Ibu dan Anak
4 Tahapan Perkembangan Kognitif Anak Menurut Teori Piaget

Table of Contents
Fungsi kognitif adalah fungsi kompleks pada otak yang melibatkan berbagai aspek, seperti daya ingat, perhatian, penalaran, logika, dan kemampuan berpikir. Pada dasarnya, fungsi kognitif manusia akan berkembang secara bertahap dan dimulai dari masa kanak-kanak. Lantas, bagaimana tahapan perkembangan kognitif anak tersebut?
Mari ketahui tahapan perkembangan kognitif anak selengkapnya dengan menyimak artikel berikut ini hingga tuntas.
Apa itu Perkembangan Kognitif pada Anak?
Perkembangan kognitif adalah perkembangan pada manusia yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan dalam memahami, mengolah informasi, mengingat, serta mengambil keputusan. Perkembangan ini termasuk dalam proses tumbuh kembang anak yang dapat memengaruhi beberapa aspek, yaitu:
-
Perhatian, yaitu proses pemusatan fokus dan konsentrasi pada suatu aktivitas atau objek.
-
Memori dan daya ingat, yaitu fungsi kognitif yang berhubungan dengan kemampuan dalam menyimpan, memproses, dan mengingat kembali pengalaman atau informasi yang sudah didapatkan.
-
Peran eksekutif, yaitu kemampuan dalam merencanakan, merealisasikan keinginan, dan menyelesaikan suatu masalah pada kehidupan.
-
Kemampuan berbahasa, yaitu fungsi kognitif yang berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk merangkai kata-kata saat berbicara dengan orang lain.
-
Merasa dan mengamati, yaitu fungsi kognitif yang membuat seseorang mampu mengenali, memahami, dan merasakan rangsangan dari lingkungan di sekitar.
Tahapan Perkembangan Kognitif Anak Berdasarkan Teori Piaget
Menurut teori perkembangan kognitif Jean Piaget, seorang filsuf dan ahli perkembangan psikologi asal Swiss, kecerdasan anak akan berubah seiring dengan pertambahan usia. Adapun tahapan perkembangan kognitif anak menurut teori Piaget adalah sebagai berikut:
1. Tahap Sensorimotor (Usia 18–24 Bulan)
Tahap sensorimotor adalah tahap pertama dari perkembangan kognitif anak yang terjadi pada usia 0–2 tahun. Pada tahap ini, anak akan belajar untuk mengenal diri sendiri dan dunia luar melalui kemampuan sensorik (melihat dan mendengar) serta tindakan motorik (menyentuh dan menggapai).
Semua hal yang dipelajari anak pada tahap sensorimotor akan didasarkan pada pengalaman dan trial and error. Misalnya, anak akan menangis jika ingin mendapatkan perhatian atau mengetahui keberadaan orang tua saat bermain petak umpet.
2. Tahap Praoperasional (Usia 2–7 Tahun)
Tahap praoperasional adalah masa di mana anak akan mengembangkan kemampuannya dalam mengingat dan berimajinasi. Selain itu, pada tahap ini, anak memiliki kecenderungan untuk meniru cara seseorang dalam berbicara dan berperilaku.
Perlu diketahui, pada tahap ini, anak masih belum bisa menggunakan logika maupun mengubah, menggabungkan, dan memisahkan pikiran atau idenya. Hal inilah yang membuat anak usia 2–7 tahun kerap memiliki teman imajinasi.
3. Tahap Operasional Konkret (Usia 7–11 Tahun)
Tahapan perkembangan kognitif anak selanjutnya adalah tahap operasional konkret pada usia 7–11 tahun. Tahapan operasional konkret ditandai dengan perkembangan kemampuan pemikiran logika, namun hanya untuk objek fisik.
Salah satu contoh perkembangan kognitif anak pada tahap operasional konkret adalah anak dapat memahami bahwa air bisa membeku dan mencair, mampu mengatur serta mengurutkan krayon berdasarkan warnanya, dan lain sebagainya.
4. Tahap Operasional Formal (12 Tahun Ke Atas)
Tahap operasional formal merupakan tahap terakhir dari perkembangan kognitif anak menurut teori Piaget. Tahap operasional formal akan dimulai saat anak menginjak usia 12 tahun. Saat memasuki tahap ini, anak akan memperoleh kemampuan untuk berpikir secara abstrak, menggunakan logika untuk menyelesaikan masalah, dan belajar merencanakan sesuatu.
Selain itu, tahap operasional formal juga memungkinkan anak untuk mulai memeriksa, menilai, dan mengevaluasi pikiran atau tindakannya sendiri.
Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Kognitif Anak
Terdapat sejumlah faktor yang dapat memengaruhi proses perkembangan kognitif pada anak, di antaranya adalah:
-
Faktor keturunan.
-
Faktor lingkungan, seperti keluarga, sekolah, dan lain sebagainya.
-
Faktor minat dan bakat.
-
Faktor kebebasan dalam berpikir.
-
Faktor kematangan fisik maupun psikis.
-
Faktor nutrisi.
-
Gangguan mental tertentu, seperti autisme, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), obsessive-compulsive disorder, dan lain-lain.
Cara Mengoptimalkan Perkembangan Kognitif Anak
Adapun sejumlah cara yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk membantu mengoptimalkan proses perkembangan kognitif anak adalah sebagai berikut:
-
Memberikan stimulasi kognitif sesuai dengan usia anak. Misalnya, orang tua dapat membantu anak untuk mengamati dan menyentuh objek baru saat anak berusia 1 tahun atau membiarkan anak bermain dan mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya setelah berusia 5 tahun.
-
Menyediakan menu makan yang sehat dan bergizi seimbang.
-
Responsif dengan setiap pertanyaan anak dan rutin mengajak anak melakukan aktivitas bersama.
-
Membacakan buku cerita untuk menambah pengetahuan kosakata anak.
Itu dia sejumlah tahapan perkembangan kognitif anak yang penting untuk dipahami oleh orang tua. Jika Anda mencurigai anak mengalami gangguan perkembangan kognitif, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospitals terdekat guna memperoleh diagnosis dan saran perawatan yang tepat dan sesuai kondisi si kecil.
Untuk memudahkan, jadwalkan terlebih dahulu pertemuan Anda dengan dokter melalui fitur Cari Dokter atau menggunakan aplikasi MySiloam. Atau, manfaatkan pula aplikasi MySiloam untuk memesan paket kesehatan, cek hasil pemeriksaan, hingga konsultasi virtual dengan dokter di mana pun dan kapan pun. Unduh aplikasinya sekarang dan jaga selalu kesehatan Anda dan buah hati #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini







