Kesehatan Tubuh
Ketahui Sederet Fakta dan Penyebab Mata Buta yang Jarang Diketahui

Table of Contents
Mata buta adalah suatu kondisi di mana seseorang tidak dapat melihat dengan jelas, baik pada satu mata ataupun kedua mata. Menurut WHO, seseorang dapat didefinisikan mengalami kebutaan apabila memiliki tingkat ketajaman penglihatan 3 hingga 6 meter, di mana normalnya orang dapat melihat dengan jelas sampai sejauh 60 meter.
Bersama dengan dr. Anastasia Vanny Launardo, M.Kes, Sp,M, mari simak fakta menarik mengenai mata buta melalui tayangan video di kanal Youtube Siloam Hospitals berikut ini.
Apa Penyebab Mata Buta?
Perlu diketahui, kebutaan dapat terjadi secara tiba-tiba maupun perlahan seiring dengan bertambahnya usia. Penyebab mata buta dapat bervariasi dan melibatkan berbagai kondisi medis. Beberapa penyebab umum mata buta meliputi:
-
Katarak: Katarak ditandai dengan lensa mata yang berubah menjadi buram atau keruh. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan kebutaan mata.
-
Glaukoma: Glaukoma merupakan kondisi di mana terjadi peningkatan tekanan dalam bola mata (tekanan intraokuler). Glaukoma dapat menyebabkan kerusakan pada saraf mata sehingga penderitanya mengalami penyempitan lapangan pandang.
-
Penyakit gula (diabetes melitus): Komplikasi dari penyakit diabetes dapat mengakibatkan pecahnya pembuluh darah dan pembengkakan retina (retinopati diabetik).
-
Hipertensi: Penyakit hipertensi dapat memicu terjadinya kerusakan pada pembuluh darah mata yang sifatnya progresif (berkembang secara perlahan).
Penyebab Mata Buta yang Sering Disalahpahami
Migrain
Secara medis, migrain dapat membuat penglihatan mata menjadi terganggu secara tiba-tiba pada satu mata maupun kedua mata. Faktanya, gangguan penglihatan saat migrain bisa saja terjadi karena adanya gangguan pada aliran darah di area mata atau karena spasme pada otot pembuluh darah mata.
Meski demikian, bukan berarti penglihatan langsung hilang atau buta. Penglihatan biasanya dapat kembali normal seiring dengan membaiknya kondisi migrain.
Faktor Keturunan
Kebutaan bisa terjadi karena faktor genetik atau keturunan, namun tergantung pada riwayat penyakit orang tua dari anak tersebut. Selain itu, kebutaan yang dialami oleh anak bisa saja terjadi karena kelainan saat pembentukan janin atau karena akibat dari suatu penyakit, kecelakaan, atau trauma. Faktanya, apabila si kecil tidak memiliki tanda-tanda kebutaan maka tidak akan menjadi suatu permasalahan.
Penularan dari Salah Satu Mata
Faktanya, kebutaan tidak menular dari mata kiri ke mata kanan. Namun, apabila salah satu mata mengalami inflamasi atau peradangan akibat penyakit infeksi atau autoimun, terdapat kemungkinan untuk mata lainnya juga ikut menyusul. Namun, bukan berarti masalah pada satu mata berpindah ke mata lainnya.
Cara Mencegah dan Mengobati Kebutaan
Kebutaan pada mata bisa dicegah dan diobati. Pencegahan mata buta dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti:
-
Melakukan kontrol ke dokter secara rutin khususnya bila memiliki riwayat gangguan mata.
-
Hindari penggunaan obat tetes mata sembarangan.
-
Gunakan pelindung mata bila melakukan pekerjaan yang membahayakan mata.
-
Hindari mengonsumsi gula dalam jumlah banyak.
-
Rutin membersihkan area di sekitar mata.
Buat yang bertanya-tanya, apakah buta bisa disembuhkan? Pengobatan untuk mata buta tergantung dari penyebab yang mendasarinya serta kondisi kesehatan pasien. Berikut beberapa cara mengobati kebutaan mata yang umumnya dapat dilakukan:
-
Operasi Katarak.
-
Operasi Retina.
-
Pemberian obat-obatan untuk mengontrol kadar gula dalam tubuh pada pengidap penyakit diabetes.
Itu dia sejumlah fakta, penyebab mata buta, hingga cara mengobati kebutaan yang penting untuk Anda ketahui. Apabila Anda merasakan beberapa tanda atau gejala kebutaan, seperti penglihatan kabur, mata terasa sakit, serta mata memerah, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat guna mendapatkan diagnosis dan pemeriksaan yang tepat.
Manfaatkan fitur Cari Dokter atau aplikasi MySiloam untuk mengaksess seluruh layanan kesehatan Siloam Hospitals yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja. Download aplikasinya sekarang juga dan jaga selalu kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Hospitals Makassar
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Kupang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya
Tersedia :
Tersedia hari ini







