Rekomendasi Diet untuk Pengidap Pankreatitis yang Aman
Pola Hidup Sehat

Rekomendasi Diet untuk Pengidap Pankreatitis yang Aman

09 September 2024 5 menit waktu baca
diet untuk pankreatitis

Pankreatitis adalah peradangan yang terjadi pada pankreas. Sebagai informasi, pankreas adalah salah satu organ yang berfungsi melepaskan berbagai hormon maupun enzim pencernaan. Karena itulah, kondisi ini kerap memengaruhi proses pencernaan makanan, sehingga penting bagi penderitanya untuk memperhatikan diet atau pola makan sehat sehari-hari.

 

Lantas, apa saja rekomendasi diet untuk pengidap pankreatitis? Mari simak berbagai rekomendasi asupan makanan untuk penderita pankreatitis secara lebih lengkap melalui artikel berikut ini.

 

Rekomendasi Diet untuk Pengidap Pankreatitis

 

Pada tahap awal penanganan pankreatitis, terutama pankreatitis akut yang tergolong parah, dokter biasanya akan menyarankan pasien untuk berpuasa dalam rentang waktu tertentu. Dalam hal ini, dokter akan memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh pasien dengan memberikan makanan cair khusus melalui selang makanan atau infus.

 

Kemudian, apabila kondisi pasien sudah membaik, pasien perlu memperhatikan asupan dan pola makan, guna mengoptimalkan proses pemulihan, meminimalkan risiko kekambuhan, serta menjaga kadar gula darah dalam tubuh. 

 

Selain pankreatitis akut, penderita pankreatitis kronis juga memerlukan pola makan khusus. Pasalnya, organ pankreas tidak dapat memproduksi enzim pencernaan yang cukup untuk membantu menyerap nutrisi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Seiring waktu, penderita pankreatitis kronis bisa mengalami kekurangan gizi atau penurunan berat badan, sehingga membutuhkan diet khusus agar mencegah malnutrisi. 

 

Berikut adalah beberapa saran pola makan atau diet untuk pengidap pankreatitis, di antaranya:

 

1. Memperhatikan Asupan Buah dan Sayur

 

Rekomendasi diet untuk pengidap pankreatitis yang pertama adalah memperhatikan asupan buah dan sayur. Diketahui, buah dan sayur memiliki antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada penderita pankreatitis. Buah dan sayur juga memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga dapat membantu menjaga kadar glukosa dalam darah dengan cara memperlambat konversi karbohidrat menjadi gula di dalam tubuh. 

 

Sebagai informasi, pankreatitis dapat memengaruhi produksi hormon insulin yang berfungsi mengendalikan kadar glukosa di dalam tubuh. Oleh karena itu, penderita pankreatitis disarankan untuk menjaga kadar glukosa tersebut agar tetap stabil, salah satunya caranya dengan memperhatikan asupan serat harian tubuh.

 

Namun, perlu diketahui bahwa konsumsi serat dalam jumlah banyak juga dapat menghambat kerja enzim pencernaan di dalam tubuh. Hal ini perlu diperhatikan oleh penderita pankreatitis, mengingat kondisi tersebut bisa menurunkan produksi enzim pencernaan oleh pankreas. Jadi, ada baiknya untuk mengonsumsi serat sesuai kebutuhan harian, tidak berlebihan dan tidak kekurangan.

 

2. Memperbanyak Konsumsi Makanan yang Mengandung Protein

 

Selanjutnya, penderita pankreatitis disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein yang rendah lemak guna membantu mempercepat proses pemulihan peradangan. Adapun beberapa jenis sumber protein yang disarankan, di antaranya daging ikan, daging unggas tanpa kulit dan lemak, serta kacang-kacangan.

 

3. Menambahkan Biji-bijian ke dalam Menu Makanan

 

Rekomendasi diet untuk pengidap pankreatitis selanjutnya adalah menambahkan biji-bijian, misalnya gandum utuh, beras merah, quinoa, dan oatmeal, ke dalam menu makanan. Pasalnya, biji-bijian mengandung serat yang tinggi sehingga dapat membantu melancarkan proses pencernaan.

 

Namun, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hindari mengonsumsi makanan yang mengandung serat terlalu banyak karena hal tersebut dikhawatirkan dapat menurunkan efektivitas enzim pencernaan pada penderita pankreatitis.

