Perdarahan Subkonjungtiva - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Perdarahan Subkonjungtiva - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

08 Oktober 2025 4 menit waktu baca
perdarahan subkonjungtiva

Perdarahan subkonjungtiva adalah gangguan pada mata yang ditandai dengan munculnya bercak merah di bagian putih mata (sklera). Kondisi ini umumnya tidak mengganggu fungsi penglihatan dan dapat menghilang dengan sendirinya. Lantas, apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya perdarahan subkonjungtiva? Simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.

 

Apa itu Perdarahan Subkonjungtiva?

 

Perdarahan subkonjungtiva atau subconjunctival hemorrhage adalah perdarahan yang terjadi di bawah konjungtiva. Perlu diketahui, konjungtiva adalah selaput yang menutupi bagian putih mata (sklera) yang mengandung banyak pembuluh darah kecil (kapiler) yang rentan pecah.

 

Ketika ada pembuluh darah yang pecah, darah dapat merembes ke bawah konjungtiva dan menyebabkan sklera menjadi berwarna merah terang. Darah tersebut tidak bisa bergerak ataupun dibersihkan karena berada di bagian bawah konjungtiva (subkonjungtiva).

 

Subconjunctival hemorrhage dapat menimbulkan bercak merah darah yang terlihat di bagian putih mata. Meski tampak menakutkan, kondisi ini umumnya tidak berbahaya ataupun memicu gejala lain yang membutuhkan pengobatan khusus. Perdarahan ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari hingga beberapa pekan.

 

Penyebab Perdarahan Subkonjungtiva

 

Perdarahan subkonjungtiva terjadi karena adanya pembuluh darah yang pecah di konjungtiva. Pecahnya pembuluh darah tersebut dapat disebabkan oleh beberapa aktivitas atau kondisi kesehatan yang meningkatkan tekanan darah, seperti:

 

  • Mengejan (saat batuk, bersin, muntah, atau buang air besar).

  • Cedera pada kepala atau mata, termasuk infeksi.

  • Mengucek mata terlalu keras.

  • Penggunaan lensa kontak yang tidak tepat.

  • Mengonsumsi obat-obatan, seperti obat pengencer darah dan obat kanker tertentu.

  • Diabetes.

  • Tekanan darah tinggi.

  • Gangguan pembekuan darah.

  • Menjalani operasi mata, seperti operasi katarak.

 

Di luar beberapa penyebab di atas, subconjunctival hemorrhage juga dapat terjadi tanpa adanya penyebab yang jelas yang disebut sebagai perdarahan subkonjungtiva idiopatik.

 

Gejala Perdarahan Subkonjungtiva

 

Gejala utama subconjunctival hemorrhage adalah mata merah atau munculnya bercak merah di bagian putih mata yang terlihat ketika penderita bercermin. Penderita mungkin tidak merasakan gejala lain, seperti gangguan penglihatan atau rasa nyeri. Hanya saja, terkadang kondisi ini memicu rasa gatal pada permukaan mata.

 

Bercak merah akibat perdarahan biasanya muncul selama 24–48 jam. Bercak akan berubah warna menguning secara perlahan ketika mata sudah mulai menyerap darah, lalu bercak akan menghilang dengan sendirinya. Namun, jika perdarahan subkonjungtiva disertai rasa nyeri atau gangguan penglihatan, sebaiknya segera konsultasikan kondisi ini kepada dokter.

 

Diagnosis Perdarahan Subkonjungtiva

 

Sebelum menegakkan diagnosis, dokter akan melakukan tanya jawab (anamnesis) terlebih dahulu mengenai gejala yang dialami dan riwayat kesehatan pasien. Lalu, dokter akan melakukan pengukuran tekanan darah dan juga melakukan pemeriksaan fisik pada mata. 

 

Dokter juga dapat memeriksa kondisi mata secara langsung menggunakan mikroskop khusus yang dilengkapi cahaya. Alat ini dapat membantu dokter melihat kondisi mata hingga ke lapisan terdalam.

 

Apabila pasien mengalami cedera sebelumnya, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih detail untuk melihat kemungkinan kerusakan pada mata. Selain itu, dokter mungkin akan melakukan tes darah untuk memastikan apakah pasien memiliki gangguan pembekuan darah.

 

Komplikasi Perdarahan Subkonjungtiva

 

Pada sebagian besar kasus, perdarahan ini tidak menimbulkan komplikasi apa pun. Namun pada kasus yang sangat jarang, subconjunctival hemorrhage total dapat menjadi tanda gangguan vaskular (pembuluh darah) yang serius pada orang lanjut usia.

 

Pengobatan Perdarahan Subkonjungtiva

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perdarahan subkonjungtiva umumnya tidak memerlukan pengobatan khusus karena bisa sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.

 

Hal ini dikarenakan mata dapat menyerap darah, sehingga lama-kelamaan darah tersebut akan mengering, memudar, dan menghilang. Dokter mungkin akan menyarankan penderita menggunakan obat tetes mata jika mengalami iritasi.

 

Selama terjadi perdarahan, penderita perlu menghindari mengucek mata meski merasa tidak nyaman agar tidak terjadi perdarahan berulang. Selain itu, penderita juga disarankan menghindari penggunaan ibuprofen, aspirin, atau obat antiinflamasi nonsteroid lainnya karena dapat memperburuk perdarahan.

 

Pencegahan Perdarahan Subkonjungtiva

 

Perdarahan subkonjungtiva dapat dicegah dengan cara menghindari faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi tersebut. Adapun beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi ini adalah:

 

  • Menjaga kebersihan lensa kontak secara rutin.

  • Mengenakan kacamata pelindung yang tepat untuk semua olahraga, aktivitas, atau pekerjaan yang berisiko menyebabkan cedera pada mata.

  • Segera memeriksakan diri ke dokter jika memiliki gangguan perdarahan.

 

Meski umumnya tidak berbahaya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami beberapa keluhan yang mengarah ke perdarahan subkonjungtiva. Segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan penanganan secara tepat.

 

Anda dapat memanfaatkan fitur Cari Dokter untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan di Siloam Hospitals. Fitur tersebut telah dilengkapi dengan informasi mengenai jadwal dokter spesialis mata dan pembuatan janji temu dengan dokter terkait.

 

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk mendapatkan berbagai fitur kesehatan lainnya secara mudah dan cepat. Segera unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!

 

Aplikasi My Siloam

Dokter Kami
dr-anastasia-vanny-launardo-spm

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Anastasia Vanny Launardo, M.Kes, SpM

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Makassar

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-boyke-kuhurima-spm

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Boyke Kuhurima, SpM (K)

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-nursyamsi-spm-m-kes

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Nursyamsi, SpM, M.Kes

Oftalmologi (Mata)

Spesialis Mata


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail