Pankreatitis - Jenis, Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Pankreatitis - Jenis, Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

19 Mei 2025 4 menit waktu baca
pankreatitis adalah

Table of Contents

Pankreatitis adalah penyakit pencernaan berupa peradangan pada organ pankreas. Kondisi ini membutuhkan penanganan dengan segera untuk mencegah timbulnya komplikasi yang lebih berbahaya, seperti gagal ginjal dan malnutrisi. Pankreas sendiri merupakan organ tubuh berbentuk panjang yang terletak di belakang lambung pada perut bagian atas. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pankreatitis, simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan berikut ini.

 

Apa itu Pankreatitis?

 

Pankreatitis adalah peradangan yang terjadi pada organ pankreas. Pankreatitis menyebabkan organ pankreas tidak dapat berfungsi secara optimal. Perlu diketahui, fungsi pankreas dalam tubuh yakni menyalurkan hormon insulin dan glukagon ke dalam darah serta memproduksi enzim-enzim pencernaan.

 

Jenis Pankreatitis

 

Berdasarkan durasi waktu terjadinya, penyakit pankreatitis dibedakan menjadi 2 jenis yaitu pankreatitis akut dan pankreatitis kronis. Penjelasan dari masing-masing jenis pankreatitis adalah sebagai berikut:

 

  • Pankreatitis akut. Pankreatitis akut adalah peradangan pankreas yang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam jangka waktu pendek, seperti beberapa hari ataupun minggu.

  • Pankreatitis kronis. Pankreatitis kronis adalah peradangan pankreas yang terjadi secara bertahap, bersifat kambuhan, dan berlangsung dalam jangka waktu panjang.

 

Penyebab Pankreatitis

 

Penyebab pankreatitis cenderung beragam. Namun, kondisi yang sering kali menyebabkan pankreatitis adalah batu empedu dan konsumsi minuman beralkohol berlebih. Penjelasan lengkap dari penyebab pankreatitis adalah sebagai berikut:

 

  • Batu empedu. Batu empedu umumnya menyebabkan pankreatitis akut karena keluarnya padatan yang menyerupai batu dari kantong empedu sehingga menyumbat saluran pankreas.

  • Konsumsi alkohol berlebih. Tubuh akan mengubah kandungan alkohol berlebih dalam tubuh menjadi suatu senyawa kimia beracun yang dapat merusak organ pankreas.

  • Efek samping obat-obatan tertentu.

  • Kadar kalsium dalam darah yang melebihi batas normal (hiperkalsemia). Kondisi ini bisa diakibatkan dari hiperparatiroidisme (kelenjar paratiroid memproduksi hormon paratiroid terlalu banyak).

  • Kadar trigliserida dalam darah yang melebihi batas normal (hipertrigliseridemia).

  • Fibrosis kistik.

  • Obesitas.

  • Terkena tusukan pada bagian perut yang mengenai organ pankreas.

 

Gejala Pankreatitis

 

Gejala pankreatitis bisa bervariasi tergantung pada jenisnya, yaitu pankreatitis akut atau kronis. Penting untuk segera mencari pertolongan medis jika Anda mengalami gejala-gejala ini, karena pankreatitis dapat menyebabkan komplikasi serius. Berikut penjelasannya:

 

1. Pankreatitis Akut

 

Beberapa gejala umum dari pankreatitis akut adalah sebagai berikut:

 

  • Nyeri pada perut bagian atas dan dapat menjalar hingga ke punggung. Rasa nyeri ini akan semakin parah saat sedang mengonsumsi makanan tinggi lemak.

  • Mual dan muntah.

  • Demam.

  • Jantung berdebar-debar.

  • Perut membengkak.

 

2. Pankreatitis Kronis

 

Beberapa gejala umum dari pankreatitis kronis adalah sebagai berikut:

 

  • Nyeri pada perut bagian atas dan semakin parah saat sedang mengonsumsi makanan tinggi lemak.

  • Berat badan menurun tanpa penyebab yang jelas.

