Tanda Awal Penyakit Alzheimer pada Lansia dan Pencegahannya
Kesehatan Tubuh

Tanda Awal Penyakit Alzheimer pada Lansia dan Pencegahannya

13 Mei 2025 3 menit waktu baca
penyakit alzheimer

Semakin tua, rata-rata manusia menjadi semakin rentan terserang berbagai penyakit. Apalagi bila sewaktu muda tidak menjaga kesehatan dengan baik. Pikun atau penyakit alzheimer adalah salah satu penyakit yang identik menyerang usia tua. Tanda-tanda penyakit alzheimer penting sekali untuk diketahui karena dapat menjadi panduan bagi Anda untuk membantu penderita mendapatkan perawatan lebih awal serta dapat menjadi antisipasi bagi diri dan keluarga agar tidak sampai mengalaminya.

 

Tindakan pencegahan mungkin sudah terlambat apabila pengidap sudah menunjukan tanda-tanda penyakit alzheimer ini. Namun demikian, agak sedikit terlambat tentu masih akan lebih mudah ditangani jika belum terlalu parah.

 

Berkenalan dengan Penyakit Alzheimer

Kepikunan atau demensia merupakan salah satu bagian atau gejala dari penyakit alzheimer. Penyebab kepikunan paling banyak sendiri adalah penyakit alzheimer dan demensia vaskular. Pernyataan bahwa penyakit ini sering dikaitkan dengan usia tua memang tidak salah karena sebagian besar penderita memiliki rentang usia di atas 65 tahun. Walaupun begitu, ternyata tanda-tanda penyakit alzheimer juga ditemukan pada orang dengan usia muda. Jadi, bukan hanya mereka yang berusia lanjut yang patut waspada, melainkan juga para anak muda.

 

Hingga saat ini, ahli medis belum berhasil menemukan penyebab awal penyakit alzheimer. Tetapi ada dugaan bahwa penyakit ini bermula karena adanya endapan protein di dalam otak. Pengendapan protein ini menyebabkan suplai nutrisi yang harusnya menuju ke otak menjadi terhambat sehingga otak kekurangan nutrisi-nutrisi penting. Pengidap penyakit alzheimer dapat mengalami kepikunan yang parah, di mana ia bisa saja benar-benar melupakan sesuatu dan bahkan tidak bisa hidup secara mandiri. Harus ada seseorang yang membantu si pengidap untuk melakukan aktivitas sehari-hari dan selalu menemaninya.

 

Gejala Penyakit Alzheimer pada Lansia

Gejala awal munculnya penyakit alzheimer ini adalah menurunnya daya ingat dan fungsi otak penderita. Hal ini juga yang membuat masyarakat luas mengira bahwa penyakit alzheimer ini sama dengan kepikunan. Tetapi tidak demikian, karena pikun hanyalah merupakan gejala awalnya saja. Semakin berlanjut, maka akan bermunculan gejala-gejala lain yang bisa saja semakin parah. Tanda-tanda awal penyakit alzheimer derajatnya pun bervariasi dan tidak dapat disamaratakan pada setiap orang.

 

Pahami Cara Penanganan Alzheimer

Sampai saat ini belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan penyakit ini. Namun, Anda tidak perlu kehilangan harapan karena alzheimer dapat ditangani dengan mengurangi gejala yang muncul dan menghambat perkembangan dari penyakit alzheimer itu sendiri.

 

Untuk mengantisipasi tanda-tanda awal penyakit alzheimer seperti penurunan daya ingat dan kemampuan otak, Anda bisa melakukan stimulasi otak untuk membantu penderita meningkatkan daya ingatnya dan kemampuan berpikir. Melakukan permainan asah otak sederhana dapat menjadi opsi untuk memberi rangsangan pada otak dan mengantisipasi terkena Alzheimer.

 

Untuk membantu penderita mempertahankan kemampuan komunikasinya Anda harus sering-sering mengajak penderita untuk saling bercerita. Bisa juga Anda memancing penderita menceritakan tentang bagaimana hari yang dijalaninya. Kegiatan ini juga dapat membantu Anda mengenali cara berpikir dan kondisi ingatan penderita alzheimer.

 

Mencegah Penyakit Alzheimer dengan Kebiasaan Sederhana

Tindakan pencegahan penyakit selalu dapat dilakukan dimulai dari sejak masih muda, termasuk untuk mencegah penyakit alzheimer. Mulailah untuk berhenti merokok bila Anda adalah salah satu perokok. Menghindari rokok dapat membantu organ tubuh termasuk otak Anda lebih sehat dan jauh dari paparan racun dalam rokok sehingga tidak mudah terserang alzheimer. Rutin melakukan olahraga, menjaga asupan nutrisi dan gizi seimbang juga dapat dilakukan untuk menyehatkan tidak hanya tubuh tapi juga hingga ke otak.

 

Apabila Anda atau anggota keluarga tampak mengalami gejala penurunan daya ingat dan fungsi otak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter dokter Siloam Hospital terdekat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan medis secara tepat.

 

Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

My Siloam App

Dokter Kami
dr-andry-spn

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Andry, SpN

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Sriwijaya Palembang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-kelvin-yuwanda-spn

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kelvin Yuwanda, SpN, CIPS, AIFO-K

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-jerry-hartawan--sps

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Jerry Hartawan Saputra, SpN, M.Si.Med

Neurologi (Otak dan Sistem Saraf)

Spesialis Neurologi


Siloam Hospitals Putera Bahagia

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail