Mengenal Stadium Kanker Hati yang Perlu untuk Dipahami
Kesehatan Tubuh

Mengenal Stadium Kanker Hati yang Perlu untuk Dipahami

28 Mei 2025 5 menit waktu baca
stadium kanker hati

Kanker hati adalah tumor ganas yang menyerang organ hati (liver). Berdasarkan asal kankernya, kondisi ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu kanker hati primer (komplikasi dari penyakit hati) dan kanker hati sekunder (didapatkan akibat metastasis atau penyebaran kanker dari organ lain). 

 

Sementara jika berdasarkan tingkat keparahannya, kanker hati terbagi menjadi empat stadium utama, yaitu I sampai IV. Mari simak penjelasan selengkapnya mengenai stadium kanker hati melalui ulasan di bawah ini.

 

Mengenal Stadium Kanker Hati

 

Penegakan diagnosis stadium kanker hati biasanya ditentukan oleh serangkaian pemeriksaan, mulai dari anamnesis (wawancara medis), pemeriksaan fisik, biopsi, dan tes pencitraan (USG, CT scan, MRI, atau PET). Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk menentukan stadium kanker hati, seperti klasifikasi TNM dan klasifikasi pengelompokan BCLC. Berikut masing-masing penjelasannya.

 

A. Klasifikasi TNM

 

TNM adalah sistem pengelompokan stadium kanker hati yang paling umum digunakan. Pada sistem TNM, masing-masing huruf, yaitu T, N, dan M memiliki artinya masing-masing. Berikut penjelasannya secara lebih detail. 

 

  • Tumor (T): Mengacu kepada ukuran dan jumlah tumor. T dinilai dari skala 1 sampai 4. Semakin besar angka T, maka semakin besar atau semakin banyak jumlah tumor yang ada di dalam tubuh.

  • Kelenjar getah bening (N): Menilai apakah tumor sudah menyebar ke kelenjar getah bening. Angka 0 menandakan tumor belum menyebar ke kelenjar getah bening, sedangkan angka 1 menandakan tumor sudah menyebar ke kelenjar getah bening.

  • Metastasis (M): Menilai apakah sel tumor sudah menyebar ke organ lainnya atau belum. Angka 0 berarti belum menyebar, dan angka 1 berarti sudah menyebar.



Setelah kategori T, N, dan M seseorang ditentukan, informasi ini digabungkan dalam proses yang disebut pengelompokan stadium untuk menentukan stadium secara keseluruhan. Semakin tinggi angkanya, artinya semakin lanjut pula stadiumnya. Lalu, nilai kategori T, N, dan M akan dikategorikan menjadi stadium. Berikut adalah stadium kanker hati berdasarkan klasifikasi TNM:

 

1. Stadium I A

 

Kanker hati stadium I A ditandai dengan adanya tumor tunggal berukuran 2 cm atau lebih kecil dan belum menyebar ke dalam pembuluh darah (T1a). Di samping itu, tumor juga belum menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya (N0) atau ke organ lain yang jauh (M0).

 

2. Stadium I B

 

Pada stadium kanker hati ini, tumor berukuran lebih besar dari 2 cm, namun belum tumbuh ke dalam pembuluh darah (T1b). Kanker juga belum menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya (N0) maupun ke organ lain yang jauh (M0).

 

3. Stadium II

 

Apabila dokter mendiagnosis pasien memiliki kanker hati stadium II, artinya kanker berukuran lebih besar dari 2 cm dan telah menyebar ke pembuluh darah, atau terdapat lebih dari satu tumor dengan ukuran masing-masing tumornya lebih kecil dari 5 cm (T2). Pada tahap ini, kanker belum menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya (N0) atau ke organ lain yang jauh (M0).

 

4. Stadium III A

 

Stadium kanker hati ini ditandai dengan adanya tumor yang berukuran lebih besar dari 5 cm, baik satu tumor ataupun lebih (T3). Namun, tumor belum mencapai kelenjar getah bening di dekatnya (N0) maupun ke organ lain yang jauh dari hati (M0).

 

5. Stadium III B

 

Pada stadium kanker hati tahap III B, ada setidaknya satu tumor (ukuran berapa pun) yang berkembang ke pembuluh darah vena porta (pembuluh darah vena besar di hati) (T4). Akan tetapi, tumor belum menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya (N0) maupun ke organ lain yang jauh dari hati (M0).

 

6. Stadium IV A

 

Pasien kanker hati yang didiagnosis stadium IV A adalah ketika tumor sudah menyebar ke kelenjar getah bening di dekatnya (N1), tetapi belum menyebar ke organ lain yang jauh dari hati (M0). Kondisi ini dapat terjadi pada T berapa pun baik T1 sampai T4, yang berarti dapat terjadi pada pasien dengan satu atau lebih tumor, dan ukuran lebih besar maupun lebih kecil daripada 5 cm.

 

8. Stadium IV B

 

Kanker hati stadium IV B ditandai dengan adanya tumor yang sudah menyebar ke organ lain yang jauh, misalnya otak, paru-paru, atau tulang (M1). Kondisi ini dapat terjadi pada T berapa pun, baik T1 sampai T4. Lalu, hal ini juga dapat terjadi pada N0 (belum menyebar ke kelenjar getah bening) atau N1 (sudah menyebar ke kelenjar getah bening).

 

B. Klasifikasi BCLC 

 

Berbeda dengan klasifikasi TNM yang berfokus pada ukuran, jumlah, perkembangan, dan penyebaran sel kanker, klasifikasi BCLC (Barcelona Clinic Liver Cancer) lebih berfokus pada kesehatan hati. Berdasarkan sistem BCLC, kanker hati diklasifikasikan menjadi lima stadium, berikut masing-masing penjelasannya.

 

  1. Stadium 0 (stadium sangat dini): Diameter tumor berukuran kurang dari 2 cm, tidak menekan pembuluh darah vena porta, dan kadar bilirubin di tubuh masih normal.

  2. Stadium A (stadium awal): Diameter tumor berukuran kurang dari 5 cm dan menekan vena porta. Pada kondisi ini, kadar bilirubin bisa normal atau meningkat.

  3. Stadium B (stadium menengah): Terdapat satu tumor besar atau beberapa tumor, namun hati masih berfungsi dengan baik.

  4. Stadium C (stadium lanjut): Kanker telah menyebar ke pembuluh darah, kelenjar getah bening, atau organ lain, namun fungsi hati relatif masih berjalan baik.

  5. Stadium D (stadium akhir): Pada stadium kanker hati ini, kondisi hati sudah rusak parah dan menimbulkan gejala-gejala pada tubuh.

 

Sebagai informasi, penjelasan mengenai stadium kanker hati di atas tidak bisa menjadi pengganti diagnosis resmi dari tim medis profesional. Oleh karenanya, jika mengalami gejala yang dicurigai, segera lakukan pemeriksaan ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan evaluasi, diagnosis, dan perawatan yang tepat. 

 

Apabila ingin mendapatkan perawatan komprehensif untuk kanker, Anda juga dapat mengunjungi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi sebagai pusat unggulan penanganan penyakit kanker di Siloam Hospitals Group. 

 

Sebagai informasi, tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang Anda jalani terkait kondisi ini mungkin berbeda di satu fasilitas kesehatan dengan yang lain. Tenaga medis akan menentukan tahapan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sesuai dengan kondisi medis setiap pasien.


Anda bisa menggunakan aplikasi MySiloam untuk melihat jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam sekarang untuk menikmati berbagai fitur yang memudahkan perjalanan kesehatan Anda.

 

Aplikasi My Siloam (1)

message

ArticleDetail