  • Feses terlihat seperti berminyak dan mengeluarkan bau menyengat.

  • Diare.

 

Komplikasi Pankreatitis

 

Pankreatitis dapat menimbulkan beberapa komplikasi penyakit apabila tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat, seperti:

 

  • Gagal ginjal.

  • Gangguan pernapasan.

  • Infeksi organ tubuh lain, seperti infeksi usus dan lambung.

  • Penumpukan cairan pada paru-paru atau edema paru.

  • Malnutrisi. Pankreatitis menyebabkan produksi enzim pencernaan menurun yang akan memengaruhi proses pengolahan nutrisi dari makanan.

  • Diabetes. Pankreatitis akan menghambat proses penyaluran hormon insulin dan glukagon oleh pankreas sehingga berpotensi menyebabkan penyakit diabetes.

  • Kanker pankreas. Peradangan yang terjadi dalam kurun waktu lama akan meningkatkan risiko tumbuhnya sel kanker pada organ pankreas.

 

Pengobatan Pankreatitis

 

Tindakan medis untuk mengobati pankreatitis akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Adapun beberapa cara mengobati pankreatitis yang biasanya dilakukan oleh dokter adalah sebagai berikut:

 

  • Meresepkan obat antinyeri untuk mengurangi rasa nyeri yang timbul.

  • Meresepkan obat antibiotik apabila pankreatitis disebabkan oleh infeksi bakteri.

  • Memberikan cairan infus melalui intravena untuk memberikan asupan nutrisi.

  • Tindakan ERCP apabila pankreatitis disebabkan oleh batu empedu. ERCP atau endoscopic retrograde cholangiopancreatography adalah tindakan yang dilakukan menggunakan alat endoskopi dan sinar X untuk mengeluarkan batu empedu.

  • Pembedahan pankreas untuk membersihkan cairan serta jaringan yang mati pada organ pankreas.

 

Dokter juga akan menyarankan penderita pankreatitis untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti:

 

  • Melakukan diet rendah lemak serta berpuasa agar organ pankreas dapat beristirahat dalam kurun waktu tertentu.

  • Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.

  • Berhenti merokok.

  • Membatasi konsumsi alkohol.

  • Rutin olahraga.

 

Perlu diingat, informasi yang dijelaskan di atas hanya untuk keperluan edukasi dan tidak dapat menggantikan diagnosis maupun saran perawatan dari tenaga medis profesional. Gejala-gejala yang disebutkan pun tidak secara spesifik mewakili pankreatitis, sehingga mungkin saja juga terjadi pada gangguan kesehatan lainnya.

 

Maka dari itu, untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat terkait dengan pankreatitis, silakan kunjungi Siloam Hospitals terdekat dan berkonsultasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam. Tak perlu khawatir, Siloam Hospitals menyediakan tim dokter berpengalaman dan fasilitas medis berteknologi modern sehingga bisa memberikan tindakan medis secara komprehensif dan sesuai kondisi tubuh.

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan prosedur medis di setiap rumah sakit mungkin akan berbeda karena hal tersebut perlu disesuaikan dengan fasilitas kesehatan yang tersedia. Untuk itu, tenaga medis profesional akan memastikan seluruh prosedur yang dijalankan adalah yang terbaik dan sudah sesuai dengan kondisi kesehatan pasien.


Untuk membuat janji temu dengan dokter secara praktis, Anda juga bisa memanfaatkan fitur yang tersedia dalam aplikasi MySiloam. Bahkan, aplikasi ini juga memungkinkan Anda untuk melakukan konsultasi langsung dengan dokter pilihan dari mana pun dan kapan pun.

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 3

Dokter Kami
dr-albertus-daniel-sppd

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Albertus Daniel, SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ra-aditya-adhi-puruhita-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, M.M.R., SpPD

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-juliyanti-sppd

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Juliyanti, SpPD, FINASIM

Penyakit Dalam

Spesialis Penyakit Dalam


Siloam Hospitals Kelapa Dua

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail