Kesehatan Tubuh
Ini Manfaat & Tips Olahraga untuk Penderita Kanker Payudara

Table of Contents
Menjadi penderita kanker payudara bukan berarti tidak bisa menjalani rutinitas dan melakukan aktivitas fisik seperti biasanya. Bahkan, penderita kanker payudara sangat dianjurkan untuk berolahraga guna menunjang pengobatan serta menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun, apa saja manfaat olahraga untuk penderita kanker payudara dan bagaimana tips melakukannya?
Untuk mengetahui manfaat serta tips olahraga bagi penderita kanker payudara selengkapnya, Anda dapat menyimak artikel berikut ini.
Manfaat Olahraga untuk Penderita Kanker Payudara
Kanker payudara adalah gangguan kesehatan yang terjadi karena terdapat pertumbuhan sel-sel abnormal pada jaringan payudara. Kondisi ini dapat memengaruhi sistem imun dan saluran limfatik pada tubuh penderitanya. Maka dari itu, penderita kanker payudara dianjurkan untuk tetap menjalani gaya hidup sehat sebaik mungkin, termasuk berolahraga secara rutin.
Pada dasarnya, terdapat sejumlah manfaat olahraga untuk penderita kanker payudara, mulai dari mengurangi risiko efek samping pengobatan, mencegah terjadinya limfedema, serta membangun mood penderita yang dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Berikut masing-masing penjelasannya.
1. Mengurangi Risiko Efek Samping Pengobatan
Tak jarang penderita kanker payudara mengalami efek samping pengobatan yang sedang dijalani, seperti kelelahan, insomnia, hingga gangguan fungsi kognitif. Efek samping dari perawatan kanker payudara tersebut tentu memberikan dampak yang berat bagi tubuh penderita sehingga dapat memengaruhi dan mengganggu aktivitas sehari-harinya.
Sebagai upaya untuk meminimalkan risiko efek samping tersebut, penderita kanker payudara dianjurkan untuk tetap berolahraga secara rutin. Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada The Breast Journal tahun 2018, latihan fisik yang dilakukan secara rutin dinilai efektif untuk menangani efek samping dan gejala kronis yang dialami oleh penderita kanker payudara dalam jangka panjang.
2. Mencegah Risiko Limfedema
Manfaat olahraga untuk penderita kanker payudara berikutnya adalah dapat mengurangi risiko terjadinya limfedema, yaitu pembengkakan pada lengan atau kaki karena terdapat penyumbatan pada sistem limfatik tubuh. Kondisi ini kerap dialami oleh penderita kanker payudara setelah menjalani operasi pengangkatan kelenjar getah bening.
3. Meningkatkan Mood
Olahraga dan aktivitas fisik lainnya dapat meningkatkan produksi hormon endorfin di dalam tubuh. Hormon tersebut diketahui mampu meningkatkan suasana hati hingga membantu mengurangi rasa nyeri kronis yang sering dialami oleh penderita kanker payudara.
Tips Olahraga untuk Penderita Kanker Payudara
Perlu diketahui bahwa olahraga untuk penderita kanker payudara ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Maka dari itu, terdapat sejumlah tips olahraga untuk penderita kanker payudara yang perlu dilakukan, di antaranya:
1. Memilih Jenis Olahraga dengan Intensitas Ringan
Agar membuat tubuh penderita tetap terasa nyaman dan aman untuk dilakukan, maka penderita kanker payudara dianjurkan untuk memilih jenis olahraga yang berintensitas ringan hingga sedang, seperti aerobik santai, jalan kaki, bersepeda, berenang, dan lain sebagainya. Jenis-jenis olahraga ini diketahui dapat membantu meningkatkan kekuatan serta fleksibilitas otot dan sendi yang kerap terganggu akibat operasi ataupun terapi kanker payudara.
Meski hanya melakukan olahraga intensitas ringan, pastikan untuk tetap melakukan pemanasan sebelum olahraga dan peregangan otot agar terhindar dari risiko cedera.
2. Memperhatikan Durasi dan Frekuensi Olahraga
Tips olahraga untuk penderita kanker payudara selanjutnya adalah memperhatikan durasi serta frekuensi olahraga agar tetap sesuai dengan kondisi kesehatan. Berdasarkan rekomendasi dari American Cancer Society, penderita penyakit kanker disarankan untuk berolahraga selama 150 menit setiap minggunya yang bisa dibagi menjadi 30 menit sehari dengan frekuensi sebanyak 5 kali dalam seminggu.
Di samping itu, apabila merasa terlalu lelah saat berolahraga, ada baiknya untuk tidak memaksakan diri dan segera beristirahat.
3. Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi dengan Baik
Selama berolahraga, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh sebaik mungkin agar terhindar dari dehidrasi. Hal ini dapat dilakukan dengan membawa botol air minum atau tumbler saat sedang berolahraga.
4. Bergabung dengan Program Olahraga Khusus Penderita Kanker
Agar olahraga dapat berjalan dengan aman dan nyaman, pasien kanker payudara dapat bergabung ke dalam program olahraga khusus penderita kanker di rumah sakit terdekat. Program tersebut biasanya dirancang agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan pasien kanker.
5. Berkonsultasi dengan Dokter
Untuk mendapatkan efektivitas dari berolahraga dan penerapan gaya hidup sehat yang sedang dijalani, penderita kanker payudara dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi kesehatannya, pengaturan pola olahraga, serta gaya hidup sehat yang hendak dijalani. Dengan begitu, dokter dapat memberikan rekomendasi lebih lanjut mengenai jenis, durasi, serta frekuensi olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh pasien.
Itu dia sejumlah manfaat serta tips olahraga untuk penderita kanker payudara. Di samping itu, Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter Siloam Hospitals terdekat di kota Anda untuk memperoleh saran terbaik mengenai penerapan pola hidup sehat bagi penderita kanker payudara.
Untuk penanganan lebih lanjut, segera kunjungi klinik khusus kanker payudara yang tersedia di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. MRCCC Siloam Hospitals Semanggi telah dilengkapi dengan peralatan medis berteknologi canggih sehingga dapat memberikan hasil deteksi dini hingga pengobatan kanker secara optimal.
Sebelum mengunjungi Siloam Hospitals, buat janji temu terlebih dahulu dengan dokter terkait menggunakan fitur Cari Dokter. Fitur tersebut juga tersedia pada aplikasi MySiloam yang bisa diunduh melalui Appstore atau Playstore. Unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!





