabetes Tipe 1 dan 2
Perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 dapat dilihat melalui berbagai aspek, di antaranya adalah penyebab, gejala, usia penderita, proses diagnosis, metode pengobatan, hingga cara mencegahnya. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Dari Penyebabnya
Perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 yang pertama dapat dilihat dari penyebabnya. Diabetes tipe 1 adalah penyakit yang diakibatkan oleh sistem imun tubuh menghasilkan antibodi, yang secara keliru merusak sel beta pankreas. Kerusakan sel beta pankreas tersebut dapat menurunkan produksi hormon insulin yang berfungsi untuk mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.
Belum diketahui secara pasti apa penyebab dari gangguan autoimun tersebut. Namun, terdapat dugaan bahwa kondisi ini berkaitan dengan faktor genetik atau infeksi virus tertentu, seperti virus Coxsackie dan virus gondongan.
Sementara itu, diabetes tipe 2 adalah penyakit gula darah yang disebabkan oleh penurunan sensitivitas sel-sel tubuh terhadap hormon insulin (resistensi insulin). Adapun sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2 adalah gaya hidup sedentari (sedentary lifestyle), obesitas, pola makan tidak sehat (konsumsi makanan yang mengandung gula, lemak, atau garam berlebih), dan lain sebagainya.
2. Dari Gejalanya
Pada dasarnya, diabetes tipe 1 dan 2 memiliki gejala yang serupa, seperti peningkatan kadar gula darah, sering buang air kecil, berat badan turun tanpa penyebab yang jelas meski pola makan tidak berubah, mudah lelah, hingga penglihatan kabur.
Namun, gejala diabetes tipe 1 dapat muncul secara tiba-tiba dan sering kali berkembang dengan cepat. Sedangkan, diabetes tipe 2 kerap menimbulkan gejala awal yang tidak begitu jelas dan cenderung memburuk secara perlahan. Tak jarang pula penderita diabetes tipe 2 baru menyadari kondisinya setelah mengalami komplikasi diabetes mellitus yang serius.
3. Dari Usia Penderitanya
Beda diabetes tipe 1 dan 2 juga dapat dilihat dari usia penderitanya. Diabetes tipe 1 biasanya dialami oleh anak-anak dan remaja. Di sisi lain, diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang dewasa, terutama yang berusia di atas 40 tahun. Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan kedua jenis diabetes ini juga dapat dialami oleh berbagai kalangan usia.
4. Dari Proses Diagnosisnya
Sebetulnya, langkah awal yang dilakukan dokter untuk mendiagnosis diabetes tipe 1 dan tipe 2 cenderung serupa, yaitu melalui pemeriksaan gula darah, seperti gula darah puasa (GDP), gula darah sewaktu (GDS), dan hemoglobin A1c (HbA1c).
Namun, untuk mengonfirmasi diabetes tipe 1, dokter dapat melanjutkan prosedur pemeriksaan dengan skrining antibodi guna mendeteksi kadar antibodi yang menyerang sel beta pankreas. Selain itu, pemeriksaan penunjang penting lainnya yang dapat digunakan untuk mendiagnosis diabetes tipe 1 adalah pemeriksaan kadar c-peptide.
5. Dari Metode Pengobatannya
Diabetes tipe 1 adalah kondisi yang menyebabkan tubuh tidak mampu menghasilkan hormon insulin untuk mengendalikan kadar gula darah. Karena itu, penderita diabetes tipe 1 perlu mendapatkan injeksi hormon insulin secara rutin untuk mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.
Di sisi lain, diabetes mellitus tipe 2 pada tahap awal dapat ditangani dengan mengubah gaya hidup penderitanya, seperti menjaga berat badan ideal, menjaga pola makan sehat, serta berolahraga secara rutin. Apabila tidak menunjukkan perbaikan kondisi, dokter dapat menangani pasien diabetes tipe 2 dengan memberikan obat-obatan antihiperglikemik seperti obat-obatan golongan biguanid, sulfonilurea, agonis reseptor GLP-1, dan lain-lain, serta menyuntikkan hormon insulin.
6. Dari Cara Mencegahnya
Perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 selanjutnya adalah dari cara mencegahnya. Diabetes tipe 1 merupakan kondisi yang cenderung sulit dicegah karena biasanya berkaitan dengan faktor genetik. Sementara itu, diabetes tipe 2 dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat sebaik mungkin, seperti:
- Berolahraga secara rutin.
- Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.
- Membatasi makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak berlebih.
- Tidak merokok.
- Menjaga berat badan ideal.
- Melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin.
Itulah sejumlah perbedaan diabetes tipe 1 dan 2 yang penting untuk diketahui. Apabila Anda memiliki keluhan terkait dengan penyakit gula darah, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis dan penanganan medis yang tepat dari dokter kami. Praktis, gunakan fitur Cari Dokter untuk mencari informasi jadwal, booking, dan buat janji temu dengan dokter Siloam Hospitals.
Atau, manfaatkan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda dalam mengakses semua layanan kesehatan Siloam Hospitals, seperti pesan paket medical check up, self check in secara online, hingga konsultasi virtual dengan dokter di mana pun dan kapan pun. Download aplikasinya sekarang dan percayakan kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini







