Ibu dan Anak
Kembar Siam - Penyebab, Gejala, Jenis, dan Penanganannya

Table of Contents
Kembar siam adalah kondisi bayi kembar yang salah satu atau beberapa bagian tubuhnya menyatu. Bagian tubuh bayi yang paling sering menyatu adalah panggul, punggung, perut, dada, dan kepala. Kembar siam termasuk kelainan kelahiran yang jarang terjadi.
Risiko kematian bayi kembar siam di dalam kandungan cukup tinggi, namun tak menutup kemungkinan bayi kembar dengan kelainan ini bisa bertahan hingga usia kelahiran. Lantas, bagaimana kelainan ini bisa terjadi? Bagaimana cara menanganinya? Simak penjelasan selengkapnya dalam artikel berikut ini.
Apa itu Kembar Siam?
Kembar siam adalah kondisi di mana bayi kembar terlahir dengan salah satu atau beberapa bagian tubuhnya menyatu. Kelahiran bayi kembar siam terjadi karena embrio (bakal janin) tidak berhasil membelah secara sempurna.
Bagian tubuh yang paling sering menempel adalah kepala, dada, perut, punggung, dan panggul. Bahkan, tak jarang bayi kembar siam harus berbagi organ dalamnya. Karena itu, kelainan kembar siam sering kali membuat bayi meninggal sebelum dilahirkan atau beberapa saat setelah lahir.
Meski begitu, beberapa kasus bayi kembar siam mampu bertahan hidup setelah menjalani prosedur operasi. Tingkat keberhasilan operasi pun tergantung dari berapa banyak serta bagian tubuh yang menyatu, didukung juga dengan kemampuan tim dalam menanganinya.
Penyebab Kembar Siam
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa penyebab kembar siam. Namun, terdapat dugaan bahwa faktor utama terjadinya kembar siam adalah proses pembelahan embrio yang tidak sempurna atau belum selesai. Hal ini lah yang membedakan kembar siam dengan kembar identik.
Perbedaan kembar identik dan kembar siam bisa terlihat ketika bayi dilahirkan. Kembar identik terjadi ketika satu telur yang telah dibuahi membelah dan berkembang menjadi dua embrio secara utuh, sehingga kedua janin tidak berbagi organ tubuh.
Perlu diketahui, proses pembelahan embrio biasanya terjadi pada hari ke 8–12 setelah sel telur dibuahi. Apabila terlambat atau melebihi jangka waktu tersebut, maka pembelahan akan berhenti sebelum prosesnya selesai dengan sempurna. Akibatnya, bayi kembar siam terlahir dengan kondisi tubuh menyatu.
Jenis-Jenis Kembar Siam
Berdasarkan bagian atau organ tubuh yang menyatu, kembar siam terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
- Thoracopagus, terjadi ketika dada kedua bayi saling menempel sehingga mereka hanya memiliki satu jantung, satu hati, dan satu usus.
- Pygopagus, terjadi ketika punggung bawah hingga pantat bayi saling menempel, sehingga mereka hanya memiliki satu alat kelamin, satu saluran pencernaan, dan satu organ kemih.
- Omphalopagus, terjadi ketika perut kedua bayi terhubung sehingga mereka hanya memiliki satu hati, satu usus halus, dan satu usus besar.
- Craniopagus, terjadi ketika bagian atas atau samping kepala bayi menyatu, sehingga mereka hanya memiliki satu tengkorak namun dua otak berbeda.
- Ischiopagus, terjadi ketika panggul bayi saling menempel, bisa secara berhadapan atau membelakangi.
- Parapagus, terjadi ketika dada, perut, dan panggul bayi menyatu dengan posisi menyamping.
- Cephalopagus, terjadi ketika wajah bayi saling menempel, biasanya berada di sisi yang saling berlawanan dan hanya memiliki satu otak.
- Rachipagus, merupakan jenis bayi kembar siam yang jarang ditemukan, yaitu ketika tulang belakang bayi saling menyatu.
Gejala Kembar Siam
Kembar siam dapat didiagnosis di awal kehamilan melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG). Namun, ibu yang mengandung bayi kembar siam umumnya tidak menunjukkan gejala spesifik. Hanya saja, rahim ibu hamil cenderung akan lebih cepat besar dibandingkan dengan kehamilan janin tunggal.
Cara Menangani Kembar Siam
Tingkat keberhasilan penanganan kembar siam tergantung dari organ tubuh yang menempel serta kondisi kesehatan bayi. Beberapa pilihan prosedur yang dilakukan oleh dokter untuk menangani kembar siam adalah sebagai berikut:
1. Pemantauan Selama Kehamilan
Ibu yang mengandung bayi kembar siam memerlukan pemantauan secara ketat selama kehamilan. Dokter biasanya juga menyarankan rujukan ke dokter dengan spesialisasi kehamilan berisiko tinggi, seperti ahli bedah anak, ahli bedah urologi anak, dan lainnya sesuai kondisi bayi.
2. Operasi Caesar
Operasi caesar biasanya direncanakan dalam 2–4 minggu sebelum kelahiran. Setelah menjalani prosedur caesar untuk mengeluarkan bayi, kedua bayi akan dievaluasi sepenuhnya. Melalui informasi ini, orang tua dan dokter dapat menentukan perawatan yang tepat untuk bayi kembar siam.
3. Operasi Pemisahan
Operasi pemisahan kembar siam biasanya dilakukan setelah bayi mencapai usia satu tahun atau lebih. Jeda waktu ini diperlukan untuk membuat perencanaan dan persiapan dengan matang. Namun, terkadang pemisahan darurat dijalankan pada bayi kembar siam yang nyawanya terancam atau sudah meninggal.
Komplikasi Kembar Siam
Apabila tidak ditangani secara tepat, beberapa komplikasi yang dapat dialami bayi kembar siam adalah sebagai berikut:
- Kelahiran prematur.
- Skoliosis.
- Cerebral palsy.
- Kematian.
Pencegahan Kembar Siam
Belum ada cara khusus yang bisa dilakukan untuk mencegah kelainan ini. Hal terbaik yang bisa dilakukan oleh ibu hamil adalah melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, sehingga komplikasi atau kelainan seperti kembar siam dapat dideteksi lebih dini.
Anda dapat menggunakan paket Medical Check Up Siloam Pregnant Female Package untuk melakukan pemeriksaan mendasar pada ibu hamil. Namun, apabila Anda memiliki keluhan seputar kehamilan, jangan ragu untuk mengunjungi Siloam Hospitals terdekat agar mendapat diagnosis dan penanganan secara tepat.
Gunakan juga fitur Telekonsultasi untuk memungkinkan Anda berkonsultasi langsung secara virtual dengan dokter terkait. Fitur tersebut dapat ditemukan dalam aplikasi MySiloam yang dapat memudahkan Anda dalam memesan paket kesehatan dan menjadwalkan pertemuan dengan dokter dari mana saja dan kapan saja. Mari unduh aplikasinya sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!
Artikel Terkait
Dokter Kami
Siloam Sriwijaya Palembang
Tersedia :
Tersedia hari ini
Online & Kunjungi Rumah Sakit
dr. Ifo Faujiah Sihite, M.Ked (Ped), SpA
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Jambi
Tersedia :
Tersedia hari ini
Kunjungi Rumah Sakit
dr. Anggun Kusumasari, SpA, MSc, AIFO-K
Pediatrik (Anak)
Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
Siloam Hospitals Balikpapan
Tersedia :
Tersedia hari ini








