Gagal Jantung Kongestif - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya
Kesehatan Tubuh

Gagal Jantung Kongestif - Penyebab, Gejala, & Pengobatannya

08 Mei 2025 4 menit waktu baca
gagal jantung kongestif

Table of Contents

Congestive heart failure atau gagal jantung kongestif adalah masalah kesehatan yang terjadi karena jantung tidak mampu memompakan darah ke seluruh tubuh secara optimal. Ketika kondisi ini terjadi, darah yang dipompakan ke seluruh tubuh sering kali kembali ke paru-paru sehingga menyebabkan gangguan pernapasan.

 

Kondisi ini merupakan penyakit serius yang bisa dialami oleh siapa saja. Mari waspadai gagal jantung kongestif dengan mengenal penyebab serta gejalanya melalui artikel berikut ini.

 

Apa itu Gagal Jantung Kongestif?

 

Gagal jantung kongestif adalah kondisi medis berupa ketidakmampuan jantung dalam memompakan darah ke seluruh tubuh secara optimal. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya kelainan otot jantung, kelainan katup jantung, maupun kelainan struktur jantung secara keseluruhan.

 

Gagal jantung bisa terjadi secara mendadak (akut) atau berkembang perlahan (kronis). Dua kondisi tersebut tergolong serius dan sama-sama memerlukan penanganan medis yang tepat.

 

Berdasarkan letak ruang jantungnya, gagal jantung kongestif terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

 

  • Gagal jantung kongestif kiri: gagal jantung karena jantung bilik kiri yang berfungsi mengalirkan darah ke seluruh tubuh tidak dapat bekerja dengan baik. Kondisi ini membuat tekanan pada serambi kiri jantung mengalami peningkatan sehingga memicu penumpukan cairan pada paru-paru, rongga perut, dan kaki.
  • Gagal jantung kongestif kanan: kondisi ini terjadi karena jantung bilik kanan yang berfungsi untuk memompakan darah ke paru-paru tidak bekerja dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan penumpukan cairan pada rongga perut dan kaki.
  • Gagal jantung kongestif campuran: jenis gagal jantung ini terjadi karena terganggunya fungsi jantung bilik kanan dan bilik kiri secara bersamaan.

 

Penyebab Gagal Jantung Kongestif

 

Gagal jantung sering kali dipicu oleh penyakit jantung lainnya, seperti gangguan arteri koroner, serangan jantung, miokarditis, hingga kardiomiopati.

 

1. Gangguan Arteri Koroner dan Serangan jantung

 

Arteri koroner merupakan pembuluh darah yang berfungsi memasok darah dan oksigen ke jantung. Gangguan yang terjadi pada arteri koroner, seperti penyumbatan atau penyempitan, berisiko menyebabkan penurunan aliran darah ke dalam otot jantung. Inilah yang membuat otot jantung tidak mampu memompakan darah secara optimal ke seluruh tubuh.

 

Arteri koroner yang mengalami penyumbatan total juga dapat menyebabkan serangan jantung yang memicu terjadinya gagal jantung kongestif.

 

2. Miokarditis

 

Penyakit jantung lainnya yang turut memicu terjadinya congestive heart failure adalah miokarditis atau radang jantung. Miokarditis biasanya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri dan dapat mengakibatkan gagal jantung.

 

3. Kardiomiopati

 

Kardiomiopati adalah kelainan otot yang menyebabkan perubahan struktur jantung serta memengaruhi fungsinya dalam memompakan darah ke seluruh tubuh. Kardiomiopati terjadi karena otot jantung menebal, kaku, maupun berdilatasi.

 

4. Penyakit Jantung Bawaan

 

Penyakit jantung bawaan terjadi karena adanya kelainan struktur jantung sejak lahir. Kondisi ini membuat salah satu bilik jantung menjadi bekerja terlalu keras dan turut memicu terjadinya congestive heart failure.

