Pola Hidup Sehat
3 Perbedaan Probiotik dan Prebiotik yang Perlu Dipahami

Table of Contents
Meski sama-sama memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, pada dasarnya, prebiotik dan probiotik adalah dua hal yang berbeda. Bila probiotik merupakan bakteri baik, prebiotik adalah sejenis serat yang berfungsi untuk mengoptimalkan pertumbuhan bakteri baik agar jumlahnya tetap terjaga.
Untuk mengenal perbedaan probiotik dan prebiotik selengkapnya, Anda dapat menyimak ulasan di bawah ini.
Mengenal Perbedaan Probiotik dan Prebiotik
Secara umum, perbedaan probiotik dan prebiotik dapat dilihat melalui beberapa aspek, seperti dari bentuk, sumber makanan, dan cara kerjanya dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Dari Bentuknya
Perbedaan probiotik dan prebiotik yang pertama adalah dari bentuknya. Probiotik adalah bakteri baik yang dapat ditemukan pada saluran pencernaan, terutama di lambung dan usus. Sementara itu, prebiotik merupakan karbohidrat kompleks atau serat di dalam makanan yang tidak dapat dicerna secara langsung oleh sistem pencernaan manusia.
Karena tubuh tidak dapat mencernanya, prebiotik akan bergerak menuju saluran pencernaan bagian bawah dan berinteraksi dengan mikroflora atau probiotik di dalam usus. Prebiotik inilah yang akan berperan dalam mendukung pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan.
2. Dari Sumber Makanannya
Perbedaan probiotik dan prebiotik selanjutnya terletak pada sumber makanannya. Secara umum, bakteri baik yang dikandung dalam probiotik tumbuh dan hidup secara alami di dalam tubuh. Kendati demikian, keberadaan mikrobiota baik ini juga dapat dioptimalkan dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan, seperti yoghurt, tempe, kefir, kimci, acar, kombucha, keju cheddar, dan lain-lain.
Makanan tersebut telah melalui proses fermentasi yang melibatkan beberapa jenis bakteri, di antaranya adalah Lactobacillus, Streptococcus, Lactococcus, serta Bacillus, sehingga dapat menghasilkan mikrobiota baik yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan sistem pencernaan.
Sementara itu, prebiotik biasanya lebih banyak ditemukan pada bahan pangan nabati, seperti buah, sayur, dan biji-bijian. Adapun beberapa jenis makanan yang mengandung prebiotik adalah sebagai berikut.
-
Sayuran hijau.
-
Pisang.
-
Apel.
-
Buah beri.
-
Daun bawang.
-
Tomat.
-
Kedelai.
-
Oatmeal.
-
Rumput laut.
3. Dari Cara Kerjanya dalam Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan
Pada dasarnya, manfaat probiotik dan prebiotik adalah untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kendati demikian, terdapat perbedaan cara kerja antara probiotik dengan prebiotik dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Probiotik adalah bakteri baik yang berfungsi untuk membantu melancarkan sistem pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mengoptimalkan proses penyerapan nutrisi dan obat-obatan. Selain itu, beberapa jenis probiotik juga berfungsi untuk membantu membentuk asam lemak rantai pendek yang berperan penting dalam memperkuat lapisan dinding usus besar.
Di sisi lain, prebiotik akan bekerja sebagai sumber makanan bagi mikroflora atau probiotik di dalam sistem pencernaan. Dengan begitu, senyawa ini dapat membantu menjaga pertumbuhan bakteri baik yang berfungsi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Selain itu, sejumlah manfaat yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi makanan yang mengandung prebiotik adalah sebagai berikut:
-
Merangsang produksi hormon leptin yang berfungsi untuk mengendalikan nafsu makan.
-
Membantu proses penyerapan mineral, seperti kalsium dan fosfor untuk menjaga kesehatan dan kepadatan tulang.
-
Membantu mengendalikan pergerakan usus.
-
Meminimalkan risiko gangguan pencernaan, misalnya seperti diare dan sembelit.
-
Membantu menjaga kesehatan saluran kemih dan area kewanitaan.
-
Meningkatkan sistem imun tubuh.
Tips Mengonsumsi Suplemen Probiotik dan Prebiotik
Selain dari produk makanan atau bahan pangan alami, probiotik dan prebiotik juga bisa ditemukan pada beberapa suplemen dalam bentuk bubuk, kapsul, atau minuman. Bahkan, tersedia pula suplemen sinbiotik yang merupakan gabungan antara prebiotik dan probiotik.
Kendati demikian, penting untuk memperhatikan cara mengonsumsi suplemen probiotik dan prebiotik sebaik mungkin guna menghindari risiko terjadinya efek samping. Berikut adalah sejumlah tips yang perlu diperhatikan dalam mengonsumsi suplemen probiotik dan prebiotik.
-
Beli suplemen prebiotik dan probiotik yang telah teruji secara klinis dan sudah mendapatkan izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
-
Pastikan untuk mengonsumsi suplemen sesuai dengan dosis dan anjuran pemakaiannya.
-
Perhatikan cara menyimpan suplemen prebiotik dan probiotik dengan tepat, misalnya apakah produk tersebut perlu disimpan pada suhu tertentu atau tidak.
-
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika ingin mengetahui cara mengonsumsi suplemen prebiotik dan probiotik yang tepat.
-
Suplemen probiotik dan prebiotik tidak direkomendasikan untuk orang dengan daya tahan tubuh yang lemah, seperti pasien yang sedang menjalani kemoterapi, mengonsumsi obat-obatan imunosupresan, atau menderita penyakit HIV/AIDS.
Itu dia sejumlah perbedaan probiotik dan prebiotik yang penting untuk dipahami dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Selain itu, apabila Anda ingin mendapatkan asupan gizi yang tepat dan sesuai kondisi tubuh, tak ada salahnya untuk memesan paket NUTRITION - Healthy Meal Plan dari Siloam Hospitals.
Melalui paket ini, Anda dapat memperoleh 3 porsi makan dan 2 camilan sehat per hari, konsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk membantu menganalisis komposisi tubuh serta memberikan saran pemenuhan gizi yang sesuai kondisi tubuh. Pemesanan paket tersebut dapat dilakukan secara praktis melalui aplikasi MySiloam yang dapat diakses dari mana saja dan kapan saja.
Namun, jika Anda mengeluhkan gejala yang tidak biasa terkait kondisi tubuh, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih cepat, Anda dapat membuat appointment dengan dokter terlebih dahulu melalui fitur Cari Dokter atau menggunakan aplikasi MySiloam. Mari nikmati akses layanan kesehatan yang lebih mudah #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals TB Simatupang
Tersedia :
Tersedia hari ini








