Kesehatan Tubuh
Hipertensi, Silent Killer yang Mengintai! Waspadai Gejala dan Penyebabnya

Table of Contents
Hipertensi adalah penyakit di mana tekanan darah di pembuluh darah arteri mengalami peningkatan di atas batas normal. Penyakit ini sering kali tidak menunjukkan gejala pada penderitanya. Meski demikian, ada beberapa tanda yang dapat menjadi indikasi awal yang patut diwaspadai.
Ingin tahu tanda awal hingga fakta seputar hipertensi? Mari simak penjelasan dr. Daniel Reinaldo P Situmorang, M.Ked (P.D), Sp.PD, KGH dari Siloam Hospitals Agora pada kanal Youtube Siloam Hospitals berikut ini.
Apa itu Hipertensi?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi tekanan darah pada pembuluh darah arteri meningkat melebihi batas normal, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Diagnosis hipertensi dapat ditegakkan berdasarkan pemeriksaan tekanan darah sistolik dan diastolik. Sistolik adalah tekanan darah saat jantung memompa darah, sedangkan diastolik adalah tekanan darah saat jantung beristirahat.
Seseorang didiagnosis menderita hipertensi apabila sebanyak dua kali atau lebih pemeriksaan dalam situasi yang berbeda, terdeteksi tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg.
Jenis Hipertensi
Berdasarkan penyebabnya, hipertensi terbagi menjadi dua jenis, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Hipertensi primer
Hipertensi primer adalah tekanan darah tinggi yang penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Meski demikian, banyak kasus hipertensi primer disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik.
2. Hipertensi sekunder
Hipertensi sekunder adalah tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh berbagai macam kondisi medis lain, seperti gangguan pembuluh darah di ginjal atau gangguan hormonal.
Gejala Hipertensi
Penyakit hipertensi biasanya tidak bergejala. Namun, ada beberapa tanda yang mengindikasikan adanya tekanan darah tinggi, antara lain:
-
Mual dan muntah.
-
Sulit tidur.
-
Nyeri dada.
-
Kesulitan bernapas.
-
Gangguan dalam berkemih.
Pemeriksaan tekanan darah secara berkala diperlukan untuk mendeteksi dini kemungkinan terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi. Penting diketahui bahwa tidak adanya gejala membuat hipertensi sering kali tidak disadari oleh penderitanya. Hal inilah yang menjadikan hipertensi berpotensi menjadi silent killer.
Hipertensi dalam jangka panjang akan menimbulkan berbagai kerusakan atau gangguan pada organ tubuh, seperti gangguan jantung, gangguan ginjal, gangguan penglihatan, atau bahkan stroke.
Apakah Konsumsi Makanan Asin Berlebihan Menyebabkan Hipertensi?
Terlalu banyak mengonsumsi makanan asin dalam jangka panjang dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Hal ini terjadi karena garam dapat mengikat cairan dalam tubuh, sehingga volume darah meningkat dan memberi tekanan lebih pada pembuluh darah.
Ada pun makanan dan minuman lain yang dapat meningkatkan tekanan darah, di antaranya:
-
Makanan tinggi lemak.
-
Makanan ultra proses (ultra-processed foods), seperti makanan kemasan/kaleng.
-
Kopi dan teh. Kedua minuman ini mengandung kafein yang dapat memicu peningkatan tekanan darah.
Apakah Stres dapat Menyebabkan Hipertensi?
Stres yang berlebihan dapat mengaktifkan sistem simpatis yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan denyut jantung, hal inilah yang menyebabkan peningkatan tekanan darah. Oleh sebab itu, stress management yang baik sangat penting untuk mengendalikan stres.
Selain itu, kecemasan dan depresi juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pola tidur, yang jika terjadi dalam jangka panjang dapat berakibat pada peningkatan tekanan darah secara bertahap.
Pengobatan Hipertensi
Pengobatan hipertensi bertujuan untuk menurunkan tekanan darah, mencegah komplikasi, dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Dalam pengobatan hipertensi, tak hanya dibutuhkan keteraturan mengonsumsi obat, tetapi penting juga untuk memperbaiki pola hidup. Pola hidup sehat dapat dilakukan dengan berbagai cara berikut:
-
Mempertahankan berat badan yang ideal.
-
Berolahraga rutin. Dianjurkan untuk rutin berolahraga selama 30 menit setiap harinya. Jenis olahraga yang direkomendasikan adalah olahraga dengan intensitas sedang atau intensitas tinggi (berat).
-
Menerapkan pola makan sehat. Batasi asupan garam hingga maksimal 2 sendok teh per hari, perbanyak konsumsi buah dan sayur, serta kurangi konsumsi makanan tinggi lemak.
-
Mengurangi dan menghindari kebiasaan merokok. Pasalnya, merokok menjadi salah satu faktor risiko hipertensi.
-
Tidur yang cukup.
-
Mengurangi stres.
-
Mencari inner peace. Mencari inner peace bisa dengan cara melakukan hobi yang disukai dan pergi berlibur ke tempat favorit.
Penting diingat, hipertensi bukan hanya dapat dialami oleh orang yang gemuk saja atau kurus saja. Penyakit ini dapat terjadi pada setiap orang dari berbagai usia dan jenis kelamin. Karena itu, perhatikan tanda-tanda awal dari hipertensi untuk deteksi sedini mungkin. Terapkan pola hidup sehat dan lakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala.
Informasi yang disebutkan di atas hanya ditujukan sebagai edukasi dan tidak dapat menggantikan saran medis profesional. Oleh karena itu, jika Anda mengalami nyeri dada, vertigo, dan gejala lain yang mengarah pada hipertensi, segera konsultasikan lebih lanjut ke Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Siloam Hospitals terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan diagnosis yang tepat.
Prosedur pemeriksaan dan pengobatan hipertensi dapat bervariasi pada setiap individu. Tim medis akan menentukan layanan kesehatan dan rencana perawatan yang paling sesuai dengan kondisi medis pasien.
Gunakan aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda menemukan jadwal praktik dokter, membuat janji temu dengan dokter terkait, serta memantau hasil pemeriksaan kesehatan secara online.
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Daniel Reinaldo P Situmorang, M.Ked (P.D), SpPD, KGH
Penyakit Dalam
Subspesialis Ginjal Hipertensi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ra Aditya Adhi Puruhita, MMR., SpPD.,FINASIM.,AIFO-K
Penyakit Dalam
Spesialis Penyakit Dalam
Siloam Hospitals Putera Bahagia
Tersedia :
Tersedia hari ini