 

5. Kondisi Lainnya

 

Selain penyakit jantung, ada beberapa kondisi lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang gagal jantung, yaitu:

 

  • Gaya hidup tidak sehat, seperti jarang bergerak, merokok, dan mengonsumsi alkohol berlebih.
  • Reaksi alergi parah.
  • Obesitas.
  • Gangguan ginjal.
  • Gangguan tiroid.
  • Penyakit diabetes.
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • HIV/AIDS.

 

Gejala Gagal Jantung Kongestif

 

Gejala gagal jantung cenderung beragam dan dapat terjadi secara konstan ataupun hilang timbul. Beberapa gejala umum dari gagal jantung kongestif adalah sebagai berikut:

 

  • Sesak napas terutama ketika sedang melakukan aktivitas atau berbaring.
  • Lemas dan mudah lelah.
  • Pergelangan kaki, tungkai, atau perut membengkak karena terjadi penumpukan cairan.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Batuk.
  • Mengi atau napas berbunyi.
  • Kenaikan berat badan yang disebabkan oleh penumpukan cairan berlebih.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Mual.
  • Nafsu makan menurun.
  • Penurunan kesadaran.
  • Nyeri dada apabila gagal jantung disebabkan oleh serangan jantung.

 

Pengobatan Gagal Jantung Kongestif

 

Pengobatan gagal jantung kongestif dilakukan untuk meredakan gejala serta menurunkan risiko komplikasi. Dokter akan meresepkan obat-obatan untuk membantu mengoptimalkan fungsi jantung dalam memompa darah, yaitu:

 

  • Obat diuretik untuk membuang penumpukan cairan dan menurunkan tekanan darah.
  • ACE inhibitor.
  • Antagonis aldosteron.
  • Antikoagulan.
  • Beta-blocker.

 

Di beberapa kondisi, dokter akan menyarankan operasi untuk menangani gagal jantung, seperti operasi katup jantung, bypass jantung, hingga transplantasi jantung.

 

Penderita gagal jantung juga perlu menerapkan gaya hidup sehat untuk meningkatkan kualitas hidupnya, yaitu rutin berolahraga, membatasi konsumsi makanan tinggi garam, berhenti merokok, membatasi konsumsi alkohol berlebih, serta mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.

 

Bila Anda atau kerabat terdekat mengalami gejala yang telah disebutkan di atas, segera konsultasikan dengan dokter Siloam Hospitals Cinere untuk mendapatkan penanganan tepat. Siloam Hospitals Cinere menjadi pusat unggulan dalam menangani keluhan seputar penyakit jantung.

 

Buat janji temu dengan dokter Siloam Hospitals Cinere melalui call center kami di 1-500-181 atau gunakan fitur yang terdapat pada aplikasi MySiloam. Aplikasi MySiloam dapat diunduh secara praktis di App Store maupun Google Play Store ponsel Anda. 


Jika kondisi cukup serius dan memerlukan penanganan darurat, segera hubungi emergency call Siloam Hospitals di 1-500-911. Mari jaga kesehatan Anda dan keluarga #BersamaSiloam!

 

 

Digital Booking Lab&Rad - KV 1

Dokter Kami
dr-kadek-satrya-kurnia-suratna-spjp

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Kadek Satrya Kurnia Suratna, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Siloam Hospitals Bekasi Sepanjang Jaya

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-ronald-a-ulaan

Online & Kunjungi Rumah Sakit

dr. Rinaldi Agustinus Ulaan, SpJP

Kardiologi (Jantung)

Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah


Rumah Sakit Umum Siloam Lippo Village

Tersedia :

Tersedia hari ini

dr-magma-purnawan-putra-spjp

Kunjungi Rumah Sakit

dr. Magma Purnawan Putra, SpJP (K), FIHA, FESC

Kardiologi (Jantung)

Subspesialis Kardiologi Intervensi


Siloam Hospitals Kupang

Tersedia :

Tersedia hari ini

message

ArticleDetail