 

4. Menghindari Asupan Makanan Tinggi Lemak, Gula, dan Alkohol

 

Menghindari asupan makanan tinggi lemak, gula, dan alkohol juga menjadi salah satu saran diet untuk pengidap pankreatitis yang perlu diperhatikan. Pasalnya, makanan tinggi lemak, seperti gorengan, mayones, daging merah potongan tertentu, dan full-fat dairy product, diketahui dapat memperburuk peradangan pada organ pankreas. Asupan makanan tersebut juga membuat pankreas perlu bekerja ekstra untuk mencerna dan memecah lemak. 

 

Sementara itu, karbohidrat olahan dan makanan tinggi gula juga dikhawatirkan dapat membebani pankreas untuk memproduksi hormon insulin guna mengendalikan kadar glukosa dalam tubuh. Beberapa contoh jenis karbohidrat olahan dan makanan tinggi gula yang perlu dibatasi pengidap pankreatitis, di antaranya:

 

  • Roti tawar dan pasta.

  • Kue kering dan permen.

  • Es krim.

  • Minuman bersoda.

 

Di sisi lain, penting pula bagi pengidap pankreatitis untuk membatasi asupan minuman beralkohol selama masa pemulihan. Konsumsi minuman beralkohol dapat meningkatkan kadar trigliserida di dalam tubuh yang bisa memicu terjadinya pankreatitis kronis. Selain itu, pankreatitis juga kerap memperburuk peradangan pada pankreas, terutama jika dikonsumsi saat sedang kambuh (flare-up).

 

5. Makan dengan Porsi Sedikit tapi Sering

 

Bagi penderita pankreatitis, disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan porsi sedikit namun sering, seperti 5–6 kali per hari dan diselingi asupan camilan sehat, misalnya kacang-kacangan atau biji-bijian. Sebab, pola makan ini diketahui dapat memudahkan sistem pencernaan untuk mencerna makanan, namun tetap bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dengan baik.

 

6. Memperhatikan Cara Mengolah Makanan

 

Untuk mengolah makanan yang dikonsumsi, pengidap pankreatitis dapat memasaknya dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus. Hindari mengolah makanan dengan cara digoreng karena hal tersebut dapat meningkatkan kadar lemak di dalam makanan.

 

Di samping itu, penderita pankreatitis juga perlu memperhatikan jenis rempah-rempah yang digunakan untuk bumbu makanan. Sebab, terdapat beberapa jenis rempah-rempahan yang berisiko mengiritasi sistem pencernaan. Namun, pengidap kondisi ini bisa menggunakan kunyit atau jahe untuk membumbui makanan karena memiliki manfaat bagi pencernaan.

 

Itu dia berbagai rekomendasi pola makan atau diet untuk pengidap pankreatitis yang dapat membantu mengoptimalkan proses pemulihan. Namun, perlu diingat bahwa informasi di atas hanya bersifat edukasi, sehingga tidak bisa digunakan untuk menggantikan saran dari tenaga medis profesional. 

 

Oleh karenanya, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terkait guna memperoleh saran asupan makanan yang disesuaikan dengan kondisi pankreatitis. Dalam hal ini, Anda dapat berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals terdekat.


Di samping itu, apabila direkomendasikan oleh dokter, Anda juga dapat memesan paket Catering Sehat dari layanan Siloam at Home untuk memperoleh asupan makanan sehat dengan gizi seimbang. Paket katering ini telah mencakup menu makanan yang sudah disesuaikan dengan kondisi tubuh, kebutuhan gizi, hingga rekomendasi pantangan yang perlu diterapkan. Pemesanan paket katering sehat dapat dilakukan secara online melalui aplikasi MySiloam.

 

Siloam at Home (1)

Dokter Kami
dr-lanny-christiawati-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Lanny Christiawati, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-samuel-oetoro-spgk

Kunjungi Rumah Sakit

Dr. dr. Samuel Oetoro, MS, SpGK (K)

Gizi Klinik

Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi


MRCCC Siloam Hospitals Semanggi

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-christopher-andrian-mgizi-spgk

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK

Gizi Klinik

Spesialis Gizi Klinik


Siloam Hospitals TB Simatupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail