Kesehatan Tubuh
3 Jenis Makanan Pemicu Kanker Payudara yang Perlu Dibatasi

Table of Contents
Kanker payudara menjadi salah satu penyakit mematikan yang mengancam kesehatan wanita di dunia maupun di Indonesia. Penyakit ini dapat terjadi karena dipicu oleh sejumlah faktor, salah satunya adalah kebiasaan mengonsumsi beragam jenis makanan tidak sehat secara berlebihan. Lantas, apa saja jenis makanan pemicu kanker payudara?
Beberapa jenis makanan yang tergolong tidak sehat dapat menyebabkan obesitas dan memicu pembentukan zat atau hormon yang meningkatkan risiko perkembangan sel kanker di payudara.
Maka itu, masyarakat khususnya wanita diimbau untuk menghindari konsumsi makanan pemicu kanker payudara tersebut, terutama jika memiliki faktor risiko lain seperti riwayat kanker payudara sebelumnya.
Jenis-jenis Makanan Pemicu Kanker Payudara
Berikut adalah beberapa jenis makanan pemicu kanker payudara yang dapat dihindari:
1. Makanan yang Dibakar
Makanan yang diolah dengan cara dipanggang atau dibakar, terutama dengan api tinggi dalam waktu lama dapat memicu pembentukan zat karsinogen. Zat tersebut dapat memicu perkembangan sel kanker termasuk kanker payudara.
Risiko dapat semakin tinggi jika mengonsumsi daging merah bakar. Hal ini dikarenakan daging merah mengandung lemak jenuh dan kolesterol jahat dibanding daging putih.
Jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka waktu lama, Anda dapat berisiko mengalami obesitas yang juga merupakan salah satu faktor pemicu pertumbuhan sel kanker payudara. Sebagai gantinya, Anda dapat mengolah makanan secara lebih sehat dengan cara merebus atau mengukus.
2. Makanan Kaleng
Makanan kaleng cukup berbahaya bagi kesehatan tubuh, bahkan mampu memicu kanker payudara. Hal tersebut dikarenakan sisi bagian dalam kaleng umumnya dilapisi bisphenol-A atau BPA, yaitu bahan kimia yang mampu merusak kesehatan tubuh. Selain itu, makanan kaleng juga memiliki kandungan gula, garam, dan pengawet tinggi yang menambah risiko besar kanker payudara.
Karenanya, Anda disarankan untuk perbanyak konsumsi makanan segar dengan memilih sendiri sayur, buah, dan daging segar yang berada di pasar untuk diolah di rumah. Jika memang akan mengonsumsi makanan kaleng, pastikan juga memilih makanan kaleng bebas BPA serta membatasi konsumsinya agar tidak terlalu sering.
3. Makanan dengan Kandungan Lemak Jahat
Makanan dengan kandungan lemak jahat seperti lemak trans dan lemak jenuh perlu dihindari karena berdampak buruk bagi tubuh. Hal ini dikarenakan dua kandungan lemak tersebut mampu memperbesar risiko berkembangnya sel kanker payudara.
Kandungan lemak trans tinggi biasanya terdapat di makanan olahan dan kemasan, sementara kandungan lemak jenuh tinggi terdapat di produk susu, santan, dan mentega. Pastikan Anda membatasi konsumsi jenis makanan tersebut sebagai langkah pencegahan.
Selain membatasi tiga jenis makanan pemicu kanker payudara di atas, Anda juga perlu mengimbanginya dengan pola hidup sehat lain seperti olahraga rutin, hentikan kebiasaan buruk merokok dan mengonsumsi alkohol, serta istirahat cukup.
Olahraga untuk pasien kanker payudara tidak bisa sembarangan, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan tips berolahraga untuk pasien kanker payudara.
Jika Anda atau orang terdekat membutuhkan bantuan profesional, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter dokter Siloam Hospital terdekat untuk memperoleh diagnosis dan penanganan medis secara tepat.
Anda dapat menggunakan fitur Cari Dokter untuk menemukan jadwal dokter, booking, dan buat janji dengan dokter terkait. Atau, gunakan juga aplikasi MySiloam untuk memudahkan Anda berkonsultasi langsung dengan dokter secara online. Mari unduh aplikasi MySiloam dan percayakan kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Online & Kunjungi Rumah Sakit
Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MS, SpGK (K)
Gizi Klinik
Subspesialis Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi
MRCCC Siloam Hospitals Semanggi
Tersedia :
Tersedia hari ini





